Bu Guru AKU PADAMU

Bu Guru AKU PADAMU
Sate gosong


__ADS_3

Vega tampak tertawa mendengar cerita Nancy, keduanya terlihat akrab, Nancy dan Vega saling bercerita satu sama lain, sementara itu Aldo tampak mengintip istrinya yang sedang bercanda dengan Mamanya.


"Loh ... kok malah bercanda sih, gimana sih Mama, Gue kan mau nambah, kalau gini caranya, gimana Gue bisa panggil bini Gue, Asseeeemmm..." Aldo terlihat kecewa karena untuk menambah jatah dirinya harus di urungkan.


Aldo tampak mendengarkan percakapan mereka berdua di balik pintu kamar yang Ia buka sedikit.


"Terus Ma! Apa Mama jadi nganterin Aldo untuk sunaat?" tanya Vega penasaran.


"Iya ... hari itu juga Mama langsung anterin tuh anak pergi ke dokter" ucapnya.


FLASH BACK


"selamat siang Dokter!" Nancy mengucapkan salam kepada Dokter yang akan menyunaat anaknya.


"Selamat siang, ayo silahkan duduk!" seru sang dokter.


"Ini anak saya yang akan di sunat dokter, namanya Aldo" seru Nancy memperkenalkan Aldo kepada Dokter yang akan menyunaat nya.


Dokter melihat Aldo yang sudah terlihat dewasa.


"Wah Mas Aldo kelas berapa nih?" tanya Dokter.

__ADS_1


"Kelas 3 SMP Dokter!" jawabnya dengan malu-malu.


"Wah udah gede loh ya!" sahut Dokter.


"Nggak kok Dok! Nggak gede masih kecil burung saya" celetuk Aldo yang membuat sang dokter tersenyum.


"Bukan burung nya mas Aldo yang gede, tapi umurnya" jawab dokter yang membuat Aldo semakin memerah pipinya.


"Ohhh ... kirain" Aldo tampak tersenyum malu-malu.


"Baiklah! Sekarang Mas Aldo naik ke atas tempat tidur, saya akan menyuntikkan obat biusnya" seru Dokter.


"I_iya Dokter" Aldo beranjak naik ke atas ranjang.


Dokter mulai membalikkan badannya dan menghadap ke bagian tubuh yang akan disunaat.


"Aduh Dokter suntiknya sakit nggak? Aldo takut nih!" ucap Aldo ketakutan.


"Nggak sakit, udah SMP masa masih takut dengan jarum suntik sih" kata dokter yang terus mengajak Aldo agar dirinya tidak merasa kesakitan saat Dokter tengah menyuntikkan obat bius kedalam tubuhnya.


Dan tiba-tiba saja terdengar suara pekikan.

__ADS_1


"Ooohhh ... duh duh duh ... asseeeemmm, sakit njiiirr" Dokter terlihat menggelengkan kepalanya melihat ekspresi Aldo yang lucu.


Dan setelah beberapa saat Aldo sudah tidak merasakan apa-apa pada daerah sensitifnya, sementara itu Dokter mulai melakukan pemotongan pada ujung burung perkutut Aldo dengan metode Lasser, Aldo tampak santai saat Dokter melakukan operasi kecil pada organ vitalnya.


Dan tiba-tiba saja Aldo mencium bau sate gosong yang menyeruak pada Indra penciuman nya.


"Hmm ... dokter! Kenapa ada bau sate gosong ya? Dokter sedang masak sate?" tanyanya kepada Dokter yang masih sibuk menangani burung perkutut nya.


"Ini punya Mas Aldo yang gosong" jawab dokter tersebut sembari menunjukkan sisa kulit yang sudah dipotong dengan metode Lasser tersebut.


"What itu punya Saya dokter?" tanya Aldo tidak percaya.


"Iya!" jawab dokter singkat.


"Astaga ... banyak banget" ucap Aldo sembari mengerutkan keningnya.


"Iya memang semakin bertambahnya usia, ujung kulup pria akan semakin banyak kotorannya jika tidak segera di sunaat, nah sekarang udah selesai, udah bagus bentuknya" ucap Dokter yang sudah selesai melakukan pemotongan pada ujung burung perkutut Aldo.


Aldo tampak melihat penampilan terbaru burung perkutut nya, Ia tampak menaikkan alisnya saat melihat perban yang masih mengikat burung perkutut nya.


"Wehh ... ternyata nggak sakit euy di sunaat, bentar lagi tambah gede nih si Otong, aseeekk" ucapnya gembira

__ADS_1


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2