Bu Guru AKU PADAMU

Bu Guru AKU PADAMU
Siswi baru


__ADS_3

"Ngomong-ngomong Bu Vega cantik banget hari ini, 3 hari nggak ketemu, kita kangen banget sama Bu Vega, iya nggak Bon" seru Ruli yang mulai menggoda Vega.


Vega hanya tersenyum tipis kepada keduanya.Terlihat ekspresi wajah Aldo yang menahan rasa ingin membungkam mulut kedua sahabatnya itu.


"Heh...apa Lu kangen-kangen, nggak sopan sama guru, Lu pikir Bu Vega seperti cewek-cewek yang Elu godain, cepat minta maaf Lu pada, sebelum gue tabok tuh mulut kalian" seru Aldo sambil turun dari motornya.


"Yah...Aldo kenapa tuh, Elu kenapa sih, biasanya kan Elu juga seneng godain Bu Vega, sekarang kok sewot sih kita yang godain, Aneh...!" gerutu Ruli


"Elu denger ya, yang boleh godain Bu Vega itu cuma gue, ngerti kagak" jawab Aldo enteng


"Ah... egois banget Lu tong, ya untung saja Bu Vega nggak tergoda sama Elu..." ucap Ruli meledek Aldo.


Aldo hanya tersenyum tipis mendengar Ruli berkata itu kepadanya.


"Haha...kalian belum tahu aja, Bu Vega sudah sudah tergoda banget sama gue, minta nagih terus njirrr...ampe gempor nih kaki" gumam Aldo sembari mengingat 3 hari berturut-turut dirinya menaklukkan Vega di atas ranjang.


"Sudah...sudah... jangan bertengkar, ayo masuk ke kelas kalian, jam pertama adalah pelajaran ibu, ibu tidak mau kalian masuk terlambat,. jika terlambat saya tidak segan-segan memberi hukuman kepada kalian, mengerti!" seru Vega tegas, Vega tidak perduli disitu ada Aldo apa tidak, dirinya harus profesional dalam urusan pekerjaan.


"Iya...iya Bu, ampun kami akan segera masuk ke kelas, tapi jangan dihukum ya bu, hukuman Bu Vega pasti bikin kita ngilu anyiing" ucap Ruli mengingat dirinya pernah mendapat hukuman dari Vega karena terlambat masuk kelas dengan rambut cambangnya yang ditarik kuat Oleh Vega.


Kemudian Vega segera pergi ke kantor tempat dewan guru.


"Ayo kita masuk guys, ayo Do...Elu malah diem aja, entar Elu kena hukuman loh" seru Ruli mengingatkan.


"Iya... iya...gue taruh motor gue dulu di parkiran, kalian duluan aja" seru Aldo menyuruh kedua temannya untuk masuk ke kelas duluan.


Akhirnya Ruli dan Boni pergi dulu kedalam kelas, sementara Aldo masih sibuk memarkirkan motornya. Setelah Aldo berhasil memarkirkan motornya, lantas ia segera beranjak pergi. Aldo yang tampak tergesa-gesa karena bel sudah berbunyi, membuat Aldo berjalan sedikit berlari, ia tidak waspada dengan sekitarnya, dan tiba-tiba saja ia menyenggol seseorang dan membuatnya terjatuh.


"Awwww...ssss" pekik seorang siswi yang sedang terjatuh karena Aldo menyenggol pundaknya dengan keras, dengan segera Aldo menolong gadis itu.


"Eh... sorry sorry, Elu nggak apa-apa?" seru Aldo sembari mengulurkan tangannya kepada siswa cewek yang jatuh terduduk itu. Gadis itu menoleh kearah Aldo yang tengah mengulurkan tangannya.


"Gila...cakep banget nih cowok, baru kali ini gue lihat dia, dia kelas berapa ya?" gumam gadis itu sembari melihat wajah Aldo yang tampan rupawan.


Gadis itu masih terdiam memandangi wajah Aldo.

__ADS_1


"Eh...Elu nggak apa-apa kan? Malah bengong" seru Aldo yang membuat gadis itu terkejut. Kemudian ia meraih tangan Aldo dan Aldo membantunya untuk berdiri.


"Makasih...eh kenalin, nama gue Riris, gue siswa baru disini" seru gadis itu sembari mengulurkan tangannya berkenalan dengan Aldo.


"Aldo...anak kelas 12 b, jadi Elu siswi baru, pantesan belum familiar gue sama tuh muka" sahut Aldo dengan gaya khasnya.


"Iya...gue baru 2 hari disini, eh ternyata kita sama-sama kelas 12 b, waah seneng banget bisa satu kelas sama cowok ganteng kaya kamu, Aldo" ucap Riris senang.


"Oh iya? Hmm biasa aja kelles , dari dulu gue udah terkenal ganteng, tapi Elu jangan sakit hati ya, gue tuh orangnya cuek, jangan coba-coba naksir sama gue, nggak bakalan gue terima, ngerti kagak!" celetuk Aldo sembari tersenyum puas.


"Ih...PD amat Elu, kayak ngerasa paling ganteng aja, dasar sarap" ucap Riris spontan.


"Waah Elu bisa gila juga ya ngatain gue sarap, eh nyambung nih kita..." balas Aldo senang.


"Eh... ngomong-ngomong Elu nggak apa-apa? Sorry gue tadi terburu-buru" ucap Aldo meminta maaf.


"Nggak, gue nggak apa-apa, cuma kaget aja" jawab Riris, gadis tomboi dengan rambut cepak, tapi memiliki bodi yang aduhai, tubuhnya sedikit gemoy sehingga membuat penampilan Riris terlihat sangat seksi.


"Eh... seksi juga nih cewek, hah...tapi nggak ada yang bisa ngalahin seksinya bini gue, yang udah bikin gue merasakan kedutan kenikmatan...Ahh pingin cepat segera pulang nih, mau nyolok lagi entar, sabar tong... sekolah dulu, jangan ngeres mulu tuh otak" gumam Aldo sembari berjalan menuju kelas 12 b. Aldo dan Riris tampak keenakan ngobrol sehingga mereka tidak menyadari bahwa Vega sudah masuk kedalam kela


Di Kelas


"Selamat pagi anak-anak!'


"Selamat pagi Bu!" jawab mereka serentak.


"Baiklah, hari ini ibu akan mengajar kalian kembali, maaf kemarin ibu ambil cuti selama 3 hari karena ibu sedang menjalani akad nikah, sekarang ibu akan mengajar kalian seperti biasa" ucap Vega


"Waahh...Bu Vega sudah nikah, aduuhhh... hancur sudah harapan"


"Yaaaa....Bu Vega nggak perawan lagi dong, beruntung banget tuh suaminya, dapat istri sebening Bu Vega"


"Bener banget tuh, suaminya kayak apa sih, penasaran gue, beruntung banget deh dapat yang empuk dan minul-minul kayak Bu Vega"


"Yang pastinya suami Bu Vega pasti cakep, nggak kayak kita-kita ini wajah bemo njirrr...hihihi"

__ADS_1


Terlihat beberapa siswa yang cekikikan sendiri membicarakan tentang Vega.


Kemudian Vega mulai memperhatikan satu-satu siswanya, alangkah terkejutnya saat ia belum mendapati batang hidung Aldo yang hadir di dalam kelas.


"Aldo kemana? Kok tidak ada di kelas?" gumam Vega bertanya-tanya.


"Baik anak-anak, sebelum kita mulai pelajaran, ibu akan mengabsen dulu nama kalian, tapi sebelumnya, kemana Aldo? Apa dia sedang ke belakang?" tanya Vega yang penasaran kemana perginya suami brondongnya itu.


"Aldo belum masuk kelas Bu, tadi katanya mau parkir motornya, tapi sampai sekarang belum datang dia" jelas Ruli menuturkan.


"Belum kembali? Kemana dia?" pikir Vega yang mulai khawatir dengan Aldo.


Setelah Vega mengabsen seluruh siswanya, lantas ia menyuruh murid-muridnya untuk membuka pelajaran.


"Anak-anak kalian buka halaman 50" seru Vega, sesekali dirinya melihat kearah pintu, berharap Aldo segera datang ke kelas.


Karena merasa cukup lama dirinya menunggu suaminya yang masih belum masuk kelas, akhirnya ia memutuskan untuk mencari Aldo di luar kelas.


"Anak-anak, kalian pelajari dulu halaman 50, setelah itu silahkan bertanya kepada saya apa yang belum kalian fahami, ibu tinggal dulu sebentar"


"Iya...Bu!" jawab mereka serentak.


Kemudian Vega mulai membuka pintu kelas.


"Ceklek"


Tiba-tiba kedua matanya dikejutkan dengan kedatangan Aldo bersama seorang siswi baru yang tampak sedang bercanda.


"Aldo... darimana saja kamu!" seru Vega dengan tatapan kesal.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥


...Ada yang cemburu nih😁...

__ADS_1


__ADS_2