Bukan Cinta Yang Salah

Bukan Cinta Yang Salah
Bab 60.Artis Idola


__ADS_3

Tak terasa waktu pun sudah menjelang malam,saat Natan selesai melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslim, tiba-tiba ia dikagetkan dengan suara ponsel nya yang berdering.


Kring kring kring


"Ngapain dia nelpon malem malem." Natan merasa heran,namun ia pun mengangkat telponnya.


"Halo,kenapa di?" tanya Natan.


"Nggak gue cuma mau nanya,gimana kabar Loe,gue belum hubungi loe setelah kejadian waktu loe mabok itu,biasalah gue agak sibuk dikit." ucap Andi.


"Ohh,Iyah gue nggak papa,jauh lebih baik sekarang,bahkan baik banget sebaik baiknya." ucap Natan.


"Loe ngomong apa sih,apa gue yang nggak ngerti yah." Andi bingung mendengar jawaban Natan.


"Pokoknya intinya gue sehat,udah gitu aja,biar otak loe nggak kelamaan mikir." ucap Natan.


"Emang loe pikir gue nggak bisa mikir apa?" Andi kesal dengan perkataan Natan yang meremehkan dirinya.


"Hmm terserah loe aja,eemm gue lagi di Bandung nih,di rumah mertua gue." ucap Natan.


"Wah serius loh, Bandung nya sebelah mana, soalnya gue juga lagi di Bandung nih." ucap Andi.


"Ngapain loe di Bandung?" tanya Natan.


"Gue lagi ada pemotretan di sini,loe kasih alamatnya dong kalau deket,nanti gue kesana." ucap Andi.


"Mau ngapain loe,nggak nggak gue nggak enak sama mertua gue." ucap Natan.


"Pelit banget sih loe,ayo dong,gue bosen nih di sini." ucap Andi.


Saat Natan Sedang telponan,Anna yang sejak tadi sedang tiduran di paha Natan pun heran dengan apa yang mereka obrolkan.


"Kenapa mas?" tanya Anna.


"Ini si Andi katanya lagi ada di Bandung." jawab Anna.


"Eh itu Anna yah,gue mau ngomong dong bentar." ucap Andi saat mendengar suara Anna.


"Mau ngapain?" tanya Natan.


"Bentar geh Nat,loe pelit banget." ucap Andi.

__ADS_1


"Ya udah bentar,bawel." Natan pun memberikan ponselnya kepada Anna.


"Halo om artis ada apa?" tanya Anna.


"Om artis,siapa tuh?" Andi sepertinya sedang berpikir keras di sana.


"Ini yang ngomong sama Anna, hehehe." Anna terkekeh.


"Ya udah terserah deh mau manggil gue apa, pokonya intinya sekarang gue tanya,alamat rumah kamu di mana?' tanya Andi.


"Alamat nya di xxxx." Anna pun memberikan alamat rumah nya.


"Wah kebetulan Deket tuh,paling lima belas menitan dari sini,Gue boleh nggak ke sana?" tanya Andi.


"Wah,Om artis mau kesini,boleh banget atuh,Anna teh seneng ada artis main ke rumah,nanti nginep yah di sini,Anna tunggu." ucap Anna.


"Oke,sip." Andi pun langsung mematikan telponnya.


Natan pun tak percaya dengan apa yang Anna katakan,Anna memperbolehkan Andi untuk datang ke rumah nya, apalagi Anna menyuruh Andi untuk menginap di rumah nya.


"Kok di kasih tau sih sayang alamat nya." ucap Natan.


"Oh,ya udahlah kalau memang bisa bikin Ambu seneng,mas ngizinin dia kesini." ucap Natan.


"Tapi mas,Anna nggak mau bilang dulu sama Ambu,biar bikin kejutan sedikit." ucap Anna.


"Ya udah Iyah." ucap Natan.


"Ayo mas,kita tunggu di depan,Ambu juga paling lagi nonton sinetron om artis di depan, biasanya sih gitu kalau abis magrib." Anna bangkit dari tidurnya.


"Ya udah ayo." Natan pun turun dari tempat tidur mengikuti Anna.


Mereka langsung berjalan ke arah ruang tamu,dan benar saja,Ambu sedang pokus menonton TV, sinetron yang di bintangi oleh Andi,wajar saja,Andi sedang naik daun sekarang, makanya ia sangat sibuk akhir akhir ini.


"Mau nonton TV nggak sini,lagi seru seru nya ini." Ambu sampai mendekat ke arah TV supaya jelas.


"Aduh Ambu kayaknya seneng banget sama sinetron ini." Anna dan Natan duduk di sofa depan TV.


"Ambu maaf yah kita duduk nya di sini." ucap Natan merasa tidak enak karena Ambu duduk di bawah deket dengan televisi nya.


"Nggak apa-apa nak,emang seharusnya duduk nya di sana,cuma Ambu lagi seru aja ini film nya jadi ke sini biar lebih jelas,tuh kan malah iklan dulu." Ambu menghembuskan nafasnya, kemudian ia duduk di sofa di samping Anna.

__ADS_1


"Abah kemana Bu?" tanya Natan.


"Abah kebagian jaga ronda malam ini,jadi dia langsung ke pos abis sholat Maghrib tadi." ucap Ambu.


"Oh." Natan angguk angguk.


Sekitar lima belas menit kemudian, mereka mendengar suara mobil di depan gerbang,Natan pun langsung keluar untuk membuka gerbang nya,ia bilang pada Ambu kalau yang datang adalah temannya yang kebetulan lagi berada dekat dari sini.


"Siapa yah neng?" tanya Ambu penasaran.


"Nanti juga Ambu bakal tau,Ambu pasti seneng lihat orang yang bertamu ke rumah kita." ucap Anna sambil tersenyum.


"Hah,emang nya Ambu kenal sama dia, bukanya tadi suami mu bilang kalau yang datang temannya." ucap Ambu.


"Iyah,nanti kita lihat aja." Anna tak sabar melihat ekspresi Ambu saat melihat artis idolanya.


Mobil yang ditumpangi Andi pun berhenti di depan rumah Anna, halaman rumah Anna cukup besar sehingga bisa masuk sekitar lima mobil di depan nya.


"Gimana nyasar gak loe tadi?" ucap Natan saat Andi keluar dari mobilnya.


"Nggak lah,gue hapal daerah sini." ucap Andi.


"Loe sih waktu gue lamaran ke sini nggak ikut, jadinya nggak tau deh di mana rumah Anna." ucap Natan.


"Yah loe tau kan akhir akhir ini gue sibuk." ucap Andi.


"Ya udah ayo,kita ngobrol nya di dalem aja." ucap Natan.


Andi pun mengikuti Natan dari belakang,ia masuk ke dalam rumah,Ambu memperhatikan Andi yang mengucapkan salam dan mencium tangan nya,Ambu Belum mengetahui siapa sebenarnya tamu nya ini, karena Andi memakai masker dan belum membukanya.


"Kenalkan,ini Andi Bu,temen Natan dari Jakarta, katanya dia lagi ada kerjaan di sini,makanya mampir, nggak papa kan Bu?" ucap Natan.


"Iyah nggak apa-apa, kalau gitu duduk,Ambu mau ambil kan minum dulu." Ambu terus memperhatikan wajah Andi yang memakai masker.


Saat Ambu ke dapur,Anna menyapa Andi. "Nyasar nggak tadi cari alamat nya?" tanya Anna.


"Nggak kok,aku hapal daerah sini,tenang aja." ucap Andi Sambil tersenyum.


Andi pun membuka masker nya,namun saat wajahnya tak ada kumis dan jenggot, sehingga Anna kurang mengenali.


"Kok sekarang muka nya nggak kayak om om lagi,nah gitu dong,kan jadinya ganteng kayak di sinetron itu, hehehe." Anna terkekeh dengan ucapan nya.

__ADS_1


__ADS_2