Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
tukar rumah


__ADS_3

hari ini adalah hari dimana Aidil dan kelurga kecilnya akan pindah ke rumah yang telah Aidil beli


Yani dengan wajah datar nya ikut masuk ke dalam mobil dia ingin ikut melihat rumah yang di beli anaknya


tak butuh waktu berapa lama kini mereka sudah sampai didepan s


rumah yang tak kalah besar dan megah dengan rumah utama , tapi di sini berbada , taman rumah nya sangat asri dan nyaman ,banyak berbagai bunga yang menghiasi taman tersebut membuat Yani sangat takjub bukan hanya Yani , Yuli dan zei juga sangat takjub dengan rumah yang dibeli oleh Aidil


" wah indah sekali " ucap Yani


" iya mi , bunganya bagus banget " ucap Yuli tak kalah takjub


" gimana kalau kita tukaran rumah saja Dil " ucap Yani yang membuat Zei dan Aidil kaget bukan main


" tidak , " jawab Aidil dan zei kompak


" tapi disini sangat nyaman aku ingin tinggal disini saja " ucap Yani yang lagi lagi membuat Zei dan Aidil kaget


" silahkan saja mi , rumah kami terbuka lebar buat mami dan papi jika mau menginap " ucap Yuli yang membuat Yani sangat senang berbeda dengan Aidil yang hanya bisa menelan salivnya kasar

__ADS_1


" ayo kita masuk , mami sangat penasaran dengan isi rumah nya dan dekorasi nya " ucap Yani auntusias dan diangguki oleh Yuli


mereka berdua masuk diikuti oleh kedua kembar yang ikut berlari masuk meninggalkan zei dan Aidil yang masih mematung


" papi kenapa mami sangat cepat sekali berubah ,kemarin bukan nya mami sangat melarang keras jika kami pindah dan apa sekarang mami ingin menguasai rumah ku " ucap Aidil


" papi juga heran nak " ucap zei


" apa papi bikin mami hamil lagi , makanan mood nya berubah seperti Yuli " ucap Aidil yang membuat Zei melotot kan matanya


" hei sembarang saja tu mulut, kalau mami mu dengar tadi habis kau , umur mami sudah tidak bisa melahirkan lagi " ucap zei ikut masuk


" Aidil sini cepat " panggil Yani


" ada apa mi ?? tanya Aidil dengan santainya


" kenapa rumah mu bagus seperti ini , mami juga mau yang seperti ini " ucap Yani sedikit merengek kepada Aidil


" kan suami mami kan papi bukan Aidil " ucap Aidil

__ADS_1


" papi suruh Aidil tukar rumah sekarang " ucap Yani lagi dengan suara tegas ke arah zei


" tidak mau , rumah kita sekarang lebih banyak menyimpan kenangan kita jadi kita tidak perlu menukar nya dengan rumah ini ya mi " ucap zei lembut kepada sang istri


" mami Aidil sudah buat spesial buat Yuli bukan buat mami ," ucap Aidil yang juga tak terima jika rumah'nya akan ditukar dengan rumah maminya


" jangan nangis ya Oma , nanti adek belikan permen " ucap Alfi yang sedang menghambur mainannya


" astaga Alfi , baru berapa menit di rumah , sudah hambur mainan saja " ucap Yuli menepuk keningnya


" kan adek mau main " ucap Alfi santai


" awas ya kamu , sudah berani lawan Oma , Oma tidak akan beli mainan lagi buat Alfi " ucap Yani


" opss Oma yang cantik , sangat cantik tapi bunda masih lebih cantik , Alfi tidak ikut ikutan kok jadi Oma jangan marah ya " ucap Alfi


" mainan tidak dimakan mending beli makanan ya kan Bun " ucap Alfa yang mengikuti kata kata Bunda nya jika marah walaupun sebenarnya dia juga ingin mainan tapi demi pujian Alfa rela menentang mainan


" na Alfa lebih pintar , " ucap zei mengelus rambut Alfa yang sedang tersenyum tipis ke arah Alfi

__ADS_1


" cih awas saja kalau nanti minjam mainan ku " ucap Alfi kesal


__ADS_2