Bu Guru AKU PADAMU

Bu Guru AKU PADAMU
Gue Suaminya


__ADS_3

Jam istirahat Ruli menemui Aldo yang saat itu sedang duduk berhadapan dengan Boni sambil makan bakso. Dan tiba-tiba saja Ruli datang mengagetkan Aldo yang tampak mengunyah bakso bulat-bulat.


"Wei...Do! Gue mau ngomong Ama Elu!" seru Ruli sambil menepuk punggung Aldo.


"Uugghh"


"Pluukk"


Tiba-tiba saja Aldo memuntahkan bakso bulat-bulat itu mengenai wajah Boni yang gemoy.


Sejenak Aldo dan Ruli terdiam melihat ekspresi wajah Boni yang kelihatan tercengang.


Kemudian Boni meraba jidatnya yang terkena lemparan bakso dari mulut Aldo.


"Apa nih?" Boni meraba jidatnya yang terasa hangat dan berair. Sementara Aldo dan Ruli tampaknya tidak kuat menahan rasa ingin tertawa mereka. Wajah Aldo dan Ruli sudah terlihat merah padam menahan tawa yang sedari tadi mereka ingin lepaskan.


Dan tiba-tiba saja tawa dari Aldo dan Ruli pecah seketika, mereka berdua terpingkal-pingkal melihat wajah Boni yang lucu.


"Wah...tega kalian berdua ngetawain gue" seru Boni sambil mengerucutkan bibirnya.


Aldo menepuk-nepuk pahanya saking ingin tertawanya, sampai-sampai air matanya keluar. Sementara Ruli memegangi perutnya yang kaku karena tawanya yang terbahak-bahak.


Boni tetap melanjutkan makannya tanpa perduli apa yang Aldo dan Ruli tertawakan.


"Gitu...seneng lihat temannya dikerjai, ah semprul kalian berdua" gerutu Boni.


Tampaknya Aldo lelah tertawa, pipinya terasa kaku, dan perutnya juga sakit, karena terlalu melepaskan tawanya.


"Huuu....iya sorry, gue nggak sengaja, Ruli nih ngagetin gue aja, ada apa sih Lu" ucap Aldo


"Elu ikut gue sebentar, gue mau ngomong, penting!" balas Ruli sambil menyuruh Aldo untuk ikut dengannya.


"Penting? Apanya yang penting?" tanya Aldo penasaran.


"Udah... pokoknya Elu ikut gue, ayok!"


"Iya...bentar gue bayar dulu nih bakso" jawab Aldo sembari mengeluarkan dompetnya dari saku celana. Kemudian Aldo membayar baksonya dan bakso Boni.


"Eh... kalian mau kemana sih? Nggak ajak-ajak gue lagi!" protes Boni.


"Ini masalah orang dewasa, yang belum baligh nggak boleh tahu!" sahut Ruli


"Hah...emang gue masih bocah!" gerutu Boni


Setelah itu Aldo datang menghampiri Boni dan Ruli.

__ADS_1


"Bon, bakso Lu udah gue bayar, gue pergi dulu bentar, nanti juga gue balik lagi" ucap Aldo


"Tega banget dah kalian, gue nggak boleh tahu nih?" sahut Boni.


"Udah dibilangin yang belum dewasa nggak boleh nimbrung" jawab Ruli


"Gue tahu nih, pasti berhubungan dengan video hot itu kan? Ngaku aja deh kalian?" celetuk Boni


"Tahu nih si Ruli" jawab Aldo yang juga tidak mengerti maksud Ruli ingin berbicara kepadanya.


"Udah jangan banyak tanya, ayo Do!"


Kemudian Ruli mengajak Aldo di sebuah tempat di belakang sekolah, agar pembicaraan mereka tidak didengarkan oleh orang lain, mengingat sekarang waktunya jam istirahat, pastinya banyak siswa yang keluar dari kelasnya.


"Eh...dodol ngapain Lu bawa Gue kemari?" tanya Aldo penasaran. Ruli terlihat menoleh ke kanan dan ke kiri, memastikan tidak ada orang yang melihat apalagi mendengarkan mereka berdua.


"Eh...Do! Elu musti jujur sama gue!" ucap Ruli mulai serius.


"Jujur apanya? Maksud Elu apa sih? Nggak ngerti gue!" Jawab Aldo yang tampak kebingungan.


"Gue denger dari Riris, katanya Elu tadi berada di dalam kamar mandi bersama Bu Vega, apa itu benar?"


"Deg"


"Kok bisa tahu sih mereka? Bisa gawat nih" gumam Aldo


"Ah...mana mungkin gue berada dalam kamar mandi bersama Bu Vega, si Riris salah lihat kali" bantah Aldo.


"Riris nggak mungkin salah lihat, itu memang Elu sama Bu Vega, Riris lihat dengan mata kepalanya sendiri, jika Elu baru keluar dari kamar mandi kemudian di susul Bu Vega juga yang keluar dari kamar mandi yang sama." ungkap Ruli yang membuatnya tak bisa berkata apa-apa lagi.


"Katakan Do! Katakan apa yang dilihat Riris itu benar? Bahwa kamu mempunyai hubungan gelap dengan Bu Vega?" Ruli semakin penasaran, bagaimana bisa Aldo yang terkenal cuek dan somplak, tiba-tiba saja memacari gurunya yang sudah bersuami.


Aldo mengusap wajahnya kasar, Ia tidak bisa membohongi Ruli lagi, bagaimanapun juga Ruli adalah sahabatnya, yang lambat laun pasti mengetahui rahasia besarnya.


Aldo menghela nafasnya dan mencoba menenangkan dirinya.


"Oke... sepertinya gue musti jujur sama Elu, tapi gue mohon Elu simpan rapat-rapat rahasia ini, gue nggak mau rahasia ini terbongkar, apalagi sampai terdengar di telinga kepala sekolah" ucap Aldo sambil menatap wajah Ruli.


"Oke...gue janji, nggak bakalan bilang sama siapapun" janji Ruli meyakinkan Aldo.


Kemudian Aldo mulai bercerita.


"Gue sama Bu Vega memang punya hubungan spesial?"


"Apa? Gila Lu!"

__ADS_1


"Dengerin dulu penjelasan gue" sahut Aldo.


"Gue dan Bu Vega lebih dari hubungan pacaran, kita sudah terlanjur jauh" lanjut Aldo yang memberi teka teki dulu kepada Ruli.


"Astogeeee...dodol, itu berarti Elu sudah nyolok Bu Vega?" tanya Ruli semakin membulatkan matanya.


"Bukan cuma nyolok doang, udah gue kempit tuh Bu Vega, gue uyel-uyel, gue apain ajah , tapi anehnya dia suka banget njirr sumpah" ucapan Aldo membuat Ruli geleng-geleng kepala. Sedangkan Aldo justru tertawa bangga.


"Gila banget nih anak, sarap Lu...eh sadar dodol, Bu Vega itu siapa? Elu siapa?" lanjut Ruli yang semakin dibuat pusing kepalanya.


"Ya iyalah gue sadar banget kali, gue muridnya, Bu Vega guru gue yang udah ngajarin gue tentang dunia percintaan yang kebanyakan orang dibikin merem melek, kayak Elu tuh yang suka merem melek sama pacar-pacar Elu" celetuk Aldo yang membuat Ruli semakin gila dibuatnya.


"Bu Vega yang ngajarin Elu? Astaga dunia mau kiamat nih, Aldo...Gue nggak nyangka, bener-bener nggak nyangka, Elu bisa menjadi penghalang diantara mereka berdua, dosa Lu Do, dosa!" balas Ruli tidak percaya.


"Dosa? Apa maksud Lu dosa? Justru apa yang gue lakukan dengan Bu Vega itu merupakan pahala dan sangat dianjurkan, ngerti nggak!" jawab Aldo santai.


"Ah... Bener-bener sarap nih anak, Elu nggak takut sama suaminya?" tanya Ruli yang sudah dibuat keder oleh sahabatnya itu.


"Ngapain takut, ya nggak lah!" jawab Aldo sambil mengupil.


"Eh...Do, mending Elu berhenti deh berhubungan dengan Bu Vega, ingat njirrr Bu Vega sudah punya suami, dia pengantin baru, masa pengantin baru Elu yang mbobol sih" tukas Ruli semakin penasaran.


"Emang gue yang mbobol gawangnya, anjiiirr sumpah enak banget, bener kata Elu, rasanya berdenyut nikmat, pantesan aja Elu suka gituan, emang enak banget sumpah" jawab Aldo sembari membayangkan rasa kenikmatan itu.


"Jiangkriik bisa stres nih gue lama-lama, Elu pikir Elu suaminya apa dodol?"


"Emang gue suaminya"


Ruli bengong seketika saat mendengar Aldo mengatakan jika dirinya adalah suami Vega.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥


...Hayo bestie... ketawa ketiwi sendiri nih pastinya 🤭🤭...


*


*


*


*


Yap Yap Yap .... promosi lagi nih beb, mampir yuk punya kak Sichuz yang berjudul SUAMIKU DAUN MUDA.... Ramaikan bestuiii 🥰🥰

__ADS_1



__ADS_2