Balada Cinta Anak Manusia

Balada Cinta Anak Manusia
nasehat sahabat


__ADS_3

Axell masih melipat kedua tangannya di depan dada matanya menatap tajam ke arah Zul yang sedang salah tingkah karena ketahuan kalau sedang diam-diam jadi penguntit yang gak jelas.


"Oh mau tanya kabar Kakak? ayo masuk aja Bang, kalau darisini kagak ketahuan orangnya, Yuk mumpung pagar belum aku tutup" ajak Axell tapi Zul yang sudah terlanjur malu akhirnya menolak. Dia tak enak hati jika tiba-tiba muncul saat Andrea baru tiba di rumah.


"Besok aja, sekarang kan dia baru pulang, biar istirahat dulu lah"


Axell tersenyum penuh arti dia tahu Zul Sungkan. "Bener nih kagak mau masuk? ntar nyesel lho hehehehe... "canda Axell yang usil. Dia tahu Zul yang sedang menahan malu karena wajahnya pun terlihat merah.


Aduh Bang Zul kalah set dah sama Mas Aryo, bentar lagi mereka mau merrid nih... kata Axell sendiri dalam hati. Dia sebenarnya respek dengan Zul yang berkepribadian baik di kampus nya namun dia juga tak mau membuat hubungan cinta kakaknya dengan kekasih nya itu berantakan jika dia memberi kan peluang harapan palsu pada Zul.


Setelah berbasa basi sebentar Zul berpamitan pulang sebelum nya dia memberikan sebuah parcel kecil berisi kue kesukaan Andrea dan Axell kembali sambil menenteng box kue itu dengan senyum simpulnya ke rumah.


Setelah mobil Zul melewati rumah Andrea, Axell menutup pagar rumahnya. Dia mengetuk kamar Andrea yang tertutup dari dalam. Andrea menyuruhnya masuk dari dalam dan tak lama kemudian pintu kamar itu terbuka. Kepala nya menyembul Mengintip keberadaan kakaknya yang sedang bercanda dengan sahabatnya.


"Kak, nih ada titipan dari penggemar berat kakak" kata Axell sambil menyodorkan parcel kotak itu.


Andrea mengernyitkan matanya, dia bingung siapa yang di maksud penggemar nya itu. Ratna melihat kotak yang di bawa Axell dan dia langsung paham siapa pengirim itu.


Sekotak cronut dan kue pastri di tambah sekotak coklat almond mete tersusun rapi di dalam kotak parcel berwarna pink.


"siapa yang ngasih ini? bisa sakit gigi aku makan coklat segini banyaknya"


"Ya di bagi-bagi dong beb,sama bestie nya. Masa segitu banyaknya kamu mau telan sendiri. Besok opname lagi karena gigi nya berlubang hahahaha... " kata Ratna sambil mencubit pipi sahabatnya.


"Hehee...bisa aja kamu Beb, nih buat kamu semua, takut sawan juga nih hahahaha... "Jawab Andrea sambil menyodorkan bingkisan itu karena dia enggan menerima bingkisan yang tak di ketahui pengirimnya.

__ADS_1


Axelk berdecak kesal, lalu segera mengambil bingkisan itu lagi dari tangan kakaknya.


"Aaahhhh.. ribet banget nih jadi cewek, sini gua makan sendiri aja! "


Ratna dan Andrea melongo melihat aksi Axell yang membuat gemas mereka. Dia hanya cengengesan dan mencomot cronut yang menggugah seleranya.


Setelah kepergian Axell dengan cronut di tangannya Ratna segera menutup pintu, dia ingin membicarakan masalah Zul pada Andrea.


"Beb aku mau ngomong serius nih sama kamu, tapi janji ya kamu harus jujur jawabnya"


Andrea mendongak dan mengernyitkan alis matanya lagi.


"Ngomong apa sih Mpok serius banget"


"Gimana sih perasaan kamu sama Bang Zul, kamu gak ada rasa kan? "Ratna langsung saja menebak perasaan Andrea.


"Dre!! Dre!! eitt Daaa... ngelamun Mpok! "


Ratna menepuk pundak Andrea dengan keras sehingga Andrea terkejut dan mengaduh reflek memukul sahabat nya itu dengan guling yang di pegangnya.


"Woy... sakit tahu neng!"


"Habis lu sukanya bikin kaget aja, jantung gue mau melompat tahu! "


Suara berisik dua gadis muda yang sama-sama suka bikin heboh mulai terdengar dari luar kamar. Papa, Mama dan Axell hanya bisa menggelengkan kepala mendengar kekacauan mereka.

__ADS_1


"Sumpah aku gak ada perasaan apa-apa dengan Mas Zul. Aku sudah berulang kali menolaknya namun dia sepertinya bebal ya dengan penolakan ku. Aku jadi kasihan juga"


"Awas lho kasihan dan cinta itu beda tipis Beb. Jangan pernah memiliki perasaan itu.Ingat Bestie kamu bentar lagi jadi Nyonya Aryo. Jangan pernah memberi harapan palsu pada orang yang sedang berusaha meraih hatimu" tutur Ratna menasehati agar sahabatnya itu jangan sampai memiliki perasaan cinta pada Zul.


Kalau Andrea belum memiliki kekasih Pasti Ratna senang sahabatnya itu menjadi kekasihnya Zul. Karena secara kepribadian Zul orang baik dan mempunyai masa depan yang mapan.


"Dre, Jodoh memang di tangan Tuhan. Tapi Tuhan telah kasih kamu seseorang yang akan menjadi jodoh kamu. kalian telah bersama selama 6 tahun. Jangan sampai perjuangan dan perjalanan cinta kalian tergoda oleh perhatian seseorang yang baru kamu temui. "


Andrea terdiam mendengar nasehat sahabatnya yang mendadak jadi bijaksana. Dia mengingat lagi moment kebersamaannya dengan Aryo sejak masih sekolah dan sampai sekarang. Memang hubungan jarak jauh begini membuat semuanya sulit dan dia harus melalui semuanya sendiri.


Kebersamaan yang harusnya bisa dia lalui bersama kekasihnya,harus di lalui nya sendiri, dia teringat saat acara yang melibatkan kebersamaan antara dia dan Aryo, pasti dia akan datang sendiri. Pura-pura bahagia, pura-pura just fine dan tersenyum ketika banyak yang meledek nya, punya kekasih serasa jomblo.


Dia ingat saat acara reuni akbar SMU nya dia hanya datang dengan Ratna yang sudah berdampingan dengan Satria. Mereka berdua tampak bahagia dan ceria namun dia hanya pura-pura tersenyum manis padahal hatinya sedih. Dia ingin sekali berdampingan setiap saat dengan Aryo tapi apa daya untuk saat ini semua tak mungkin.


Resiko terbesar nya mempunyai kekasih seorang calon abdi negara. Dia harus rela tak pernah di dampingi dan di bersamai saat masa-masa indah pacaran. Tapi janji Sudah terucap Cinta sudah terjadi, pun Kedua keluarga sudah saling mengenal dan menyayangi.


Aryo adalah masa depan nya dan sebentar lagi mereka akan menempuh hidup baru Jangan sampia penantian panjang nya itu sia-sia hanya karena perhatian sementara.


Andrea tersenyum kecil melihat wajah sahabatnya yang biasanya kalem dan sok cool itu berganti dengan wajah sok insecure. Ratna sudah seperti saudara baginya dan dia sangat berterimakasih karena selama ini Ratna selalu menjadi remainder nya agar tetap setia pada Aryo.


"Doakan hatiku tetap dengan Mas Aryo yg Bestie. Dan bantu aku untuk menjauhi Zul. Tolong katakan pada Mas Satria untuk menasehati Mas Zul agar dia tak lagi mendekatiku. Karena aku takut tak bisa menolak nya.. "katanya bercanda


Ratna melempar guling ke arah sahabat nya itu dengan gemas, dia takut ucapan Andrea itu akan menjadi kenyataan.Dia tak ingin melihat sahabatnya itu menjadi orang yang tak setia pada kekasihnya.


"Stop Deh! Jangan ngaco! Dia jangan bicara yang tidak-tidak, karena ucapan adalah doa! "bentak Ratna pura-pura marah!

__ADS_1


"Andrea, Please jangan pernah punya pikiran seperti itu! aku tahu kamu pasti bisa setia dan pasti akan setia! "


Gadis itu tersenyum samar, dia pun berdoa semoga hatinya selalu teguh dan tak berpaling dari Aryo.


__ADS_2