
SRIANY!!
Mendengar nama sepupu nya itu lagi wajah Hana Saraswati terlihat pucat dan mendadak tubuhnya lemas. Rahasia yang sudah di kuburnya bertahun-tahun ternyata di. ketahui juga oleh Pak Bagus lelaki yang di kiranya tak tahu menahu tentang perselingkuhan nya itu.
Dia meremas kedua tangan nya dengan gugup. Dia jadi mati kutu dan makan buah simalakama kalau seperti ini. Jika dia tak menerima Dona sebagai menantunya maka Vania akan kecewa dan sudah pasti dia tak akan mendapatkan sepertiga Harta milik keluarga Vania plus dia juga takut Vania akan membocorkan perselingkuhan nya pada Ferdy karena Vania juga memegang kartu AS nya saat itu.
Jika dia nekat menjodohkan Aryo dengan Dona bisa juga rumah tangga nya dengan Ferdy akan hancur karena Bagus Permana telah mengetahui perbuatannya dahulu saat menjadi istri nya. Dan itu tak di ketahui Ferdy karena suaminya sekarang hanya tahu dia yang mengkhianati Bagus.
Ibarat hubungan Hana dengan Ferdy adalah pengkhianat bertemu dengan pengkhianat, Ferdy tak tahu jika istrinya itu tidak jujur sebelumnya, akan kah dia memaafkan Hana jika dia tahu Hana juga berhubungan dengan Josh saat masih bersama Bagus dan mereka melakukan hubungan terlarang saat masih dalam ikatan pernikahan dengan Bagus. Dan Hana juga mentiga kan Ferdy dengan Josh saat bersama nya.
"Mas, jangan kau ikut campur dengan urusanku! " Hana panik dengar nama SRIANY. Bagi nya hal itu momok yang menakutkan jika sampai Romo dan Ferdy tahu mana habislah masa depan nya.
"Aku akan ikut campur dan membuka aib mu pada Ferdy jika kau terus mendesak Aryo menerima Dona, kamu tahu kan ada Andrea yang bertahun-tahun membersamai Aryo!"
"Jaga perasaan gadis itu seperti kau juga menjaga rahasiamu pada suami mu sekarang! aku tak akan mengulang perkataan ku lagi Hana! jadi cam kan lah! " katanya sambil berlalu meninggal kan wanita baya itu dan kembali bergubung deng an keluarga kecilnya.
Hana tertunduk lesu lalu mencari tempat duduk yang ada di sudut. Dia termenung membayangkan rumah tangga nya akan berantakan juga jika memilih salah satu. Sial sekali kenapa hal ini tak pernah di pikirkan nya sama sekali dan kenapa dia tak tahu jika Bagus mengetahui perselingkuhan nya dengan Joah. Justru dia hanya tahu saat bersama Ferdy.
__ADS_1
Keluarga Pak Bagus sudah mulai ceria kembali namun Bimo tak tega melihat ibunya duduk termenung sendiri tanpa ada yang menemani. Dia ijin menemui Ibunya pada siang Ayah dan mengajak Dinda istrinya. Biar bagaimana pun Hana yang menyebalkan itu tetap ibu kandungnya dan dia tak bisa mengabaikannya begitu saja.
Papi nya mengijinkan anak sulung nya secara dia juga tak mau lagi menemui Hana. Dia berharap setelah intimidasi nya tadi bisa membuat Hana jera dan tak akan memaksakan kehendaknya lagi.
###
Acara wisuda dan pelantikan perwira telah usai. Kadet AAL yang telah lulus kemudian dilantik menjadi Perwira Pertama dan berpangkat Letnan Dua. Kini Nama Aryo telah menjandang pangkat Letda Aryo Wibowo S. ST. Han.
Betapa bangga hati Pak Bagus dan istrinya melihat keberhasilan mereka mendidik kedua anak lelakinya menjadi seperti sekarang ini. Masa depan cerah tinggal menabung untuk melaksanakan pernikahan. Suasana Bahagia masih di rasakan Aryo dan keluarga nya apalagi dia masih ada waktu liburan sebelum dia melanjutkan penempatan nya.
Karena hari telah sore dan dia tak ada lagi tujuan selain mau menerima ajakan putra sulung nya itu dengan senyuman yang menyedihkan. Rasa terabaikan dan tak diinginkan menyusup diam-diam di sudut hatinya yang paling dalam. Kosong dan hampa yang kini di rasakan nya.
Bimo pamit terlebih dulu ke keluarga nya untuk mengajak ibu nya pulang. Dan Aryo mendatangi sang Ibu kemudian duduk bersimpuh di hadapan wanita yang telah melahirkannya dua puluh dua tahun yang lalu dengan pandangan sedih.
"Mi, Aryo minta maaf dan minta restunya untuk melangkah melanjutkan hidup Aryo bersama wanita pilihan sendiri. Mohon pengertiannya dan Aryo tetap sayang sama Mami sampai kapan pun. Dan jika hari itu tiba tolong beri restu kami agar langkah kami menjadi lebih ringan dalam mengarungi masa depan"
Tangan kanan Bu Hana di genggam dan punggung tangan nya di cium dengan takzim. Andrea melihay dari kejauhan aksi kekasihnya dia tak berani mendekat karena takut mengganggu acara me time mereka. Dia duduk diapit Myrna dan bunda. Tadi Myrna sudah menemani Topan dan nanti malam keluarga Topan akan datang bersilaturahmi ke rumah keluarga nya.
__ADS_1
Bu Hana menitikkan air mata kesedihan nya penyesalan nya sekarang telah menggunung entah kemana perginya ego yang sangat besar dan kesombongan nya sebagai seorang wanita bergelar bangsawan itu.
Wanita yang bergincu merah menyala itu diam terpekur menelaah semua peristiwa yang telah terjadi dalam hidupnya, rentetan satu demi satu cerita hidupnya seolah di putar kembali bagai kaset usang yang di ulang.
Ingatannya kembali saat bertemu dengan Bagus Prawira hingga perjuangan nya mencari restu Romo dan ibunya , menikah dan hidup sederhana dengan dua anak laki-laki tampan yang sekarang sudah menjadi orang besar. Lalu perselingkuhan nya dengan Josh dan Ferdy, perceraiannya dengan Bagus dan meninggalkan kedua anaknya yang masih kecil dengan mantan suami nya.
Tetes air mata masih mengalir di pipinya yang terlihat lebih tirus di banding beberapa bulan yang lalu. Lingkar an hitam di matanya terlihat samar karena tertutup foundation tebal.
Harusnya saat ini dia bahagia melihat wisuda anaknya namun hatinya terluka terlalu dalam karena kehadirannya disini tak dianggap oleh putranya dengan cara menolak pemberian Vania.
Sesal sekarang yang dia rasakan harus mendapatkan karma atas perbuat annya dulu meninggalkan kedua bocah lelakinya yang ternyata sekarang bisa mengangkat derajatnya di mata keluarga besarnya.
Andai dulu di atau menuruti ego nya hidup mewah pasti saat ini dia lah yang di samping anak-anak nya saat wisuda dan di akan di dengarkan suaranya jika tak setuju dengan pilihan anaknya.
Nasib apa sekarang yang sedang di jalaninya, rumah tangga nya terancam berantakan karena Ferdy yang sekarang berubah jadi dingin dan acuh. Si kembar yang sibuk dengan dunia kampus nya dan rumah besarnya itu hanya ada dia dan si mbok serta Mang Asep saja.
Dia teringat ancaman Vania dan Bagus sudah seperti makan buah simalakama. Saat ini ingin rasanya menghilang dari dunia dan tak kembali lagi, rasa sedih dan tak berguna mulai meracuni otaknya.
__ADS_1