Bukan Cinta Yang Salah

Bukan Cinta Yang Salah
Bab 23.Mimpi Bulan madu


__ADS_3

"Nat,loe beruntung banget yah,punya mama kayak Tante Ajeng." ucap Andi.


"Lah emang nya Kenapa sama nyokap loe." tanya Natan.


"Dia terlalu sibuk dengan karier nya, sehingga lupa sama kewajiban nya sebagai ibu,bahkan dia nggak pernah tuh masakin gue makanan, sedangkan Tante Ajeng,dia selalu turun tangan untuk masak walaupun Bi Inah yang bantuin." Andi menghembuskan nafasnya.


"Mungkin mama loe begitu karena dia paham,gak ada yang biayain hidupnya kecuali dirinya sendiri, secara,maaf yah,papa loe kan ceraikan mama loe tanpa sebab." ucap Natan sambil menyendok kan makanan ke mulutnya.


"Tapi sekarang kayak udah beda deh Nat, sekarang gue udah bisa menghasilkan uang sendiri,bahkan menurut gue, penghasilan gue udah lebih dari cukup buat gue sama nyokap doang,tapi nyokap gue masih tetap sama." ucap Andi.


"Eemm mungkin nyokap loe bosen kali kalau di rumah, Makanya dia lebih milih buat kerja." ucap Natan.


"Kayaknya sih gitu." ucap Andi.


Saat mereka sedang makan, tiba tiba Anna datang menghampiri keduanya,ia memegang pundak Natan dari belakang.


"Suami!" Anna mengagetkan Natan.


"Uhuk uhuk uhuk." Natan tersedak saat makan.


"Aduh minum minum,maaf yah Anna ngagetin." Anna memberi Natan minum.


"Ada apa, bukannya tadi lagi tidur." ucap Natan.


"Udah nggak ngantuk lagi,tadi kebangun gara gara mimpi." ucap Anna.


"Mimpi apa." tanya Natan.


"Bulan madu, hehehe." Anna tertawa kecil.


Yang Anna tau,bulan madu itu adalah liburan, makanya dia tertawa seperti itu saat berbicara bulan madu,namun berbeda dengan Natan dan juga Andi,mereka membulat kan matanya mendengar perkataan Anna.


"Jangan keras-keras ngomong nya." Natan berbisik ke telinga Anna.


"Emang nya Kenapa,ada salah yah?" Anna pun ikut berbisik.


"Ada orang di sini." ucap Natan terlihat salah tingkah.


"Hai, sepertinya Anna teh pernah lihat kamu,tapi dimana yah" Anna malah menyapa Andi.


"Hai juga nyonya Natan,mungkin perasaan kamu aja,eemm kalian lagi bisik bisik apa sih,aku jadi penasaran." ucap Andi.


"Nggak tau tuh suami,katanya jangan keras-keras ngomong bulan madu nya." Anna duduk di sebelah Natan.

__ADS_1


"Emang kalian belum bulan madu,sampe ke bawa mimpi segala?" tanya Andi.


"Belum,nggak tau tuh suami,Anna pengen cepet-cepet bulan madu tapi dia nggak ngajak ngajak juga." ucap Anna dengan polosnya.


"Anna stttttt." Natan menempelkan telunjuk di jari nya.


"Hahaha,jadi kamu mau bulan madu tapi Natan belum ngajak?" Andi tertawa mendengar perkataan Anna.


"Iyah,payah ah,masa katanya harus nunggu aku selesai datang bulan dulu,baru boleh bulan madu, padahal dari kemaren juga aku teh udah pengen." ucap Anna.


"Tuh Nat, istri loe udah nggak tahan,masa loe nya kalah sama dia,hehehe." Andi tertawa kecil.


"Bukan gitu maksud dia Ndi,loe belum paham." ucap Natan, bingung menjelaskan nya.


"Ah payah loe,eemm terus sekarang udah selesai datang bulan nya." tanya Andi.


"Udah, makanya nanti aku mau nagih janjinya,kalau sampai nggak awas aja." Anna menatap ke arah Natan yang seperti nya Sedang kebingungan.


"Di tagih nggak tuh,hahaha." Andi sampai sakit perut mendengar perkataan Anna.


Natan hanya bisa menepuk jidatnya mendengar perkataan istri nya itu,ia benar benar pusing mempunyai istri seperti Anna.


"Suami,ayo dong kita bulan madu!" Anna menarik tangan Anna.


"Emang Anna tau bulan madu itu apa?" tanya Andi mengetes Anna.


"Bulan madu itu liburan kan,jalan jalan jauh gitu,Anna pengen banget liburan." ucap Anna dengan polosnya.


"Ya ampun Anna Anna,gue kira loe beneran ngerti." Andi menepuk jidatnya.


"Emang nya salah yah?" Anna mendekati Andi.


"Iyah benar kok,bulan madu itu liburan,iyah Iyah liburan." ucap Andi pura pura tersenyum.


Andi kemudian menatap Natan,Natan pun menahan tawanya melihat ekspresi wajah Andi yang terlihat kebingungan.


"Kalian berdua ini memang lucu,tapi lebih cocok jadi Abang sama adek aja kali yah, soalnya Anna terlalu polos buat Loe Nat." ucap Andi tak habis pikir dengan tingkah Anna.


"Eemm kalian berdua Kenapa ngomong nya pelan banget sih,Anna kan nggak bisa denger." ucap Anna yang melihat Andi berbisik bisik.


"Nggak bukan apa apa,kita lagi ngomongin masalah cowok,Anna nggak akan ngerti,oke." ucap Andi sambil tersenyum.


"Oh ya udah." ucap Anna sambil tersenyum.

__ADS_1


"Eemm,Anna,saya mau ke rumah Andi sebentar,nggak papa kan kalau saya tinggal?" tanya Natan.


"Anna ikut yah?" ucap Anna sambil tersenyum.


("Duh gimana caranya yah biar Anna nggak ikut,gue gak mau Anna ikut campur sama masalah ini.") batin Natan.


"Gini yah,Anna kan abis pulang dari rumah sakit,jadi harus banyak istirahat,eemm gini deh,nanti pas saya pulang anna mau di beliin apa?" Natan mencari cara agar Anna tidak jadi ikut.


"Ya udah deh,tapi bener yah di beliin sesuatu." ucap Anna.


"Iyah,mau apa?" tanya Natan lagi.


"Anna mau boneka Teddy bear,nanti beliin yah." ucap Anna.


"Ya udah nanti di beliin yah." ucap Natan.


"Kita berangkat dulu yah,Anna jangan nakal di rumah,hehehe." ucap Andi sambil terkekeh.


"Apaan sih emangnya Anna anak kecil apa." Anna mengerucut kan bibir nya.


"Nggak nggak,Anna bukan anak kecil kok,udah yah sana masuk kamar, istirahat yang cukup." ucap Natan.


"Ya udah, hati hati di jalan yah,eemm om jagain suami yah." ucap Anna yang langsung pergi meninggalkan mereka berdua.


"Sialan gue di panggil om." ucap Andi sambil melihat Anna berjalan.


"Hahaha, makanya cukur tuh kumis sama jenggot loe biar gak di panggil om sama bini gue." Natan tertawa melihat ekspresi Andi.


"Emang gue kelihatan tua banget yah." Andi melihat wajahnya di layar ponselnya.


"Enggak kok,ayo ah berangkat." Natan menarik tangan Andi.


Mereka pun berangkat,Natan sengaja tidak membawa mobil,ia berangkat menggunakan mobil Andi, karena ia sedang malas untuk menyetir.


Andi adalah seorang model,dan baru beberapa bulan ini ia pun terjun ke dunia akting,kebetulan hari ini ia sedang libur,makanya bisa bersantai santai seperti itu.


Waktu malam itu pun,ketika ia mengintai Sierra,ia menggunakan masker dan topi supaya tidak ada yang mengenalinya karena ia sudah mulai terkenal saat ini.


"Nat,loe beneran belum ngapa ngapain si Anna?" tanya Andi saat di dalam mobil.


"Belum." jawab Natan santai.


"Kalau tadi gue nggak nanya apa artinya bulan madu ke dia,mungkin gue masih mikir kalau Anna itu cewek agresif,tapi ternyata dia polos banget,loe beruntung dapetin dia bro." ucap Andi sambil menyetir.

__ADS_1


__ADS_2