Bu Guru AKU PADAMU

Bu Guru AKU PADAMU
contekan


__ADS_3

Mereka tampak serius mengikuti ujian sekolah, Aldo melupakan sejenak urusan rumah dan istrinya, sekarang dia lebih terfokus untuk ujian sekolah nya yang kini akan menjadi penentu masa depannya. Sementara Ruli tampak sedang memanggil Aldo dari belakang saat guru pengawas sedang lengah. Dan kebetulan guru pengawas mereka adalah Vega sendiri.


"Sst...sst... Aldo! sst!" seru Ruli sambil melempar punggung Aldo dengan bola kertas. Aldo yang merasa punggungnya ada yang melempari sesuatu, dengan segera Aldo menoleh ke belakang. Dilihatnya Ruli yang sedang membutuhkan contekan darinya.


"Bentar...Gue tulisin nih!" jawab Aldo dengan suara berbisik, agar tidak terdengar oleh Vega yang tengah duduk di kursi, karena tiba-tiba saja kepalanya sedikit pusing.


Aldo menulis contekan kepada Ruli yang setia menunggu jawaban dari Aldo. Setelah Aldo menuliskan contekan kepada Ruli, dengan segera Aldo melemparkan kertas yang berisi jawaban itu kepada Ruli.


Ruli berhasil menangkapnya, lantas ia membuka kertas itu dan melihat isi jawabnya, Ruli begitu senang, dengan cepat Ruli menulis jawaban contekan dari Aldo.


Vega yang tidak sengaja melihat tingkah keduanya, lantas beranjak untuk menghampiri Ruli yang sibuk menulis hasil contekan dari Aldo.


Vega berjalan menghampiri Ruli, Aldo yang sadar melihat Vega tengah berjalan mendekati sahabatnya itu, memberi kode kepada Ruli untuk menyembunyikan contekan darinya. Dengan menggoyangkan meja Ruli.


"Ih...Apaan sih Lu Do! Gue lagi nulis nih" jawab Ruli yang terlihat sangat serius menulis jawaban contekan dari Aldo. Sementara Vega semakin mendekati Ruli yang belum sadar kehadiran Vega disampingnya.


Aldo menatap wajah istrinya dan tersenyum kepadanya, sementara Vega bersikap begitu profesional, dirinya menunjukkan ekspresi marah jika seseorang guru memergoki muridnya yang sedang menyontek, Vega memasang wajah sinis dan dingin.


"Anjiiirr...kalau gini kelihatan galak euy...tapi kalau udah ada di bawah Kungkungan gue, beh... menggeliat dia...hmm nggemesin!" gumam Aldo saat melihat ekspresi wajah Vega yang terlihat menakutkan.


Vega berhenti di samping meja Ruli. Tiba-tiba saja Ruli tersadar, awalnya Ruli begitu serius menulis jawaban dari Aldo, tetiba dia terhenti dan melihat kearah sisi meja, dilihatnya seseorang yang berdiri di samping mejanya.


Ruli melihat dari bawah keatas, penampilan khas dari Vega membuat Ruli terlihat cengar-cengir.


"Eh...Bu Vega!" kata Ruli sembari menggaruk kepalanya, dengan cepat Ruli memasukkan kertas itu kedalam bangkunya, agar Vega tidak bisa melihatnya.


Namun sayang, Vega dari awal sudah mengetahui gelagat mereka berdua yang sedang main contek-contekan.


"Apa itu yang kamu masukkan? Cepat berikan!" pinta Vega


"Eh... bukan apa-apa Bu!" bantah Ruli


"Sudah jangan banyak alasan, atau lembar jawaban mu ibu ambil nih!" ancam Vega.

__ADS_1


"Yah Bu Vega! Jangan dong!" jawab Ruli merengek.


"Kalau begitu, cepat berikan!" sahut Vega sekali lagi.


Dengan terpaksa Ruli memberikan jawaban contekan dari Aldo untuknya yang ia sembunyikan di dalam di balik meja.


Ruli memberikan kertas berisi jawaban dari Aldo dengan sedikit khawatir, jika Vega membaca pesan terakhir dari lembar contekin dari Aldo.


Aldo dan Ruli saling menatap, seolah mereka berbicara, jangan sampai Vega tahu isi pesan terakhir dari jawaban contekan dari Aldo yang berisi tulisan "Jangan lupa kirim videonya yang banyak, gue mau belajar gaya baru, kata Lu ada gaya kupu-kupu terbang Ama sapi berendam, cepetan kirim".


Aldo tampak khawatir jika Vega membacanya.


"Waduh...bini gue bisa tahu nih, tuh gaya buat surprise entar malam, kalau dia tahu bisa-bisa nggak surprise lagi nih... asseeeemmm" gumam Aldo sembari garuk-garuk tengkuknya.


Kemudian setelah Vega berhasil mengambil kertas contekan dari Ruli, dengan segera Vega Kembali ke depan kelas dan memberi tahukan kepada muridnya yang mengikuti ujian hari ini untuk tidak melakukan hal seperti yang dilakukan Ruli tadi.


"Perhatikan semua, Ibu tidak suka jika ada siswa yang mencontek atau memberi contekin kepada temannya, atau ibu akan merampas lembar jawaban kalian" ucap Vega kepada seluruh siswa yang mengikuti ujian tersebut, tak terkecuali Aldo, suami brondongnya.


"Tapi Bu, bukannya kita dianjurkan untuk saling tolong menolong ya! Kasihan kan Bu melihat teman-teman yang kesusahan mencari jawaban, kita bantu mereka apa salahnya" seru Aldo yang membuat Vega menghela nafasnya. Menghadapi suami brondongnya yang ada saja jawabannya.


"Diam kamu Aldo! Ibu sudah bilang, dilarang mencontek atau memberi contekan kepada temannya, biarkan temanmu usaha sendiri, salah sendiri tidak belajar, dan kamu Aldo! Lebih baik selesaikan tugasmu! Jangan perdulikan yang lain!" seru Vega yang membuat semua siswa terdiam.


"Busyet dah...galak bener Bu Vega, kok bisa si Aldo bikin Bu Vega klepek-klepek" gumam Ruli.


Aldo mendengarkan ucapan istrinya yang baginya itu hanya sebuah cotton Bud yang menggelitik geli kupingnya. Vega memang seperti itu, di luar dia terlihat tegas, tak perduli jika Aldo adalah suaminya, namun dalam lingkungan sekolah Aldo hanya muridnya yang harus patuh terhadap perintah gurunya. Vega selalu menunjukkan profesionalitas.


Sedangkan jika berada di dalam rumah, sosok Vega berganti menjadi sosok yang lembut dan penurut, dia menjadi sosok yang manja dan selalu menuruti permintaan Aldo, meskipun dirinya tengah masak sekalipun, jika Aldo menginginkannya, maka Vega pun menghentikan aktivitasnya dan datang langsung kepada suaminya.


"Iya Bu, maaf!" jawab Aldo dengan tatapan yang seolah akan membuat Vega jera telah berbicara begitu kepadanya.


"Lihat aja entar, Aku bikin ampun-ampun kamu sayang!" gumam Aldo dengan senyum smirk.


Vega menyadari tatapan mata suaminya yang pasti akan memberikan hukuman kepadanya nanti saat tiba di rumah. Dan Vega sudah faham hukuman apa yang akan dia terima dari Aldo.

__ADS_1


"Hmm... sepertinya aku lembur malam ini" gumam Vega dengan menghela nafasnya.


Kemudian Vega duduk dan membuka jawaban contekan dari Aldo untuk Ruli yang di tulis di sebuah kertas. Terlihat Vega membulatkan matanya saat dirinya membaca pesan di akhir contekan dari Aldo yang bertuliskan "Jangan lupa kirim videonya yang banyak, gue mau belajar gaya baru, kata Lu ada gaya kupu-kupu terbang Ama sapi berendam, cepetan kirim".


Vega tampak memijit pelipisnya, gaya apa lagi yang akan dipraktekkan oleh suami brondongnnya itu.


Hingga tak terasa jam mengerjakan soal sudah selesai, semua peserta ujian mengumpulkan lembar jawaban nya yang di koordinir oleh ketua kelas, Aldo.


"Cepetan, cepetan... waktunya sudah habis!" seru Aldo sambil mengambil setiap lembar jawaban milik teman-temannya untuk di setorkan kepada Vega.


Setelah lembar jawaban terkumpul semua, Aldo segera membawa lembar-lembar jawaban itu ke atas meja Vega.


"Ini Bu, semuanya sudah terkumpul!" seru Aldo sembari menatap wajah istrinya.


"Terima kasih!" jawab Vega sembari memberikan kertas contekan yang ia dapatkan dari Ruli tadi.


"Apa ini Bu?" tanya Aldo penasaran.


"Bukankah itu punya kamu?" jawab Vega sembari merapikan lembar-lembar jawaban di atas mejanya.


Aldo melihat kertas yang diberikan oleh istrinya, dia melihat dan membaca sebuah kalimat terakhir di bawah kalimat yang ia tulis untuk Ruli.


"Iya! Aku tunggu gaya terbarumu, pasti sangat mengasyikkan!"


Spontan Aldo sangat kegirangan membaca pesan yang ditulis oleh istrinya itu. Ternyata Vega juga tidak sabar ingin mencoba gaya terbaru dari suami brondongnya itu.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥


...Nggak usah protes...loh thor ceritanya kok gini kok gitu! Hmm bikin cerita itu butuh otak fresh ya, biar bisa bikin kalian ngakak total...Weh ngegas nih othornya😁......


...Santai bestie, kalian memberi dukungan, othor pun akan kalem, kalian memberi hujatan... othor mengsedih... makanya tunjukkan dukungan kalian ya! tetap beri like komen beri hadiah dan vote 🥰❤️...

__ADS_1


__ADS_2