
Dan akhirnya Arsen melepaskan jas pengantin berwarna putih itu, dan memberikan nya kepada Aldo.
Aldo yang masih belum percaya dengan apa yang Arsen lakukan, lantas membuat nya gemetar saat menerima jas pengantin itu dari Arsen.
"Kenapa Mas Arsen lakukan ini?" tanya Aldo sekali lagi.
"Mas hanya ingin melihatmu bahagia" jawab Arsen simpel namun cukup membuat mata Aldo mengembun.
"Kenapa Mas begitu baik, Mas sangat baik" ungkap Aldo yang masih tidak percaya.
"Yang paling berharga untuk Mas adalah, kamu dan Mama...Mas sangat bersyukur bisa melihat kembali Mama dan Adik Mas, itu adalah Karunia terbesar dari Tuhan untuk Mas" ucap Arsen dengan senyum yang sama dengan senyum Nancy.
Hingga akhirnya Arsen yang memakaikan jas pengantin itu kepada Aldo, setelah beberapa menit akhirnya Aldo kini sudah berubah menjadi calon pengantin untuk Vega.
"Kamu sudah siap Aldo!" seru Arsen
"Iya Mas" jawab Aldo sembari menghela nafasnya.
"Baiklah, ayo kita pergi, mereka pasti sudah sangat menunggu"
Kemudian Arsen membawa Aldo ke tempat dimana acara pernikahan mereka diadakan.
"Assssemmmm kok gue deg-degan banget njirr, sumpah kali ini kaki gue gemetaran, belum lihat Bu Vega udah lemes gue, gimana kalau bersanding dengannya, aahh bisa kejang-kejang gue" gumam Aldo mencoba menenangkan dirinya sendiri.
Arsen yang melihat Aldo tampak gugup lantas bertanya kepada adiknya.
"Kamu kenapa Do? Tegang gitu!" tanya Arsen yang melihat keringat yang mulai keluar dari wajah tampannya.
"Hehe...nggak papa Mas, Aldo cuma sedikit gugup" jawabnya sambil mengusap keringatnya.
Dan setelah beberapa saat, akhirnya mereka tiba di tempat pernikahan berlangsung.
******
"Aldo...!" Vega dibuat terkejut dengan kedatangan Aldo yang terlihat memakai jas pengantin milik Arsen.
"Arsen apa-apaan ini?" seru Baron yang tidak mengerti dengan apa yang dilakukan putra pertamanya.
__ADS_1
Kemudian Arsen menghampiri Aldo dan membawanya kepada Vega.
Dan dengan lantang, Arsen mengumumkan ke semua tamu undangan bahwa Aldo dan Vega yang akan menikah.
"Sebelumnya saya minta maaf untuk semua yang sudah menunggu kedatangan saya, bukannya saya bermaksud untuk menghindari pernikahan ini, tapi saya sedang membawa calon pengantin pria yang sesungguhnya, dia adalah Aldo Alexander, adik kandung saya sendiri, Aldo yang akan menggantikan posisi saya bersanding dengan Vega!" ungkap Arsen
"Mas Arsen! Apa maksudmu?" tanya Vega yang sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Arsen baru saja.
"Mas tahu kamu mencintai adikku, Aldo adalah adik kandungku, dan aku tidak mau memisahkan cinta kalian, karena aku tahu kau tidak akan bahagia bila hidup bersamaku, aku sudah mengikhlaskanmu untuk menikah dengan Aldo, tersenyum lah Vega, kini kau akan mendapatkan cintamu...Aldo" ucap Arsen
"Aldo... terimalah Vega menjadi istrimu, Mas yakin kamu pasti bisa membahagiakannya" ucap Arsen sambil menyatukan tangan Aldo dan Vega.
Tampak semua yang hadir dalam pernikahan itu ikut merasa haru dengan apa yang dilakukan Arsen untuk adiknya. Javier dan Sonia ikut bahagia melihat putri mereka bahagia, ekspresi sedih yang awalnya menghiasi wajah Vega, kini berubah menjadi senyum bahagia saat dirinya melihat Aldo mendampinginya sebagai calon pengantin pria.
Terlihat Aldo dan Vega saling menatap, hati mereka tak bisa dibohongi bahwa mereka berdua sangat bahagia bisa bersatu dalam ikatan suci pernikahan.
Dan tak menunggu lama, dengan segera pernikahan itu dimulai.
"Saya terima nikah dan kawinnya Vega Aprillia binti Javier dengan mas kawin tersebut dibayar tunai"
"Bagaimana para saksi?"
Dengan satu kali tarikan nafas, Aldo berhasil menjadikan Vega sebagai istrinya. Aldo dan Vega benar-benar tidak menyangka bisa bertemu dalam ikrar suci pernikahan.
"Maafin Aldo Bu, Aldo udah berani menikahi Bu Vega"
"Untuk apa kamu minta maaf, ini semua sudah kehendak Nya"
"Aldo sangat bahagia bisa bersama dengan Bu Vega selamanya, Aldo mencintai ibu"
Hati mereka saling bicara, ada perasaan yang begitu dalam, cinta mereka yang begitu besar telah meruntuhkan kemarahan Arsen.
Akhirnya Arsen bisa tersenyum lega, melihat kebahagiaan Aldo dan Vega.
"Selamat untuk kalian berdua, semoga kalian selalu bahagia, aku yakin keputusan ku tidaklah salah, Aldo jodoh yang tepat untukmu Vega, karena dia adalah adikku satu-satunya, aku akan selalu mendoakan kebahagiaan untuk kalian" ucap Arsen sambil merengkuh sang adik tercinta.
"Terima kasih Mas Arsen, Aldo tidak tahu harus berucap apa, Mas Arsen adalah kakak Aldo yang berhati malaikat, Aldo sayang Mas Arsen" ungkap Aldo dengan buliran bening yang membasahi wajah tampan nya.
__ADS_1
"Sudahlah... sekarang aku harus pergi, nikmati hari pertama kalian sebagai suami istri, semoga secepatnya kalian bisa memberi ku keponakan" seloroh Arsen dengan senyum manisnya.
"Keponakan? Gimana bikinnya mas? Aldo nggak bisa!' celetuk Aldo yang membuat Vega tersipu malu.
"Banyak tutorial nya, lihat video panas, pasti kamu bisa!" bisik Arsen
"Video panas?" Aldo teringat akan Ruli, yang suka sekali mengkoleksi video-video seperti itu.
"Percaya mas... semangat terus! kamu pasti bisa!" ucap Arsen sambil tersenyum tipis.
Aldo hanya tersenyum, dirinya masih belum mengerti sama sekali tentang dunia membuat anak, Aldo memang siswa yang somplak, namun tak bisa dipungkiri dirinya masih sangat polos sekali dalam hal yang berbau ****.
Semua tamu undangan mengucapkan selamat kepada Aldo dan Vega, tak terkecuali Ocha adik Vega.
"Selamat ya kak, Ocha ikut senang melihat kakak bahagia...Aldo selamat ya, gue turut bahagia, semoga kalian hidup bahagia, Awas aja ya Do, jika kamu nyakitin kakak gue, bakal gue tempeleng Lu" ucap Ocha bercanda.
"Makasih Cha, gue janji sama Elu, gue bakal bahagiain Bu Vega, Elu tidak usah khawatir" ucap Aldo meyakinkan.
Hari itu Ocha harus rela menerima jika Aldo harus menikah dengan kakak nya, karena bagaimanapun juga cinta tidak bisa dipaksakan.
"Jika Elu bahagia, gue juga ikut bahagia Do, mungkin ini jalan yang terbaik, dan gue akan melupakan Elu" gumam Ocha mencoba mengikhlaskan semua ini.
Dan akhirnya setelah acara pernikahan selesai, seperti pasangan pengantin pada umumnya, Aldo dan Vega kini berada dalam satu kamar yang sama.
Terlihat Aldo yang gugup saat berduaan saja dengan Vega, sementara Vega sebagai wanita dewasa tampak biasa, justru dirinya terlihat lebih mendekati Aldo yang terlihat malu-malu kucing.
Vega yang masih mengenakan gaun berwarna putih itu lantas mendekati Aldo yang kini telah resmi menjadi suaminya.
"Bu Vega...Bu Vega mau apa?" tanya Aldo gugup. Lantas Vega membelakangi Aldo dan meminta dirinya untuk melepaskan ritz gaun pengantin nya.
"Tolong bantuin lepasin resleting bajuku, Aku mau mandi dulu" ucap Vega sembari memberikan punggung nya yang masih menampakkan kulit mulus putih bersih itu.
Aldo menelan Saliva nya dengan kasar, saat dirinya baru kali ini menyentuh kulit Vega yang putih bersih itu.
"Anjayyyy...putih bener nih kulit, ini punggung nya, belom yang disana... assssemmmm pasti lebih bening" gumam nya dengan wajah yang gugup.
BERSAMBUNG
__ADS_1
🔥🔥🔥🔥🔥
...Aduhhh Aldo kira-kira bisa nggak ya dia unboxing?🤔🤔🤭🤭...