Balada Cinta Anak Manusia

Balada Cinta Anak Manusia
atur strategi


__ADS_3

Sampai di hotel tempat menginap Mami nya, Bimo mencoba menawari si Ibu untuk bermalam di rumahnya saja. Biar bagaimana pun Bimo sebagai anak pertama mencoba mengakrabkan Ibu dengan menantunya. Selain itu tak enak juga jika dia tak menawari Ibu nya menginap bisa dianggap anak tak tahu diri nanti oleh keluarga ibunya. Kalau Aryo kan tidak mungkin mengajak nya tinggal di rumah, bisa perang dunia ketiga dengan Ayah nya bisa-bisa.


"Mi, kenapa harus menginap di hotel sih ? Menginap lah di rumah Bimo. Ada Adinda yang akan menemani Mami jalan-jalan di Jakarta kalau Bimo bekerja" Ajak Bimo sambil meletakkan koper ibunya di dalam kamar.


Bu Hana yang memang dasarnya ingin menikmati liburan sendiri jelas menolak tawaran anak sulung nya.


"Ehm...Mami di hotel saja Bim,soalnya aktifitas Mami kan banyak di sekitar sini kalau menginap di rumah kamu nanti malah merepotkan" tolak Bu Hana karena dia ingin bebas melakukan aktifitas sendiri selama di Jakarta.


"Ayo Mi, jangan menolak masa sih disini ada rumah anak nya malah menginap di hotel. Kan gak enak juga kalau Oma dan Opa kalau dengar berita ini"Jawab Bimo memaksa.

__ADS_1


Sebenarnya dia ingin sekali Ibunya itu dekat dengan nya karena hampir dua puluh tiga tahu lama nya di hidup terpisah dengan sang Ibu. Sejatinya dia merindukan kasih sayang Ibunya.


"Lagian ya, Mami ini di perhatikan anak kok menolak? Nanti kalau anaknya cuek Mami malah protes" Aryo ikut nimbrung karena dia berpikir jika ibunya ada di Hotel pasti dia yang akan di suruh menemai terus.


Jika Ibunya bersedia menginap di rumah Bimo maka dia akan sedikit bebas dari perintah ibunya. Bukan dia tak sayang atau menghindari Ibunya tapi dia ingin waktu cutinya yang sedikit ini di manfaatkan untuk bersama calon istri nya.


Bu Hana menghela nafas berat seolah tak suka jika di atur oleh anak-anaknya.


Aryo mendengus kesal melihat Ibunya yang tak bergeming dwngan tawaraN Abangnya.

__ADS_1


"Ya udah sih Yo kalau Mami gak mau menginap di rumah ku, Gak usah di paksa juga, Kan anak Mami hanya yang ada di Bandung saja. Kita mah cuma apa sih Yo..hehehe.." canda Bimo sengaja ingin menyindir Ibunya.


Karena tak enak hati sengan sindirian anak sulung nya akhir bya Bu Hana terpaksa menuruti keinginan Bimo untuk bermalam di rumahnya namun untuk hari ke tiga dia mau menginap disana. Karena dia sudah membayar hotel untuk dua hari ke depan jadi dia akan menghabiskan 2 malam ini di hotel bersama Dona.


Setelah lelah berdebat akhirnya Aryo dan Bimo pamit pulang, Dona terlihat kecewa karena kehadirannya dari tadi tidak di respon baik oleh Aryo. Lelaki itu semakin acuh padanya berbeda saat masih sekolah dia malah lebih wellcome dan sering jalan pulang bersama.


 


Setelah mandi sore Bu Hana mengajak keponakannya itu untuk mendatangu rumah nya. Karena dia sudha rindu dengan sepupu jauhnya.

__ADS_1


Tentu saja Dona sangat antusias dengan ajakan tante nya untuk bertamu ke rumahnya. Dia juga rindu dengan orang tuanya. Sejak tinggal di Bandung Dona jarang pulang ke Jakarta, justru Mama dan Papa serta dua adik nya yang sering main ke Bandung untuk berlibur.


Dona sengaja tak memberi tahu orang tuanya dia ingin memberi kejutan. Setelah memesan taxi online mereka berdua turun di loby untuk menunggu.


__ADS_2