Bu Guru AKU PADAMU

Bu Guru AKU PADAMU
Promo novel baru


__ADS_3

Spill bab 6 I LOVE YOU SAHABAT KU


*


*


*


Fiona berjalan santai dan mengambil ponselnya di atas meja, sementara Galen tampak curi-curi pandang saat melihat Fiona berjalan menuju ranjang tidur mereka, seolah tanpa dosa Fiona berjalan seperti biasa tanpa Ia tahu ada sepasang mata yang sedang memperhatikannya.


Fiona duduk kembali di atas tempat tidur dan melihat ke layar ponselnya. Sungguh Ia terkejut saat tahu jika Bryan sedang menghubunginya.


"Bryan!" ucapnya yang terdengar sampai ke telinga Galen.


Galen menatap wajah Fio dan tersenyum kepadanya, seolah Ia mengizinkan jika Fiona harus berbicara kepada Bryan.


"Apa boleh Aku bicara kepadanya?" tanya Fio kepada Galen.


"Silahkan, bicaralah!" balas Galen sembari menatap kembali layar ponselnya sendiri. Akhirnya Fiona berdiri dan pergi sedikit menjauh dari posisi Galen berada. Mata Galen tak lepas dari Fiona yang telah membuat mata laki-lakinya tergoda.


Sesekali Galen mengerjapkan matanya dan berusaha untuk tidak tergoda untuk melihat kemolekan tubuh istrinya, tak bisa dipungkiri Fiona memiliki tubuh yang ideal, kulit putih dan bersinar, ditambah lagi kecantikan putri Eve dan Willy itu memang benar-benar sangat mempesona.

__ADS_1


Fiona keluar kamar, dan Ia kini berdiri di atas balkon, dengan pemandangan malam hari yang terasa dingin, sesekali Fiona mendekap tubuhnya sendiri.


"Iya Halo Bryan!"


"Fio! Bagaimana kabarmu? Aku sangat merindukanmu!"


"Aku baik-baik saja, kamu tidak perlu khawatir!"


"Apa Galen menjagamu dengan baik?"


"Iya! Dia sangat menjagaku."


"Galen memang sahabat yang sangat diandalkan, Aku sangat mempercayainya, aku tidak salah sudah memilih sahabat seperti dia, Aku tahu dia akan menjagamu selalu."


"Sabarlah! Aku harus tinggal di sini beberapa tahun lagi, kamu tidak usah sedih, setelah Aku kembali ke Indonesia, maka kita akan menikah dan Galen akan menceraikanmu."


Entah kenapa saat Bryan mengatakan tentang perceraian, seolah dirinya tidak suka dengan kata-kata itu, Ia memang dijodohkan dengan Galen dan pernikahan ini hanya keterpaksaan, tapi entah kenapa Fio tidak suka jika ada perceraian. Fio tidak bisa bayangkan jika dirinya bercerai dengan Galen, pasti Uti dan kedua orang tuanya sangat kecewa.


"Halo! Fio ... kamu masih di situ kan?"


"Eh ... iya! Aku masih di sini."

__ADS_1


Tiba-tiba saja hujan turun dengan derasnya dan Fiona terpaksa menutup telepon dari Bryan.


"Udah dulu Bryan! Di sini hujan gede, bye!"


Fiona segera menutup ponselnya dan Ia segera masuk ke dalam kamar, Fiona berjalan sambil menundukkan wajahnya, dengan baju yang sedikit basah karena terkena cipratan air hujan, membuat penampilan Fiona malam itu benar-benar menggoda.


"Deg"


"Awww"


Tiba-tiba saja Fiona menabrak dada bidang seseorang, spontan Galen menangkap tubuh istrinya yang kini tengah berada di dalam dekapannya.


"Galen!"


Entah apa yang sudah membuat mereka berdua terhipnotis, mungkin suasana malam yang dingin itu membuat keduanya lupa jika mereka adalah sahabat.


Spontan tangan Galen menyibakkan rambut Fio yang menutupi sebagian wajahnya, Ia usap pipi Fio dengan lembut, entah kenapa Fio terpejam saat tangan Galen menyentuh wajahnya, ada desiran aneh yang mulai merambat dalam hati, seolah Fio begitu merasakan sentuhan tangan Galen begitu candu.


Galen mendekatkan wajahnya pada wajah Fiona, perlahan Ia dekati lagi bibir mungil itu, seolah Galen tertarik kembali untuk merasakan kecupan manis dari pemilik bibir indah itu.


"Shiiit! Kenapa Aku ingin sekali merasakan ciuman itu lagi." gumam Galen saat Ia mulai mendekati bibir Fiona.

__ADS_1


...TUNGGU APA LAGI, RAMAIKAN BESTIE CUSS SEGERA....UDAH LAUNCHING YA 😊...



__ADS_2