
"Aldo mau daftar lomba Fisika Bu!" ucap Aldo sembari menatap wajah Vega yang membuatnya meleleh. Sontak apa yang dikatakan oleh Aldo membuat Vega sangat terkejut.
"Kamu mau ikut lomba Fisika? Seorang Aldo Alexander ikut olimpiade Fisika? Apa saya tidak salah dengar?" ucap Vega sembari mengerutkan dahinya.
"Tidak, Bu Vega tidak salah dengar, Aldo serius, bukankah setiap siswa bisa mengikuti lomba tersebut? Apakah Aldo salah ingin mengikuti lomba tersebut?" jawab Aldo mencoba meyakinkan guru Fisikanya itu.
"Bukan begitu, kamu pernah bilang sendiri kan, kalau kamu tidak suka dengan pelajaran Fisika, lantas kenapa sekarang tiba-tiba saja kamu ingin mengikuti lomba ini?" tanya Vega heran.
"Apa Aldo tidak boleh jika Aldo mulai menyukai pelajaran Fisika?" jawab Aldo yang balik bertanya.
Sejenak Vega terdiam dan menatap wajah Aldo yang terlihat begitu tampan hari ini.
"Dia memang masih muda, tapi wajahnya cukup dewasa untuk seorang siswa kelas 12, tampan" gumam Vega memuji ketampanan Aldo.
Tampak Aldo melihat Vega yang tak berkedip melihat dirinya, Aldo melambaikan tangannya pada Vega.
"Bu Vega! Bu...!" seru Aldo memanggil nama Vega.
"Ah...Iya ada apa?" jawab Vega yang terkesiap saat Aldo menyebut namanya.
"Bu Vega ngelamun ya? Pasti Bu Vega terpesona bukan melihat saya" ucapan Aldo membuat Vega salah tingkah, tak bisa dipungkiri dirinya memang mulai mengagumi sosok Aldo, siswanya sendiri.
Tiba-tiba ponsel Vega berdering, Aldo tampak melihat Vega yang sedang menerima panggilan ponsel nya.
"Mas Arsen!"
"Halo Mas!"
"Hari ini aku akan berangkat ke Batam, sekarang aku sudah di Bandara, sampai jumpa di pelaminan sayang, Aku pasti sangat merindukanmu" seru Arsen kepada calon istrinya itu.
"Maafkan aku Mas, aku tidak bisa mengantarkanmu ke Bandara" jawab Vega
"Sudahlah, tidak mengapa...Aku tahu kamu pasti sibuk mengajar bukan? Yang terpenting hatimu tetap untuk diriku" balas Arsen
"Ya udah Mas, kamu hati-hati ya, semoga kamu selamat sampai tujuan" ucap Vega.
"Baiklah jaga hatimu untukku, sampai jumpa lagi"
"Bye..."
Vega menutup ponselnya dan melihat Aldo yang terlihat cuek dan memalingkan wajahnya.
"Aduuuuhhh kenapa sih Gue harus melihat bu Vega berbicara pada Mas Arsen, Eh Aldo...siapa Lu, cemburu sama Arsen...tahu diri Aldo, tau diri" gumam Aldo dengan mimik yang meringis.
__ADS_1
"Aldo kamu kenapa?" tanya Vega sembari mengerutkan keningnya.
Aldo tampak terkesiap saat Vega memanggilnya.
"Eh...Iya bu, anu...Aldo lagi mikirin gimana caranya bisa mudah mempelajari fisika dengan mudah" ucap Aldo beralibi.
"Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, yang penting kamu tetap berusaha belajar setiap hari, pasti kamu bisa menghadapi kesulitan dalam pelajaran Fisika" jawab Vega sembari tersenyum.
"Iya sih bu, pelajaran Fisika memang sulit, tapi tak sesulit melupakan Bu Vega dari pikiran Aldo" ucap Aldo lirih. Sontak ucapan Aldo membuat Vega terkejut.
"Apa Do? Kamu ngomong apa?" tanya Vega dengan wajah seriusnya.
"Eh...Apa bu? Emang saya ngomong apa tadi!" jawab Aldo pura-pura.
Vega menghela nafasnya kemudian Ia mengambil sebuah daftar untuk menulis nama Aldo yang akan mengikuti lomba Fisika mrndatang.
"Bu Vega, bolehkah Aldo tanya sesuatu pada ibu?" tiba-tiba saja Aldo menanyakan sesuatu pada Vega.
"Hm...Ada Apa? Katakan?" balas Vega sembari menulis nama Aldo sebagai peserta lomba olimpiade Fisika sabtu besok.
"Apa bu Vega bahagia dengan mas Arsen?" tanya Aldo yang tiba-tiba.
"Maaf jika Aldo lancang, tapi Aldo benar-benar ingin tahu" jawab Aldo.
"Aldo pasti mau Bu, Aldo mau kok mendampingi bu Vega selamanya" jawab Aldo serius. Namun nyatanya apa yang diungkapkan Aldo tak membuat Vega ikut serius, justru Vega tertawa mendengar ucapan Aldo yang tidak masuk akal.
"Kok bu Vega mulai tertawa sih" seru Aldo
"Aldo, Aldo...kamu tuh ada-ada saja" jawab Vega sembari menggelengkan kepalanya.
"Hehe...Pasti bu Vega nggak mau ya sama Aldo, Aldo masih ingusan mana mungkin Bu Vega mau" celetuk Aldo yang membuat Vega tersenyum.
"Kamu tuh lucu tahu nggak sih Do, kalau saja aku belum mengenal Mas Arsen, mungkin aku tak berfikir dua kali untuk menerimamu" celetuk Vega membuat Aldo sedikit tersipu malu.
Tanpa sengaja Aldo melihat bunga mawar yang ia letakkan tadi di atas meja kerja Vega. Aldo pura-pura bertanya kepada Vega.
"Itu bunga mawar dari siapa bu?" tanya Aldo
"Oh...ini, nggak tahu tuh, tiba-tiba saja ada dimeja ibu" jawab Vega santai.
"Kira-kira siapa ya bu, orang yang menaruh bunga itu, Aldo jadi penasaran, pasti orang yang memberi bunga itu sangat mengagumi bu Vega" balas Aldo meyakinkan Vega.
"Mengagumi ibu? Halah Aldo, palingan juga orang iseng atau teman teman kamu yang iseng, bisa jadi kamu sendiri yang naruh bunga ini" ucap Vega sembari meletakkan kembali bunga mawar itu.
__ADS_1
"Waduuhhh...bisa gawat nih kalau bu Vega tahu, kalau gue yang naruh tuh bunga" gumam Aldo
"Oke...sabtu besok kita berangkat, saya yang akan mendampingi kamu mengikuti lomba Fisika nanti, persiapkan dirimu Do, tapi sebelumnya saya akan memberikan les privat kepadamu, supaya kamu bisa lebih dalam lagi mengetahui dan memahami mata pelajaran Fisika" seru Vega
"Les privat? Bu Vega akan memberikan les privat kepada saya, asiikk..." ucap Aldo senang.
"Kapan kita akan mulai lesnya bu? Aldo sudah tidak sabar lagi" seru Aldo kegirangan.
"Terserah kamu, kamu maunya kapan, apa sepulang sekolah nanti?" tanya Vega
"Oh...boleh-boleh, semakin cepat semakin baik" jawab Aldo gembira.
"Baiklah nanti sepulang sekolah, kamu jangan pulang dulu, ibu akan memberikan les tambahan untukmu" seru Vega.
"Yess...Kok gue seneng banget ya, padahal gue masa bodoh dengan les privat, yang penting bisa bersama bu Vega terus" gumam Aldo.
Tiba -tiba saja Ocha datang menghampiri Aldo yang tengah berbincang dengan Vega.
"Hai Do, ternyata Elu disini, gue cariin kemana-mana juga" ucap Ocha sembari memegang kedua pundak Aldo.
"Ocha, ngapain Elu kemari, gue lagi bicara penting sama bu Vega" balas Aldo sembari melepaskan tangan Ocha yang terus memegang pundak Aldo.
Ocha sangat tidak suka melihat Aldo dan Vega berbicara berdua, kemudian Ocha mencari alasan untuk membawa Aldo.
"Oh iya Do, anak-anak mencari elu tuh, cepetan"
"Ngapain mereka mencari gue?" tanya Aldo.
"Ya...Nggak tahu, cepetan kesana, toh pembicaraan kalian udah selesai kan?" sahut Ocha sinis.
"Iya tentu saja, kami sudah selesai kok, Aldo silahkan kembali ke kelasmu" seru Vega
"Yah...gara-gara Ocha, gue diusir nih sama bu Vega" gumam Aldo dengan bibir manyun.
"Baiklah bu, Aldo permisi keluar"
"Silahkan!" jawab Vega sembari tersenyum paksa.
"Kok aku nggak suka sih Aldo pergi sama Ocha?" gumam Vega sembari melihat Ocha yang tampak menggandeng Aldo.
BERSAMBUNG
❤❤❤❤❤
__ADS_1