
Aidil perlahan membuka matanya dan melihat sekeliling nya tidak ada siapa siapa pun , tiba tiba dia mengingat kejadian tadi pagi yang membuat Yuli murkah
dengan perlahan Aidil turun dari tempat tidurnya dan melangkah keluar dari kamar Yuli
" akhirnya aku selamat " gumam Aidil membuka kamarnya
baru saja membaringkan badannya bel kamarnya berbunyi membuat Aidil bangun kembali
" siapa ya ,apa jangan jangan Yuli " gumam Aidil
perlahan dia membuka pintunya dan ternyata pelayan yang datang membawa makanan
" ahhg selamat " gumam Aidil mengambil makanannya
sambil mengunyah makanannya Aidil memikirkan hal apa lagi yang harus dia lakukan selanjutnya untuk menaklukan hati Yuli
jam sudah menunjukan pukul 10:00 membuat Aidil keluar kamarnya dan memberanikan diri untuk memencet bel kamar Yuli
Ting
tong
tak lama seseorang membuka pintu ,siapa lagi kalau bukan Yuli
" pagi " ucap Aidil cengar cengir gak jelas
" hmm ,ada apa ?? tanya Yuli jutek
" kita ada pekerjaan hari ini , jadi cepat lah " pintah Aidil
" oke , tunggu sebentar" ucap Yuli dan menutup pintunya
__ADS_1
" apa dia sudah lupa ya " gumam Aidil tersenyum penuh kemenangan
aidil yang sedang menyetir mobilnya tidak tau harus mau kemana
" aduh kemana ya , "guamam Aidil
" masih lama gak sih , kok dari tadi gak nyampe nyampe ya ?? tanya Yuli
" sebentar lagi " ucap Aidil
" apa jangan jangan kamu gak tau jalan ?? tanya Yuli menduga duga
" sebaiknya aku iya kan saja lah , dari pada ketahuan bohong " gumam aidil
" sebenarnya sih begitu " ucap Aidil yang membuat Yuli melototkan matanya
" apa , trus gimana dong ?? tanya Yuli
" loh ponselku dimana ?? tanya Yuli
" mana aku tau " ucap bohong Aidil
" perasaan tadi aku taruh sini tapi kok gak ada ya " ucap Yuli bingung sedangkan Aidil pura pura tidak mempedulikannya
" mungkin kelupaan kali " ucap Aidil dengan pandangan terarah kedepan
" ponselmu mana ," ucap Yuli yang membuat Aidil pura pura mencari ponselnya tapi dengan lihai Aidil bisa mengelabui Yuli dengan mematikan daya ponselnya
" seperti nya batrai nya habis " ucap Aidil pura pura memencet tombol yang ada di samping
" astaga kita harus apa dong ," ucap Yuli bingung
__ADS_1
Yuli dari tadi tidak tau jika mobil yang dikendarai mereka telah masuk ke hutan
tiba tiba Yuli langsung kaget ketika melihat sekitarnya yang dikelilingi pepohonan
" kita dimana ,kok sepertinya kita tersesat ke hutan " ucap Yuli panik
" gak tau ,aku cuma jalankan mobil saja dan tau taunya arahnya ke hutan " ucap Aidil santai yang membuat Yuli tambah panik
" kamu kenapa sih , kok dalam ke adaan seperti ini kamu masih bisa tenang " ucap Yuli yang membuat Aidil pura pura panik
" astaga kita harus apa sekarang, bensinnya bentar lagi habis " ucap Aidil pura pura panik yang membuat Yuli menangis
" aku gak mau mati disini ,anak anakku menungguku di rumah hiks...hiks " ucap Yuli diselah tangisannya
tiba tiba mobil yang mereka kendarai mati yang membuat Yuli tambah panik
" bensinnya habis deh " ucap aidil
" trus kita harus apa ,kamu lihat tidak ada siapa siapa " ucap Yuli
" ada kok " jawab santai Aidil yang membuat Yuli langsung menatap Aidil serius
" beneran , dimana?? tanya Yuli auntusias
" tapi hewan buas " jawab Aidil yang membuat Yuli memukul mukulnya
" gak usah nangis ayo kita cari tempat aman disekitar sini " ucap Aidil tapi tidak mendapat jawaban apa apa dari Yuli
" kamu mau memilih mati disini apa ikut denganku mencari tempat berlindung" ucap Aidil
dan dengan terpaksa yuli mengikuti Aidil
__ADS_1