Bu Guru AKU PADAMU

Bu Guru AKU PADAMU
Bertepuk sebelah tangan


__ADS_3

"Eh...apa?" sahut Aldo terperanjat dan menatap kedua temannya.


"Ya elah ngapain Elu senyum -senyum sendiri, kaya orang gelo" ucap Ruli.


"Loh bukannya Bu Vega tadi nyamperin kita yah?" tanya Aldo bingung.


"Bu Vega? Orang Bu Vega nggak nyamperin kita, dia masuk ke kelas 11" ucapan Ruli membuat Aldo tersadar, bahwa sebenarnya ia telah membayangkan bu Vega mendekatinya.


"Masa sih?" tanya Aldo yang semakin tidak mengerti akan perasaannya.


Dan akhirnya bel masuk pun mulai berbunyi. Tampak semua siswa masuk kedalam kelas mereka masing-masing, Aldo dan kawan-kawan juga masuk ke kelasnya, ada yang berbeda hari ini, jika biasanya sebelum guru datang, ada yang selalu usil entah itu ngejahihilin teman atau bikin gaduh kelas, tapi hari ini kelas terlihat tenang, justru teman Aldo yang biasa ia ganggu, tampak menghampiri Aldo dan berkata


"Yah...Aldo tumben nggak ganggu kita lagi" ucap seorang temannya yang biasanya kena sasaran ke usilan Aldo.


"Bukannya kamu senang gue nggak ganggu Elu lagi, kok malah kangen sih sama kejailan gue" balas Aldo


"Ada yang kurang ajah, ya meskipun Elu jail tapi sebenarnya Elu baik, Elu sering contekin gue pas ulangan, ayo Do kenapa Elu berubah, gue takut aja kalau Elu nggak mau contekin gue lagi, kan elu udah nggak mau jailin gue lagi" ucap teman Aldo.


"Gue bosen jadi murid nakal terus, sekali-kali jadi murid pinter ah, biar disayang bu Vega hehe" ucap Aldo sembari cengengesan.


Kemudian Vega mulai datang menuju ke kelas 12a.


"Eh...eh...ada bu Vega gaes!" Seru seorang teman mereka yang sudah mengetahui kedatangan Vega.


Tampak kelas sudah rapi dan para siswa sudah duduk di bangkunya masing-masing. Vega mulai masuk dan ia sangat senang suasana kelas yang begitu rapi dan tenang.


Vega belum menyadari bahwa Aldo sudah masuk sekolah.


"Selamat pagi anak-anak!" sapa Vega kepada seluruh siswanya. Vega tampak sibuk dengan buku-buku yang ia bawa, sehingga Ia tidak begitu awas terhadap siswa siswanya.


"Selamat pagi Bu" jawab mereka bersamaan.


"Oke...ibu akan absen dulu ya. Kemudian Vega membuka jurnal daftar kehadiran siswa untuk hari ini.


"Aan Setiawan"


"hadir Bu"


"Abel Agustina"


"hadir Bu"


"Acha Ariana"

__ADS_1


"Hadir Bu"


Sementara setelah nama Acha Ariana, berikutnya adalah Aldo, namun menurut bu Vega Aldo masih sakit, makanya ia langsung menulis S pada jurnal kehadiran siswa, tanpa memanggil nama Aldo yang jelas dia tidak akan hadir dalam kelas itu.


Vega lantas melanjutkan absennya.


"Boni Darmawan"


"Hadir bu"


"Dito Ramadhan"


"Hadir Bu".


Namun tiba-tiba ada suara yang protes, jika mamanya belum di sebut oleh Vega.


"Permisi Bu, nama saya belum dipanggil, apa nama saya tersangkut di hati ibu?" seru Aldo sembari berdiri dari duduknya. Dan itu membuat Vega sangat terkejut. Sementara teman-teman nya tanpa cekikikan melihat kekonyolan Aldo.


"Aldo...kamu sudah masuk, maaf ibu fikir kamu masih sakit" jawab Vega.


"Aldo sudah sehat lah bu, masa Aldo sakit terus, kalau Aldo nggak masuk, Aldo khawatir Bu Vega akan merindukan saya" ucapnya yang diiringi hantaman bulatan kertas dari teman-temannya yang sekaligus menertawakannya, Namun Aldo diam saja atas kejailan teman-temannya itu. Biasanya Aldo membalas tapi kali ini Aldo hanya diam dan bersikap lebih tenang.


Kemudian Vega mengganti absen kehadiran Aldo.


Setelah itu Aldo duduk kembali ke bangku, dan melihat Vega yang tengah sibuk mengabsen teman-temannya. Aldo tampak senyum-senyum saat melihat Vega, entah kenapa ia tak bisa lepas sedikitpun dari pandangannya pada Vega. Sehingga membuat Ruli dan Boni saling menyikut.


"Lihat tuh si Aldo, keknya dia suka beneran tuh sama Bu Vega" seru Boni


"Sepertinya gitu, haisss akhirnya si Aldo nemuin cintanya, tapi sayang kenapa harus sama Bu Vega sih, banyak tuh gadis-gadis yang ngantri cinta Aldo, herannya kenapa justru Aldo milih bu Vega? Tahu sendiri Bu Vega sudah punya tunangan, bakal bertepuk sebelah tangan tuh si Aldo" ucap Ruli.


"Iya sih, kasihan juga sama si Aldo, dia udah banyak berubah sejak mengenal Bu Vega, dia kudu ngerelain Bu Vega nikah sama orang lain, duh nggak bisa bayangin gue gimana hancurnya perasan Aldo saat menyaksikan Bu Vega duduk di pelaminan bersama orang lain, nyesek nggak sih" sambung Boni.


Kedua teman Aldo terlihat senang dan juga sedih melihat perubahan Aldo sekarang, Aldo memang sudah banyak berubah, ia ingin terlihat baik di depan Vega, ia tak ingin terlihat seperti siswa nakal dihadapan Vega, semua itu ia lakukan untuk membuat Vega bahagia.


"Kita harus menyemangati Aldo, apapun itu, Aldo butuh dukungan kita, karena kita tahu cepat atau lambat Aldo harus merelakan Bu Vega menjadi milik orang lain" ucap Ruli.


"Kamu benar Rul, kita harus selalu ada untuk Aldo, karena kita adalah sahabat, apapun yang Aldo alami, kita juga ikut merasakan, semoga saja Aldo bisa kuat, cinta memang tak bisa dipaksakan, Aldo benar-benar mencintai Bu Vega, aku bisa lihat itu dari mata Aldo" ungkap Boni.


Sementara itu Vega mulai membuka buku pelajaran Fisika.


"Baik anak-anak, sekaran buka buku kalian halaman lima belas tentang bab susunan atom" seru Vega kepada seluruh siswanya.


Semua siswa membuka halaman buku yang dimaksud oleh Vega, lantas Vega menggambarkan di papan tentang struktur atom yang terrdiri dari Proton, elektron dan neutron.

__ADS_1


Setelah Vega selesai menggambarkan struktur atom tersebut, ia mulai bertanya kepada siswanya tentang struktur atom itu seperti apa.


"Baik ada yang tahu maksud gambar yang sudah saya buatkan, tentang susunan atom, yang tahu angkat tangan, nanti akan saya beri nilai bonus" ucap Vega sembari mengangkat satu tangannya.


Vega memperhatikan murid-muridnya yang masih tampak diam, dan belum ada yang bisa menjawabnya, namun tiba-tiba Aldo berdiri dengan lantangnya sembari mengangkat tangan.


"Saya tahu!" ucap Aldo


"Emang si Aldo tahu, dia kan nggak suka pelajaran Fisika"


"Jangan remehkan Aldo, dia emang cuek tapi otaknya encer"


"Waduuhh si Aldo kalau sama Bu Vega langsung nyetrum euy"


bisik-bisik teman Aldo.


"Aldo, kamu tahu jawabannya?" tanya Vega


"Iya"


"Kalau begitu jelaskan pada teman-temanmu, bagaimana susunan atom yang sebenarnya, silahkan maju ke depan" seru Vega mempersilahkan Aldo untuk maju ke depan kelas.


Tanpa pikir panjang Aldo segera maju ke depan kelas. Kini Aldo sedang berdiri di depan papan tulis, dengan sangat tenang Aldo menjelaskan susunan atom yang ia ketahui, sementara itu Vega di samping memperhatikan Aldo menerangkan pelajaran.


Perlahan Aldo menatap wajah Vega dan sesekali melihat kearah teman-temannya.


"Bu Vega mau tahu penjelasan dari saya?" tanya Aldo sekali lagi.


"Iya tentu saja, tunjukkan pada teman-temanmu kalau kamu bisa" jawab Vega


"Susunan atom ibarat hubungan kita berdua, Bu Vega adalah Proton, dan Aldo adalah Neutron, sementara ada dia sebagai elektron diantara kita...itu yang saya tahu Bu...permisi" Aldo langsung kembali ke bangkunya.



Apa yang dikatakan oleh Aldo membuat Vega tertunduk, sementara teman-temannya tampak melongo saat Aldo menjelaskan itu.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥


...Begitulah ya beb kira-kira gambaran nya🤭...


...hayuk dukung terus kisah murid dan guru ini 😊...

__ADS_1


__ADS_2