
Pagi harinya Bimo keluar Kamar mandi dengan wajah pucat dan kepalanya yang masih sedikit pusing
" mas kamu kenapa ?? tanya Dara yang melihat Bimo keluar dengan wajah yang sangat lemas
" sosok yang didalam tubuh mu pindah ke dalam tubuh ku , aku menyesal berdoa yang tidak tidak tadi malam " ucap Bimo
" hah aku sama sekali tidak mengerti apa yang kamu katakan " ucap Dara heran
" dah lah aku mau kerja " ucap Bimo
" trus ke makam ibu kapan ?? tanya Dara
" aku belum siap ke kuburan, hantu yang tadi malam saja belum keluar " ucap Bimo
" tapi kamu sudah janji tadi malam " ucap Dara dengan mata yang berkaca-kaca membuat Bimo menghembuskan nafasnya kasar
" Dara aku sangat pusing , sedari bangun tidur tadi aku sangat mual " ucap Bimo
" trus kapan ke makam ibu ?? tanya Dara
" tunggu aku sudah baikan " ucap Bimo dan terpaksa diangguki oleh Dara
Bimo melajukan mobilnya ke arah perusahaan walaupun dengan kondisi yang kurang baik
__ADS_1
Bimo masuk dengan wajah yang lemas , dia langsung duduk di kursinya dan bersandar
tak lama kemudian Bimo dikagetkan oleh bos nya
" woi " teriak Aidil
" bos aku gak mau mati mudah " ucap Bimo dengan suara lemas
" kamu kenapa , sakit ?? tanya Aidil
" entahlah , tadi malam Dara kerasukan setan trus aku berdoa agar aku saja yang dirasuki dan tak lama setelah itu aku tiba tiba mual dan pusing , sampai pagi ini aku masih pusing " ucap Bimo
" hahahaha , kok aku malah ketawa dengar cerita kamu Bim " ucap Aidil
Siang harinya entah mengapa Bimo memilih pulang untuk sarapan bersama istrinya , ini pertama kalinya Bimo pulang siang hanya untuk makan
sesampainya di rumah Bimo langsung masuk dan melihat istrinya yang sedang makan dengan banyak makanan di meja
" ehh kok mas pulang ?? tanya Dara merasa malu karena makanan yang ada didepannya terlalu banyak
" terserah ku saja ini kan rumah ku " ucap Bimo dan ikut duduk di samping Dara
" kamu yang habiskan ini semua ?? tanya Bimo dan pelan pelan Dara menganggukan kepalanya
__ADS_1
" apa perut mu terbuat dari karet ?? tanya lagi Bimo
" entahlah , aku dari dua hari lalu selalu lapar " ucap Dara menundukkan kepalanya karena malu
" hah , memangnya kamu habis ngapain sih Sampai bisa kerasukan seperti itu malah pindah ke aku lagi " ucap Bimo mengacak rambutnya prustasi
" ambilkan aku nasi aku mau makan " lanjut Bimo dan diangguki oleh Dara
Bimo memakan makanan Dara dengan lahap sampai sampai dia tidak sadar jika dia sudah menghabiskan semua makanan istrinya
Dara yang melihat nya pun hanya bisa menelan salivnya kasar
" Dara apa kamu menghabiskan semua , aku juga mau makan ?? tanya Bimo seperti tidak merasa bersalah sama sekali
" bukan aku , kamu yang menghabiskan nya " ucap Dara menggeleng-geleng kan kepalanya cepat
" aku aja baru makan sedikit , buktinya aku belum kenyang " ucap Bimo
" apa perlu kita lihat cctv , siapa yang menghabiskan nya " ucap Dara yang sudah geram
" gak perlu , nanti aku belikan kamu makanan kalau udah pulang kerja, sudah dihabiskan aku lagi yang dituduh " ucap Bimo dan mengambil jas nya
" mas kalau saja aku bisa mencakar wajahmu aku akan senang hati melakukan nya " ucap dara yang sudah emosi membuat Bimo tiba tiba merasa mual dan berlari ke arah westafel untuk memuntahkan isi perutnya
__ADS_1
Dara yang melihat nya pun ikut berlari ke arah suaminya