Bu Guru AKU PADAMU

Bu Guru AKU PADAMU
Les privat 2


__ADS_3

Siang itu juga Aldo bersiap untuk mendapat tambahan les privat dari Vega, sementara Ruli dan Boni yang setia menunggu Aldo untuk pulang bersama mereka berdua.


"Do kita pulang yok" seru Ruli


"Eh gue hari ini ada les sama bu Vega, kalian pulang aja duluan" seru Aldo


"Hah...Elu ada les sama bu Vega? Kok kita enggak sih, Waah curang nih bu Vega, masa Elu doang yang diberi les tambahan, kita enggak sih" ucap Ruli protes.


"Eh jangan protes Lu dodol, gue sengaja di beri les tambahan sama bu Vega soalnya gue kan yang mengikuti lomba Fisika itu, biar otak gue makin yahud" ujar Aldo


"Waah kalau gitu kita kudu nungguin elu, entar elu macam-macam lagi sama bu Vega, secara anak-anak kan sudah pulang semua" seru Ruli.


"Ya elah, gue nggak sejahat itu kali, gue tahu batasan-batasan dan norma, gue nggak bakalan berbuat aneh-aneh sama bu Vega" jawab Aldo


"Kecuali kalau bu Vega sudah menjadi milik gue, itu beda lagi...Ahhh Aldo dasar otak ngeres, masih ajah Lu ngarepin bu Vega yang jelas-jelas sudah bertunangan" gumam Aldo sembari senyum-senyum sendiri.


"Yeee...Malah senyum-senyum sendiri, kesenangan kan Elu" sindir Ruli sambil menyenggol tubuh Aldo.


"Apaan sih Lu, udah kalian pergi aja, gue mau belajar nih" seru Aldo sambil mengeluarkan buku Fisikanya.


"Elu bener-bener berubah Do? Salut gue sama Elu, semoga ajah bu Vega bisa membuat Elu lebih baik lagi" sahut Boni yang ikut bahagia melihat Aldo yang kini tampak rajin.


"Iya lah, gue juga pingin bahagiain emak gue lah, gue pingin jadi lulusan terbaik tahun ini, biar emak gue bangga" ucap Aldo serius


"Semangat Do! Kita pasti dukung Elu" seru kedua teman Aldo.


"Thanks kalian udah jadi teman yang baik sekaligus teman somplak gue" ucap Aldo.


Tanpa mereka sadari Vega sedari tadi mendengarkan percakapan mereka bertiga. Vega tersenyum melihat keseriusan Aldo, dan itu membuat Vega semakin semangat untuk merubah Aldo menjadi murid yang lebih baik lagi.


Tiba-tiba saja Vega mulai masuk ke dalam kelas Aldo, dimana masih ada Ruli dan Boni yang setia menunggu Aldo.


"Selamat siang Aldo, Ruli, Boni! Kok Kalian berdua belum pulang?" tanya Vega kepada Ruli dan Boni.


"Eh...bu Vega, hehe iya bu...Kami nungguin si Aldo nih" seru Ruli sembari cengar cengir.

__ADS_1


"Kalau begitu kita berdua keluar bu Vega, silahkan kasih pelajaran buat Aldo, biar kami nunggu Aldo di luar" ucap Boni sembari beranjak pergi dari kelas.


"Eh...Do, kita tunggu Elu diluar kelas" ucap Ruli


"Iya...Iya...cepetan ke luar, ganggu ajah" seru Aldo sambil mendorong kedua temannya untuk keluar kelas.


Lantas Boni dan Ruli keluar dari kelas dan menunggu Aldo yang tengah mendapat les privat dari Vega.


Aldo duduk di bangkunya sembari memperhatikan Vega yang tengah membuka buku Fisikanya.


"Baiklah Aldo kita mulai sekarang" seru Vega


"Baik Bu!" jawab Aldo mengikuti perintah Vega.


Tampaknya Aldo benar-benar memperhatikan Vega menjelaskan materi pelajaran, tampak Ruli dan Boni melihat keseriusan Aldo, mereka berdua ikut bahagia. Ruli tampak mengabadikan keseriusan Aldo dengan kamera ponselnya.


"Wihhh Aldo keren, dia benar-benar serius" ucap Ruli yang di iringi anggukan Boni.


******


Sementara di dalam kelas, tampak Vega menuliskan sesuatu di papan tulis.


"Iya bu" Aldo berdiri dan melangkah maju ke papan tulis.


Aldo dengan mudahnya mengerjakan soal yang diberikan Vega kepadanya, tak butuh waktu lama Aldo menyelesaikan soal-soal itu.


"Sudah bu!"


Vega melihat cara Aldo mengerjakan tugas-tugasnya, terlihat Vega tersenyum bangga, akhirnya Aldo mampu mengerjakan soal-soal darinya.


"Kamu hebat Do, cepat sekali kamu bisa menguasai materi yang sudah saya berikan, kalau begini pasti sekolah kita bakal punya juara baru lomba Fisika nanti.


Tampak Aldo tersenyum melihat kebahagiaan Vega.


"Baiklah kalau begitu kita akhiri les privat hari ini, besok kita belajar kembali" ucap Vega sembari berjalan menuju meja gurunya. Sementara Aldo masih berdiam diri di depan papan tulis.

__ADS_1


Tiba-tiba kaki Vega tersandung oleh kaki meja yang tak sengaja ia lewati, sehingga membuat Vega tak bisa mengimbangi berat tubuhnya.


"Bu Vega! Awasss" dengan cekatan Aldo menangkap tubuh Vega yang hendak terjatuh, spontan Vega mengalungkan kedua tangannya pada leher Aldo. Sedangkan kedua tangan Aldo menahan bobot tubuh Vega dengan mudahnya.


Kedua mata itu saling bertatap, ada gelombang elektromagnetik yang tengah mereka rasakan, gelombang itu menciptakan sebuah aliran listrik berkekuatan cukup tinggi yang melintasi setiap desiran darah.


Deru nafas yang saling bertabrakan membuat Vega tak bisa mengendalikan dirinya, entah kenapa dirinya begitu nyaman saat berada dalam pelukan Aldo, hal yang sangat berbeda ketika ia bersama Arsen, tak ada rasa desir -desir aneh ketika Vega bersama Arsen.


"Oh God! Apa yang terjadi pada diriku, jangan Vega kamu tidak boleh jatuh cinta pada Aldo" gumam Vega saat tatapan mata Aldo membuatnya benar-benar tak berkutik.


"Memandang bu Vega adalah seperti sebuah nyawa untukku, memberikanku harapan untuk hidup, bu Vega maafkan aku jika aku sudah berani mencintaimu"


Hingga beberapa detik mereka saling menatap, hingga tak terasa Vega melihat cincin tunangan yang melingkar sempurna di jari manisnya.


"Oh...Tidak"


Dengan cepat Vega melepas tangannya dari leher Aldo dan segera beranjak keluar dari kelas, sebelum mereka terlalu jauh melakukan hal yang lebih dalam, mengingat saat ini mereka sedang di dalam ruang kelas, tak sepantasnya murid dan guru beradegan seperti itu, meskipun itu hanyalah sebuah ketidak sengajaan.


Aldo mengusap wajahnya kasar dan memukulkan tangannya pada meja di depannya.


"Aaaaaa...bodoh bodoh, dasar Aldo, kenapa Elu sebodoh itu Do, pasti bu Vega nggak bakalan mau ngasih les privat lagi sama elu" gumam Aldo.


Sementara di luar kelas tampak Ruli sudah merekam adegan keduanya, Ruli dan Boni saling menatap.


"Yaah Aldo payah...Kok dilepasin ajah sih bu Vega, kalau gue jadi Aldo, ini kesempatan gue untuk mengecup bibir bu Vega" pikir Ruli


Tiba-tiba saja hantaman bola kertas mengenai tepat di dahi Ruli.


"Dasar mesum Lu, Aldo nggak mungkin ngelakuin hal itu, dia tahu batasan-batasan sebagai murid, ya meskipun nggak bisa dipungkiri Aldo tuh memang cinta sama bu Vega" ucap Boni


"Iya...gue tahu, eh tapi rekaman ini bakal gue simpen, seru melihat mereka berdua" ucap Ruli.


"Hati-hati ajah Lu, jangan sampe kesebar tuh video, bisa-bisa rencana pernikahan bu Vega bisa kandas" sahut Boni memperingatkan.


BERSAMBUNG

__ADS_1


❤❤❤❤❤❤


...Hayo...Apa yang terjadi selanjutnya? Yuk ikutin terus kisah mereka😊...


__ADS_2