Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
perdebatan antara bos dan asisten


__ADS_3

malam ini adalah malam dimana Rei akan datang bersama keluarga nya untuk membincangkan Rei dan Nurul ke tahap yang lebih serius


Bimo dan Dara juga akan datang karena mami Yani memaksa nya untuk datang , Bimo sudah memberikan alasan jika dia sedang tidak enak badan tapi mami Yani tidak mau tau , Bimo harus datang


sedang menunggu kedatangan Rei dan keluarga nya mereka memilih untuk ngobrol dengan candaan di keluarga hangat tersebut , tiba tiba seseorang datang dengan istrinya membuat mami Yani segera berdiri dan menyilang kan tangan nya didadah nya


" kenapa kamu telat datang , dan kenapa kamu bawa istri mu malam malam gini , gak baik bagi kesehatan nya " omel mami Yani dengan mata yang menatap tajam ke arah Bimo


" kan mami yang telat ngomong " ucap Bimo


" ahgg sudahlah , kamu hanya alasan, ayo sini menantu mami " ucap Yani dan memanggil Dara


" iya , aku yang salah " ucap Bimo kesal dan duduk di samping bos nya yang mana membuat Aidil segera berpindah dia sudah trauma dengan kejadian saat dikantornya


" mami aku belum makan , apa boleh aku makan duluan ?? tanya Bimo membuat mereka serentak menoleh ke arah Bimo


" kamu tidak memberi dia makan Dara ?? tanya Yuli


" gak kok, tadi dia makan banyak , perutnya saja yang seperti karet " ucap Dara menggeleng gelengan kan kepalanya


" dia memang sudah gila mi " ucap Aidil masih kesal dengan Bimo yang membuat semua orang bingung

__ADS_1


" kau yang gila bos " ucap Bimo ngeggas


" na kan mi , dia sudah kaya gitu sifatnya " ucap Aidil


" kok kamu bawa sifat ku , aku sudah jadi diriku sendiri" ucap Bimo


" kok pada ribut sih , " ucap maminya kesal sedangkan orang yang ada disana hanya diam menghayati perdebatan mereka


" kau duluan " ucap Bimo kesal


" Dar kamu masakin batu apa suamimu ini ";ucap Aidil yang sudah prestasi kalah debat


" entahlah aku juga bingung, kadang kadang dia tengah malam diam diam ke dapur makan padahal sebelum tidur dia sudah makan dan juga dia terkadang muntah saat pagi " ucap Dara


" iya , pertama nya aku yang gitu tapi cuma satu malam terus seperti nular penyakit nya , jadi mas Bimo deh yang kena " ucap Dara


" dan juga suamimu ini memaksaku di perusahaan untuk melepas jas ku , katanya dia mau cium jas ku , jijik kali aku sama suami mu " ucap Bimo


" bos kamu jangan sembarang ngomong , aku tak tau kenapa tiba tiba seperti itu " ucap Bimo ngeggas


Siska ingin berbicara tapi pelayan lebih dulu datang

__ADS_1


" maaf non , tamu sudah datang " ucap pelayan tersebut membuat Aidil segera mendekati istrinya dan kedua anaknya


" mas jangan sampai buat masalah " ucap Yuli sedikit berbisik


" aku gak jamin kalau dia nanti menatap mu lebih dari 5 detik " bisik balik Aidil dengan tangan sudah di pinggang istrinya


" astaga mas , aku akan marah padamu " bisik balik Yuli tapi tidak didengar kan oleh Aidil


" kok bunda sama Deddy bisik bisik sih , kan kami juga mau dengar " ucap Alfi protes


" diam anak kecil gak tau soal ini " ucap Aidil


" Deddy cuma besar badan saja tapi kakak lebih pintar dari pada Deddy " ucap Alfa dengan nada sombong nya


" tuh dengar bos , aku setuju dengan anakmu hahah " ucap Bimo menertawakan bosnya


" sudah nanti saja lanjut debatnya , tamu sudah datang " ucap Zei tegas


" mas kayaknya dara lagi hamil tapi Bimo yang ngidam " bisik dara


" hah memangnya bisa gitu ?? bisik balik Kevin

__ADS_1


" kamu dokter tapi gak tau sih mas " bisik lagi dara kesal


" kan aku beda , bukan kandungan " bisik bimo


__ADS_2