Bu Guru AKU PADAMU

Bu Guru AKU PADAMU
Ini anak kamu Aldo


__ADS_3

Setelah cukup lama Aldo menunggu Vega diluar, akhirnya Vega keluar juga dari ruangan dokter, Aldo melihat Vega dengan memasang wajah sedih, Vega sengaja memberi surprise kepada suaminya jika dirinya kini tengah mengandung buah cinta mereka.


Aldo beranjak dari tempat duduknya dan segera bergegas menghampiri Vega yang masih terlihat lemas.


"Bagaimana? Apa kamu , tidak apa-apa?" tanya Aldo yang begitu mengkhawatirkan keadaan istrinya. Vega menggelengkan kepalanya pelan, namun ekspresi wajahnya menunjukkan sesuatu yang lain. Aldo mencoba mencari tahu kenapa Vega terlihat sedih.


"Sayang! Tapi kenapa kamu sedih? Kamu sakit apa?" tanya Aldo yang semakin penasaran.


"Kita bicara di rumah saja!" jawab Vega sembari berjalan menuju luar. Aldo yang masih penasaran terus bertanya kepada Vega, tentang apa yang terjadi pada istrinya.


"Aku bilang kita bicara di rumah saja!" seru Vega sekali lagi.


"Oke...kita bicara di rumah!" sahut Aldo yang terlihat sedikit kesal, karena Vega telah mengerjainya.


Kemudian mobil mereka melaju dan meninggalkan klinik tersebut, tanpa mereka sadari ternyata ada seseorang yang tengah memperhatikan mereka berdua.


"Loh itu bukannya Aldo sama Bu Vega? Kok mereka ada di klinik berdua? Ada apa ya?" ucap Rima, salah satu siswa yang sedang datang ke klinik seusai pulang sekolah. Rima datang menemui Tantenya yang juga seorang dokter di klinik tersebut. Rima juga berhasil mengambil foto kebersamaan Vega dan Aldo.


"Mereka kenapa ya? Apa Bu Vega sakit? Kok Aldo ikut nganterin! Wah ini pasti ada sesuatu yang tidak beres, gue musti cari tahu!" gumam Rima sembari berjalan menuju ruang klinik yang baru saja Aldo dan Vega tinggalkan.


Setelah sampai di dalam klinik, Rima tampaknya sedang mencari dokter Mala, dokter Mala adalah dokter yang ditugaskan di klinik tersebut dan juga merupakan Tante Rima.


"Tante Mala!" panggil Rima kepada dokter Mala yang sedang berjalan melewati lobi klinik. Dokter Mala menoleh dan melihat seorang gadis sedang memanggilnya.


"Rima! Ada apa? Tumben kamu kesini? Sama siapa?" tanya dokter Mala terkejut.


"Rima sendiri Tante, baru pulang ujian Rima langsung kesini mencari Tante!" jawab gadis manis itu.


"Ada apa kamu mencari Tante, apa kamu sakit?" tanya Dokter Mala.


"Tidak Tante, Rima cuma ingin menanyakan sesuatu sama Tante!" ujar gadis itu.


"Menanyakan sesuatu? Apa itu?"


Kemudian Rima mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto Aldo dan Vega.


"Tante! Apakah tadi Tante melihat dua orang ini?" seru Rima sambil menunjukkan foto tersebut. Dokter Mala mengangguk dan mengiyakan.

__ADS_1


"Iya...tadi wanita ini datang karena sedang pingsan, dan laki-laki remaja ini adalah muridnya, dia yang mengantarkan wanita ini? Apa kamu kenal dengan mereka?" tanya Dokter Mala.


"Iya Tante! Wanita itu guru Rima, guru Fisika Rima, dan cowok ini teman Rima!" jawab Rima jelas.


"Ohh...jadi dia guru dan teman kamu!" ucap dokter Mala.


"Iya Tante! Memangnya Bu Vega sakit apa Tante?" tanya Rima menyelidik.


"Bu Vega nggak sakit, dia hamil, Bu Vega hamil 3 Minggu" jawaban dari dokter Mala membuat Rima sangat terkejut, pasalnya Rima sudah menyaksikan Aldo dan Vega pergi berduaan di sebuah klinik untuk memeriksakan kehamilan.


"Apa Tante? Bu Vega hamil?" tanya Rima dengan mata yang membulat. Dokter Mala melihat ekspresi wajah Rima yang terlihat sangat terkejut.


"Memangnya kenapa kalau Bu Vega hamil?" tanya dokter Mala menelisik.


"Nggak apa-apa Tante!" jawab Rima


"Bu Vega hamil? Bu Vega kan baru saja menikah, kok cepet banget ngisinya, udah gitu dia pergi sama Aldo lagi, mereka kelihatannya akrab sekali, seharusnya Bu Vega pergi ke klinik dengan suaminya, kenapa harus dengan Aldo? Aldo dan Bu Vega pasti ada sesuatu yang mereka sembunyikan " gumam Rima penasaran.


*


*


*


*


Aldo meraih tangan Vega dan menahannya. Vega berbalik dan menatap Aldo yang sudah tidak sabar ingin mendengarnya.


"Cepat katakan padaku? Kamu sakit apa sebenarnya? Jangan membuatku penasaran!" seru Aldo


Vega yang masih memasang wajah dingin tiba-tiba berkata sesuatu kepada suami brondongnya itu.


"Kamu mau tahu aku kenapa?" tanya Vega


" Tapi sebelumnya Aku mau kamu janji padaku satu hal"


"Katakan!"

__ADS_1


"Aku mau kamu tetap bersamaku, setelah kamu mendengarkan berita ini Aldo!" ucap Vega dengan tatapan yang begitu dalam.


"Aku berjanji akan selalu bersamamu, aku tidak akan meninggalkanmu walau sedetikpun!" sumpah Aldo membalas tatapan mata istrinya.


Kemudian Vega menarik tangan Aldo ke arah perutnya, Aldo begitu terkejut dan menerka istrinya sedang menderita sakit apa.


"Perutmu sakit sayang? Apa kamu terkena mag, atau usus buntu atau mag lambung, cepat katakan kamu sakit apa, aku tidak perduli kamu sakit apa, aku akan terus bersamamu, sampai ajal memisahkan kita nantinya, biarpun kamu sakit ini sakit itu tapi..."Aldo tidak melanjutkan ocehannya, karena tiba-tiba saja Vega membuat Aldo menghentikan ocehannya.


"Aku hamil!" ucap Vega dengan menatap wajah sang suami


"Apa? Katakan sekali lagi?" seru Aldo dengan mata yang membola dan masih belum percaya


"Aku hamil! Disini ada bayi kita yang sedang tumbuh, iya...ini anak kamu Do! Anak kita!" ucap Vega sembari terus meletakkan tangan Aldo pada perutnya.


Sejenak Aldo terdiam dan meraba perut sang istri, perlahan Aldo bersimpuh di hadapan Vega sembari membenamkan wajahnya pada perut Vega, Aldo mengelus perut sang istri sembari berkata dengan mata yang tampak berkaca-kaca.


"Hai Aldo junior! Apa kamu ada di dalam sini? Apa kamu bisa mendengarkan ayahmu!" ucap Aldo dengan air matanya yang jatuh menetes begitu saja, Aldo begitu bahagia mendengar berita membahagiakan ini. Vega mengusap rambut suaminya dan berkata.


"Selamat Do! Kamu akan menjadi seorang ayah!" ucapan Vega seolah seperti air es yang menyiram hati Aldo, begitu menyejukkan dan terasa sangat menenangkan.


Aldo bangkit dan menangkup wajah istrinya sembari berkata.


"Terima kasih sayang! Kamu sudah memberikan kebahagiaan yang luar biasa kepadaku, akhirnya perjuangan kita tiap malam membuahkan hasil, sekarang ada janin yang tumbuh dalam rahimmu, aku sangat bahagia, aku sangat bahagia sekali!" Aldo spontan memeluk Vega mesra, dan mencium kening istrinya.


"Jujur aku sangat takut jika terjadi apa-apa kepadamu! Aku takut sekali kehilangan dirimu, tapi ternyata kamu cuma mengerjai ku" seru Aldo sembari mencubit hidung istrinya.


"Kalau aku langsung bilang di sana, pastinya kamu tidak akan bisa menahan kebahagiaanmu, dan pastinya kamu akan memelukku disana, kalau semua orang tahu gimana?" ucap Vega mengingatkan.


"Hehe...iya juga! pasti pada heboh di klinik itu" jawab Aldo sembari mengacak rambutnya.


Aldo Kembali menangkup wajah Vega dan berkata.


"Aku akan menjaga kehamilanmu sebaik mungkin, aku tidak akan membiarkanmu kecapekan, semua pekerjaan rumah biar Aldo yang beresin, kamu hanya jadi ratu di rumah ini, hmm...Mama pasti senang mendengar kabar gembira ini!" ucap Aldo begitu bahagia.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


...Seneng ya lihat kehangatan mereka berdua 😊...


__ADS_2