
Dara sudah sampai di rumah Yuli yang membuat si kembar sangat senang , mereka berdua langsung menarik tangan Dara untuk main sambil cerita cerita , Dara yang melihat Alfa dan Alfi semakin hari terlihat tambah menggemaskan
" aunty apa tadi aunty tau kalau Bunda kentut baru tuduh Adek sama kakak yang kentut " ucap Alfi masih dengan wajah kesal nya
" iya aunty masa Bunda suruh cium untuk membuktikan kalau bukan bunda tapi pas hidung kakak sudah mau sampai ke pantat bunda , kakak ingin muntah mencium bau kentut bunda " ucap Alfa tak kalah kesal yang membuat Dara tertawa renyah mendengarkannya
" masa sih , kenapa kakak sama Adek tidak pukul pantat bunda mu yang nakal kentut sembarangan " ucap Dara tertawa renyah
" Adek takut hehehe " ucap Alfi cengingisan
" hahaha ternyata ponakan ganteng aunty guna beraninya sama orang lain sama bunda nya takut " ucap Dara mengelus rambut gondrong Alfa dan Alfi
" mau ku potong ***** nya kalau mau macam macam sama bunda " ucap Yuli yang duduk di sofa menonton tv
" ***** ?? tanya Dara mengangkat alis nya sebelah bingung dengan ucapan Yuli
" iya , si Otong hahahaha " ucap Yuli dan dilanjutkan oleh tawa nya yang menggema
" kamu sembarangan ngomong nya Yul , mereka nanti bisa bisa menyebutkan kata ***** trus " ucap Dara
" ***** ?? tanya Alfa bingung
__ADS_1
" itu lalat maksudnya " ucap Dara dan hanya di angguki oleh mereka tanda kalau si kembar sudah percaya dibohongi dara
" udah ah ayo kita makan " ucap Yuli yang sudah capek duduk nonton
" makan apa Bun , Bunda aja belum masak " ucap Alfa yang seketika membuat Yuli sadar
" astaga , kenapa kamu baru bilang Alfa " ucap Yuli menepuk keningnya pelan
" ya kan Bunda tidak tanya , jadi kakak gak jawab , tadi bunda bilang kan , kalau gak ditanya gak boleh jawab " ucap Alfa yang membuat Bunda nya menggeleng kan kepalanya
" hahaha makanya kalau tidak ada suami di rumah jangan malas malasan " ucap Dara tertawa renyah
" aduh bentar ya , Bunda masak dulu kasihan Aunty Dara dedeknya sudah lapar " ucap Yuli
" iya Bun dedeknya aunty kan masih didalam perut , apa perut aunty ada mulutnya Bun ?? tanya Alfa yang semakin membuat Dara ingin sekali berteriak ketawa apalagi melihat wajah Yuli yang sudah kesal
" Alfa , Alfi apa ***** kalian ingin bunda Kurban ?? tanya Bunda nya kesal
" kakak tidak punya ***** Bun " ucap Alfa yang tidak mengerti ucapan Bundanya
" Adek juga Bun , kemarin Adek tangkap serangga Bun tapi sudah lepas jadi Adek sekarang sudah tidak punya ***** lagi deh " ucap Alfi
__ADS_1
" wahahahaha " tawa Dara menggema di dalam rumah tersebut
" aunty kenapa ketawa , apa aunty punya ***** ?? tanya Alfa yang kembali membuat Dara tertawa berbahak-bahak
" aunty tidak punya ***** sayang , aunty cuma punya dedek di dalam perut aunty " ucap Dara
" trus dedek nya punya ***** Aunty ?? tanya Alfa lagi
" iya dedek aunty punya ***** " jawab Dara
" sudah lah , bunda kesal , mau masak dulu " ucap Yuli dan pergi dengan sangat kesal
" iya masak yang banyak Bun , biar nanti kakak bisa suapin dedeknya aunty " ucap Alfa
" iya suapin ya sampai dedek aunty Dara bisa kaya kalian , kalau di tanya jawab trus " ucap Bunda nya kesal lalu pergi
" kan kata Bunda kala di tanya harus jawab kan dek , kok sekarang Bunda marah sih " ucap Alfa
" iya Bunda aneh ya kak , marah marah trus tapi kalau kentut Bunda malah ketawa sampai nangis " ucap Alfi
" Bunda ketawa nangis namanya dek , itu aja gak tau hmm " ucap Alfa
__ADS_1
" Adek tau tapi Adek tidak mau sombong " ucap Alfi