Bukan Benci Tapi Cinta

Bukan Benci Tapi Cinta
BAB 4 : AKHIR OSPEK


__ADS_3

Tiba tiba Angga menemukan sesuatu, Apakah itu???...benda kecil yang berwarna


β€œ Apa ini ??”. πŸ€”πŸ€”(Dengan bingung Angga mengambil benda yang terjatuh di lantai ).



"Gelang siapa ya"πŸ€”πŸ€” kata Angga sambil memegang benda itu


Setelah mengambil benda itu dia langsung menaruh di sakunya karena sudah keburu dan segera pergi ke toilet karena sebelumnya dia memang berniat untuk ke toilet.


KEGITAN OSPEK SEDANG BERLANGSUNG.


Semua calon mahasiswa fokus pada kegiatan yang saat ini diisi oleh acara sosialisasi yang di sampaikan oleh pemateri yang merupakan salah satu dosen di jurusan pertanian.✍️✍️✍️✍️


****


Kegiatan pun selesai dan seluruh calon mahasiswa diizinkan untuk pulang ke rumah masing masing karena kegiatan sudah selesai untuk hari ini dan diharapkan semuanya untuk mempersiapkan hari esok untuk acara penutupan dari kegiatan ospek ini.


*** (pergantian hari β˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈβ˜€οΈ)


HARI TERAKHIR OSPEK JURUSAN.


Dengan berpakaian rapi dan mempersiapkan semuanya seperti biasa Ila berangkat ke kampus.


Disana Ila disambut oleh Mira dan rekan lainnya. Mereka pun segera berbaris untuk mengikuti acara penutupan ospek.


β€œAkhirnya selesai juga.” Kata Mira


β€œIya, akhirnya kita sudah resmi jadi mahasiswa ya.” (Dengan rasa senang Ila mengucapkan hal itu)


Tiba tiba Ila dan Mira kaget karena semua teman temannya lari ke arah papan pengumuman. Karena mereka penasaran Ila dan Mira memutuskan untuk pergi ke sana juga.


β€œAda apa ya Ila?, aku penasaran.” bertanya kepada Ila dengan rasa masih bingung


β€œMau tanya itu teman teman sedang melihat apa ya.” tanya Mira kepada rekan nya yang lain


β€œPengumuman untuk pembagian kelas.” jawab teman satu jurusan itu.


Ila dan Mira segera bertindak karena disana semua orang bergerombol dan sedang berdesak desakan untuk melihat pengumuman yang sangat penting itu.

__ADS_1


Mira yang sangat cekatan sedangkan Ila yang juga mencoba untuk masuk ke gerombolan itu.


Dengan keringat yang bercucuran di dahi dan perjuangannya dari Ila akhirnya dia pun bisa melihat pengumuman itu dan dia berada di barisan paling depan pula di samping itu Mira menyusul dari belakang dan segera berada di sisi Ila. Mereka berdua pun segera menoleh ke atas dan merasa kebingungan mencari namanya karena banyak sekali daftar nama mahasiswa disana.


β€œ Lah ini namaku ada, huuu akhirnya.” Ucap Mira


β€œ Ila, apakah sudah ketemu punyamu?.” Lanjut Mira bertanya kepada Ila dengan suaranya agak keras (keadaan disana sangat bising)


β€œ Belum Mir, bantu aku cari in .” (meminta Mira membantunya)


Mereka berdua pun mencari nama Ila di daftar itu, dan tanpa di sadari ternyata nama itu ada di depan mata Ila dan dengan sangat kebetulan sekali mereka berada di satu kelas yang sama.


Mereka sangat senang karena mereka memang di takdirkan untuk bersama, apalagi Mira yang sangat senang sekali bisa memiliki teman seperti Ila. Ila pun sebaliknya ikut senang juga karena satu kelas dengan Mira.


Setelah acara penutupan selesai, Kak Bima selaku kakak pembimbing menyuruh kita untuk berkumpul karena ada sesuatu yang ingin ia sampaikan.


Semua anggota kelompok tractor berkumpul tak terkecuali ada Angga sebagai ketua nya. Kak Bima mengucapakan permintaan maaf apabila kalau selama ini dia sering melakukan kesalahan baik itu di sengaja maupun tidak sengaja.


β€œKakak meminta maaf kepada adik-adik semuanya, atas kesalahan kakak.β€πŸ™πŸ™ Ucap Kak Bima


β€œ Iya kak, sama sama kami juga meminta maaf apabila selama ini kami membuat kakak marah.” Kata Angga selaku ketua kelompok


β€œMengapa dia menatapku seperti ituπŸ™„,padahal aku juga kan akan minta maaf mengapa sok sok mewakilkan ku.” (Dalam hati ila mengatakan hal itu).


β€œ Baiklah, saya harap ke kalian semuanya semoga komunikasi kita tetap terjalin dengan baik ya..” pemintaan Kak Bima kepada kelompok tractor


Semua anggota pun saling bersalaman tak terkecuali ada momen dimana Ila dan Kak bima saling berbincang.



β€œIla, jangan lupakan Kak Bima mu ini ya.β€πŸ˜‰πŸ˜‰ (dengan nada yang agak bercanda)


β€œ Iya kak.” Jawab Ila


β€œ Kamu jangan lupa save nomerku ya, mungkin sewaktu waktu kamu membutuhkan bantuanku.” Kata Kak Bima


β€œ Iya kak, terima kasih.” Jawab Ila dengan sedikit heran


Semua orang pun satu per satu meninggalkan tempat itu dan Ila pun segera meninggalkan tempat itu sedangkan Mira sahabatnya itu sudah pulang dari tadi.

__ADS_1


Ila pun menunggu ayahnya menjemput di depan kampus dengan memegang handphone nya karena ayah sampai saat ini belum menjemput putri nya itu.


Tiba tiba ada chat masuk kalau ayah tidak bisa menjemput Ila karena dia ada lembur di tempat dia bekerja.



Akhirnya gadis cantik itu pun memutuskan untuk jalan kaki karena angkot jam segitu sudah sangat jarang sekali ada.


Saat perjalanan pulang, dia memutuskan untuk menyusuri gang gang kecil saja supaya lebih cepat untuk sampai ke rumahnya, tetapi saat di perjalanan dia merasa ada yang mengikutinya dari belakang.


TAK..TUK..TAK..TUK..TAK..TUK!!!!πŸ‘žπŸ‘žπŸ‘žπŸ‘ž



β€œSiapa ya..,aku merasa sepertinya ada yang mengikutiku.” 😟😟(perasaan Ila yang sudah mulai ketakutan dengan hal itu)


Dengan segera Ila mempercepat langkah kakinya dan dia tidak berani untuk menoleh ke arah belakang, karena menurut dia lebih baik untuk saat itu dia lebih memilih untuk mempercepat sebab dia memikirkan lebih baik cepat sampai ke rumah saja daripada harus mengurusi hal yang belum tentu kebenarannya.


TAK..TUK..TAK..TUK..TAK..TUK!!!!πŸ‘žπŸ‘žπŸ‘žπŸ‘ž


β€œMengapa suara itu semakin jelas di telingaku.” πŸ₯ΊπŸ₯Ί(Dalam hatinya dia merasa takut)


Tiba tiba dia berhenti dan mencoba menoleh ke arah belakang, tetapi saat dia menoleh ke belakang tidak ada siapapun disana.


Hal itu semakin membuat Ila heran mengapa tidak ada orang padahal dia sudah sangat jelas sekali mendengar suara itu di telinganya dan Ila pun mulai berpikir mungkin ini hanya perasaan dia saja.


Karena sudah merasa ketakutan, Ila bergegas untuk berlari saja karena sedikit lagi sampai rumahnya dan dia juga ingin sekali sampai di rumah dengan selamat.


*****


Sesampainya di rumah nafas Ila terdengar sampai Ibu nya keluar rumah dan mulai menanyakan hal apa yang terjadi kepada Ila dan dia menjelaskan semuanya kepada ibunya.


β€œ Lain kali kamu hati-hati ya nak, mengapa kamu tidak bilang ke ibu saja kalau ayahmu tidak bisa menyusul kalau gitu ibu kan bisa menjemputmu.” Ucap Ibu


β€œ Aku hanya kasian kepada Ibu,Ibu mungkin sibuk mengerjakan pekerjaan rumah jadi tidak sempat untuk menjemputku jadi aku memutuskan jalan kaki dan lagi pula jarak kampus ke rumah kan tidak terlalu jauh.” Jawab Ila dengan panjang lebar


β€œYa sudahlah, masuklah dan segera bersihkan dirimu.” kata ibu


β€œBaik Bu.” Jawab Ila (dengan keadaan yang sangat Lelah habis jalan kaki Ila berjalan masuk)

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2