
setelah nek Vivin selesai kini dokter Amerika yang maju dengan gagahnya melangkah
" paman ngapain disini ?? tanya Aidil
" kamu memang tak tau diri ya " saut Kevin kesal
" apa hubungannya paman , paman juga ngapain sok soan make baju dokter ?? tanya lagi Aidil
" hei bocah ingusan aku yang menanganimu dulu disini karena aku bekerja disini " saut Kevin kesal
" benarkah?? tanya lagi Aidil seakan tidak percaya
" terserahmu " saut Kevin
" iya Kevin yang menanganimu dulu saat di IGD " ucap Yani yang membuat Aidil membulatkan matanya
" apa paman balas dendam saat aku tak sadar mengiris ngiris badanku ?? tanya Aidil ingin menyindir paman Yuli
" aku gak pernah balas dendam , aku hanya melakukan tugasku , tapi kamu tenang saja adek mu tidak ku bela kok " ucap Kevin Tersenyum licik
" paman sudahlah tidak usah dilanjutkan lagi " ucap Aidil yang takut dibuat malu
" terimakasih paman " ucap Aidil tiba tiba
" lupakan saja anggap saja aku menolongku karena sudah tugasku " saut Kevin dengan nada sombong
" baiklah paman " saut Aidil
__ADS_1
" ohh iya hari ini kan ulang tahun Alfa dan Alfi kado kalian mana " ucap Aidil tiba tiba yang membuat semua orang kaget
" apa cucuku ulang tahun ?? tanya Yani dan diangguki oleh Aidil
" selamat ulang tahun ponakan aunty " ucap Nurul dan Siska barengan
" kado nya mana aunty?? tanya Alfi
" hehe kadonya nanti ya , ucapannya aja dulu " ucap Siska cengingisan
" Deddy mana kado nya ?? tanya lagi Alfi
" hehe kadonya adalah Deddy " saut Aidil yang membuat Alfi kesal
" Deddy pelit " ucap Alfi berbeda dengan Alfa yang sangat senang
" yey Deddy hadiah Alfa " teriak Alfa kesenangan dan memeluk Deddy nya
" Alfa tanya Oma sama kai , mana kado buat kami " ucap Aidil membisikan ke Alfa dan dengan senang hati Alfa menganggukan kepalanya
" Oma ,kai kumis mana kado Alfa dan Alfi ?? tanya Alfa
" hehehe nanti kalau kita sudah pulang ya " ucap Yani
Aidil kembali membisikan sesuatu ke Alfa
" bilang lagi , gak boleh nanti harus sekarang " bisik Aidil
__ADS_1
" Oma kai gak boleh nanti harus sekarang" ucap Alfa yang membuat Yani dan zei bingung
mata Zei melihat buah buahan yang ada di meja dan segera memberikan ke Alfa
" ini hadiah buat cucu KAI " ucap zei Tersenyum kaku ke arah Alfa
" bilang sama kai , Alfa tidak mau buah Alfa mau yang mahal sekali " bisik lagi Aidil
" Alfa tidak mau buah , Alfa mau yang mahal kan adek " ucap Alfa dan diangguki oleh sang adik
Yani dan zei tak tau harus apa sekarang
" bilang sama Oma dan kai mu lagi kalau tidak ada kakak sama adek tidak mau bicara lagi " bisik lagi Aidil
" bilang sama Oma dan kai mu , apa Deddy " ucap Alfa yang membuat Zei dan Yani menatap Aidil dengan sorotan yang tajam
" astaga, kenapa kamu bertanya kan kita ketahuan " ucap Aidil
" astaga, kenapa kamu bertanya kan kita Ketahun " ucap Alfa dengan keras yang membuat Aidil melototkan matanya
" Deddy tidak suruh mengucapkan itu kenapa kamu ucapkan " ucap Aidil dengan suara pelan
" Deddy tidak suruh ucap itu , Deddy apa lagi kakak lupa ?? tanya Alfa yang membuat semua orang yang berada di dalam tertawa terbahak-bahak
" Deddy mereka ketawa kenapa ?? tanya Alfa dengan polosnya
" Deddy tidak tau " ucap Aidil kesal
__ADS_1
" Deddy tidak tau " teriak Alfa yang kembali membuat semua orang tertawa berbahak bahak
" sayang tolong ambil Alfa , " pintah Aidil dan diangguki oleh Yuli yang ikut tertawa