
Aldo mengambil foto itu, terlihat potret lama dua orang anak kecil yang sedang bersama. Tampak Aldo mengerutkan dahinya.
"Bukankah ini fotoku saat masih kecil dulu, dan siapa anak laki-laki yang disebelahku itu?" tanya Aldo pada dirinya sendiri.
"Apa dia kakakku? Tapi kenapa mama tidak pernah bilang kalau aku punya seorang kakak? Apa yang mama sembunyikan dariku?" gumam Aldo, lantas Ia membawa foto itu, kemudian Ia mulai beranjak pergi dari kamar Nancy.
Aldo pergi ke kamarnya, Ia terus memandangi wajah anak laki-laki yang berada disamping foto dirinya dan sedang merangkul pundaknya sembari tersenyum.
"Kayak pernah lihat wajah ini deh, tapi dimana ya? Kalau dia kakak gue, terus sekarang dia ada dimana dong? Dan kenapa Mama tidak pernah memperlihatkan foto ini sama gue, tapi Mama masih menyimpannya sampai sekarang, kan aneh? Gue mesti tanya nih, Mama kudu ngejelasin sama gue" gumam Aldo.
Kemudian Aldo menyimpan foto itu di dalam lembaran sebuah buku miliknya, saat Nancy pulang, Aldo akan menunjukkan foto yang ia temukan dari kamar Nancy, siapa anak laki-laki yang berada disamping foto Aldo.
Aldo lantas ke kamar mandi dan bersiap untuk pergi kontrol ke dokter bersama Nancy, setelah Aldo ganti baju dan dirinya siap, Aldo masih penasaran dengan foto yang baru saja temukan. Aldo mengambil kembali foto itu dari balik lembaran-lembaran buku.
"Jika dia memang kakak gue, kenapa Mama menyembunyikan rahasia ini dari gue, apa mungkin dia ikut papa? Ah kenapa gue jadi memikirkan tentang papa lagi, papa tidak pernah hadir dalam hidup gue, hanya Mama yang selalu ada, papa udah ninggalin Mama dan gue, gue benci" umpat Aldo.
Tiba-tiba Nancy mengetuk pintu kamar Aldo.
"Aldo...kamu sudah siap belum? Mama tunggu di depan" seru Nancy dari balik pintu.
"Iya Ma, Aldo nanti menyusul" sahut Aldo dari dalam.
Sementara itu Nancy menunggu Aldo di dalam mobil, tak berselang lama Aldo datang dan masuk kedalam mobil. Nancy melihat wajah putranya yang sedikit berbeda.
"Kamu kenapa Do? kelihatan murung gitu?" tanya Nancy penasaran.
"Ma...sebenarnya mama sama papa tuh pisah karena apa sih? kenapa Mama nggak pernah jelasin sama Aldo, pasti ada alasannya kan?" pertanyaan Aldo membuat Nancy terkejut.
"Tumben kamu tanya itu sama Mama? Mama kan sudah bilang, Mama sama papa sudah tidak ada kecocokan, jadi untuk apa Mama mempertahankan rumah tangga kami" ucap Nancy menjelaskan, namun apa yang dikatakan Nancy tidak serta merta membuat Aldo percaya.
__ADS_1
"Sudahlah Mama tidak mau membahas ini lagi, sekarang kita ke dokter dulu" seru Nancy sambil melajukan mobilnya.
Aldo tampak terdiam selama perjalanan, Nancy yang merasa ada perubahan sikap pada Aldo tampak memperhatikan putranya yang sedang memikirkan sesuatu.
"Sebenarnya apa yang Aldo pikirkan? Kenapa tiba-tiba saja dia menanyakan hal ini?" gumam Nancy.
*****
Setelah beberapa saat mereka akhirnya tiba di rumah sakit, Aldo dan Nancy turun dari mobil dan segera menuju dokter yang merawat Aldo.
Nancy dan Aldo masuk ke ruangan dokter Gunawan, kemudian dokter Gunawan memeriksa keadaan Aldo dan luka di kepalanya.
"Keadaan Mas Aldo mengalami peningkatan yang baik, luka dikepala nya sudah mengering, dan perbannya sekarang bisa dilepas, mungkin hanya pakai plester saja sudah tidak apa-apa " seru dokter Gunawan.
"Syukurlah...akhirnya gue bisa masuk sekolah lagi dan bisa ketemu sama bu Vega lagi" gumam Aldo senang.
"Terimakasih banyak dokter!" ucap Nancy yang lega akhirnya Aldo sudah sehat dan bisa beraktivitas lagi setelah 2 hari Ia tidak masuk sekolah.
"Kamu kenapa bahagia sekali? Tadi kelihatan lemes, sekarang udah seneng ajah!" ucap Nancy
"Ya seneng dong Ma, besok Aldo bisa masuk sekolah lagi" jawabnya santai.
"Tumben kamu malah seneng masuk sekolah, biasanya nih ya, kalau udah males sekolah, nggak sakit ajah dibilang sakit, sampai Mama bosen harus beralasan sama gurumu" ucap Nancy sembari memutar bola mata nya
"Ya seneng lah Ma, kan bisa ketemu terus sama bu Vega" ujar Aldo tersenyum bahagia.
"Aldo, ingat bu Vega itu sudah punya calon suami, kamu jangan macam-macam, Mama nggak suka kamu dicap merusak hubungan orang lain, mengerti!" Seru Nancy menasehati putranya.
"Iya Mama, Aldo mengerti...Aldo pasti bisa menjaga perasaan Aldo, Aldo cuma ingin melihat bu Vega bahagia, jika bu Vega bahagia dengan Mas Arsen, ya sudah Aldo tidak akan mengharapkan lebih, Aldo sadar, Aldo cuma murid bu Vega, murid yang mengagumi gurunya sendiri, iya hanya bisa mengagumi bukan untuk mencintai" ucap Aldo dengan wajah yang tertunduk.
__ADS_1
Nancy menghampiri putranya dan duduk di samping Aldo.
"Mama bangga sama kamu, setidaknya kamu tidak egois dengan perasaanmu, kamu bisa berbesar hati merelakan bu Vega untuk hidup bahagia dengan orang lain, Mama yakin suatu hari nanti, Kamu akan mendapatkan cinta sejatimu, Mama akan selalu mendoakan kebahagiaan untuk anak-anak Mama" ucapan Nancy tidak sengaja membuat Aldo sontak terkejut.
"Apa Ma? Anak-anak mama? bukankah anak Mama cuma Aldo? Apa mama punya anak lagi selain Aldo? katakan Ma?" pertanyaan Aldo membuat Nancy gugup.
"Em..." Nancy tidak bisa berkata apa-apa, dirinya terlanjur keceplosan mengatakan itu kepada Aldo.
Sementara Aldo mengambil sebuah foto yang ia temukan di kamar Nancy tadi. Kemudian Aldo memberikan foto itu kepada Nancy.
"Katakan Ma? Siapa anak laki-laki di samping Aldo? Apa dia kakak Aldo?" tanya Aldo serius.
"Darimana kamu mendapat foto ini?" tanya Nancy terkejut.
"Aldo menemukannya terjatuh diatas lantai di bawah ranjang tidur Mama" jawab Aldo.
"Jadi foto ini terjatuh saat aku merapikan album itu ke lemari" gumam Nancy.
Nancy menghela nafas panjangnya, mungkin ini waktunya Aldo mengetahui tentang siapa anak laki-laki dalam potret itu.
"Apa benar dia kakak Aldo Ma? Katakan Ma, jangan diam saja, Aldo yakin masih banyak yang mana sembunyikan dari Aldo" ucap Aldo sembari menatap wajah sang Mama.
"Maafin Mama Aldo, Iya...kamu benar, anak laki-laki dalam foto itu adalah kamu dan kakakmu" ucap Nancy
"Jadi selama ini Aldo masih mempunyai saudara? Kenapa Mama tidak bilang sama Aldo, Mama tahu nggak sih, Mama udah jahat banget nyembunyiin ini dari Aldo, Ma...Aldo juga ingin ketemu sama kakak Aldo, sekarang dimana kakak Aldo Ma?" pertanyaan Aldo membuat Nancy harus mengatakan segalanya.
"Kakakmu ikut dengan papa, dan sekarang Mama tidak tahu kemana mereka pergi" ucap Nancy.
BERSAMBUNG
__ADS_1
❤❤❤❤❤