
Yuli dan Aidil sudah berada di rumah mereka , Aidil yang sedari tadi melihat istrinya hanya diam mendekat ke arah nya
" apa kamu masih marah ?? tanya Aidil ikut duduk tapi hanya mendapat gelengan kepala dari Yuli
" ayo lah , aku Sangat minta maaf aku dibutakan api cemburu " ucap Aidil lagi tidak rahan di diami
" oke sekarang kamu mau apakan aku , aku siap menerima apapun yang kamu katakan walaupun kau membunuhku aku juga siap " ucap Aidil dengan nada yang sudah serius membuat Yuli menoleh ke arah nya dengan tatapan tajam
Yuli berdiri dari tempat duduknya tapi Aidil lebih dulu menahan tangan nya
" aku ngaku yuli , aku yang salah , aku yang egois , aku yang bodoh dan semuanya aku ":ucap Aidil
" lepas aku mau istirahat " ucap Yuli datar tanpa menoleh kebelakang
" aku akan pergi sekarang jauh dari kamu , aku menunggu kamu sudah tidak marah lagi dan aku akan datang " ucap Aidil yang sudah sangat tidak tahan didiami terus
Yuli tidak menyahut nya dan kembali duduk
" cepat apa yang mau kamu katakan ?? tanya Yuli datar
__ADS_1
" aku hanya mau kamu jangan diamin aku seperti ini , aku sungguh tidak tahan rasa bersalah ku seakan semakin menambah setiap hari nya jika kamu seperti ini " ucap Aidil
tiba tiba Yuli memeluk tubuh Aidil dengan tangisannya yang sudah pecah , Aidil mengelus rambut Yuli lembut
" sekarang kita mulai ulang ya , anak kita lebih di sayang Tuhan jadi kita hanya bisa mengikhlaskan nya saja " ucap Aidil yang semakin membuat Yuli histeris
" aku hanya Sangat kasihan sama Alfa dan Alfi yang terus berharap " ucap Yuli disela tangisannya masih memeluk badan suaminya karena jujur dia sangat rindu
" cepat atau lambat mereka pasti akan mengetahui nya dan lagi mereka berdua semakin besar pasti pikiran mereka juga sudah semakin bertambah " ucap Aidil
" tapi aku sangat merasa sangat kasihan ,aku sedih jika melihat mereka jika sudah menanyakan tentang adiknya yang sudah tidak ada " ucap Yuli
" gak boleh tunggu satu Minggu lagi kata Siska harus sebulan istirahat " ucap Yuli tegas membuat Aidil segera menarik nya dan memeluk nya
" aku sangat merindukan hal seperti ini lagi " ucap Aidil lirih
" maafkan Yuli juga mas yang egois " ucap Yuli
" sudah lah lupakan saja " ucap Aidil mencium kening istrinya lembut
__ADS_1
.......
dilain tempat Dara sudah dijemput oleh Bimo yang baru pulang dari luar kota
mereka berdua langsung pulang ke rumah Bimo
" kenapa lama sekali di luar kota ?? tanya Dara membuka pembicaraan saat di mobil
" yah namanya pekerjaan mau di apa , kamu kangen ?? tanya Bimo melirik ke arah istrinya yang sudah malu
" ti..tidak aku ha..nya nanya " ucap Dara gugup
" tenang nanti malam sudah tidak ada gangguan , aku akan memberikan yang kamu mau " ucap Bimo Tersenyum miring
" hah , memang nya aku mau apa ?? tanya Dara bingung
" gak usah pura pura kamu kebelet ingin buat anak kan tapi tenang aku akan senang hati mengabulkan permintaan mu " ucap Bimo yang membuat Dara membulatkan matanya
" hah tidak , aku tidak ...." ucapan Dara terpotong oleh Bimo
__ADS_1
" gak usah ngelak aku sudah tau " ucap Bimo yang membuat dara diam pikiran nya percuma debat sama orang yang tidak mau ngalah