
"Kenapa kau diam,apa kau merasa tersinggung dengan ucapan ku,aku mengatakan ini semua agar kau sadari bahwa kau telah salah mengambil keputusan,jadi, sebaiknya kau pikirkan baik baik lagi,jika kau tak mau rumah tangga anakmu sama seperti mu." ucap Ajeng yang langsung berdiri. "Ku harap kau bisa menjadi seorang ibu yang jauh lebih baik dari pada apa yang aku pikirkan selama ini,aku permisi!" Ajeng pun langsung pergi dari tempat tersebut.
Ajeng termenung sejenak,ia kembali mencerna kata kata Ajeng,ia jadi dilema sekarang, apakah ia harus membatalkan pertunangan ini atau melanjutkan nya Kembali.
("Hmm,Ajeng sepertinya benar,rumah tangga ku sudah hancur karena aku sendiri, sebenarnya aku pun menyesali perbuatan ku yang telah menghianati mas Arif, sepertinya,aku tak boleh egois,selama ini,Andi selalu mengikuti semua yang aku inginkan,tapi untuk soal rumah tangga nya, sepertinya aku sudah keterlaluan,aku pun sebenarnya sayang sama Andi,aku tak mau dia marah lagi padaku.") batin Anya.
Anya mengambil ponselnya di dalam tas, kemudian ia menelpon seseorang."Jalankan perintah yang aku katakan tadi." Anya pun langsung mematikan telponnya,Dan ia pun langsung pergi dari tempat tersebut,ia akan menemui seseorang lagi.
Anya mengendarai mobilnya,ia akan bertemu dengan Elsa,ia akan membatalkan kesepakatan nya ini, walaupun ia belum tahu bagaimana Elsa menanggapi nya nanti.
Beberapa saat kemudian,Anya telah sampai di rumah Elsa,ia pun langsung memencet bel,dan tak lama kemudian, asisten rumah tangga nya pun membuka pintunya.
"Elsa nya ada bi?" tanya Anna.
"Ada nyonya,eemm barusan teh den Andi yang kesini, sekarang nyonya juga kesini,tapi dia sudah pulang lagi sih." ucap bibi,ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
("Andi,ngapain dia menemui Elsa?") batin Anya.
"Terus tadi mereka ngomongin apa bi?" tanya Anya.
"Nggak tau, soalnya mereka ngobrol nya di kamar non Elsa." ucap bibi.
"Ya sudah,kalau begitu tolong,panggilkan Elsa,bilang saya yang datang." ucap Anya.
"Baik nya, silahkan masuk,dan tunggu saja di ruang tamu." ucap bibi yang langsung masuk terlebih dahulu untuk memanggil Elsa di kamar nya.
Sementara Anya langsung masuk,Dan ia pun duduk sofa ruang tamu untuk menunggu Elsa datang.
Tak lama kemudian,Elsa pun datang,ia langsung duduk dengan santai di sofa yang berada di depan Anya.
__ADS_1
"Ada apa lagi Tante?" tanya Elsa santai.
"Apa benar tadi Andi kesini?" tanya Anya.
"Hmm Iyah." jawab Elsa malas.
"Mau apa dia menemui mu?" tanya Anya.
"Dia menolak perjodohan ini,dan dia ingin aku membatalkan nya,tapi aku sudah bilang kalau Tante yang merencanakan ini semua,ini bukan kemauan ku." Elsa menyilang kan kaki nya.
("Pantas saja dia sangat marah besar padaku, ternyata dia dari rumah Elsa tadi.") batin Anya.
"Sepertinya aku juga akan meminta hal yang sama,aku ingin perjodohan ini dibatalkan,aku sudah berubah pikiran dan aku tak mau Andi membenciku karena rencana ku ini." ucap Anya.
"Hahaha,tante ini sangat lucu,Bagaimana caranya aku membatalkan pertunangan ini, sementara itu baru saja dilaksanakan semalam,alasan apa yang harus aku katakan pada teman media, semua masyarakat bahkan satu Indonesia ini sudah tau kalau semalam aku bertunangan dengan Andi,dan itu semua rencana Tante kan." Elsa tertawa.
"Tidak segampang itu Tante,aku tak mau membatalkan nya,karena aku sangat menikmati kepopuleran ku ini, Tante bisa lihat,namaku langsung melejit dalam waktu satu malam karena rencana Tante ini,dan aku tak mau itu berakhir begitu saja,lagian aku juga sangat penasaran dengan anak Tante itu,tadi dia menolak ku,hmm sungguh membuat ku semakin penasaran bukan,hehehe." ucap Elsa,ia tertawa kecil.
("Sepertinya Elsa memang wanita yang sangat licik,aku tak menyangka dia seliar ini,ku kira dia wanita yang terhormat,tapi ternyata dia sangat murahan,aku sudah salah mengambil keputusan,aku harus membereskan masalah ini,dengan sifat nya seperti ini,aku yakin,Elsa bukan tipe wanita yang setia,dia pasti akan mencari Pria lain setelah bosan dengan Andi,aku tidak akan membiarkan nya.") batin Anya.
"Kenapa Tante, sudahlah,aku ada urusan lain,aku harus pergi sekarang,Tante tidak usah repot-repot untuk datang kesini,aku akan menemui Tante nanti di rumah, sekalian aku ingin menemui anak Tante yang tampan itu,hehehe." Elsa pun berdiri,ia langsung melangkah ke luar.
"Kamu mau kemana?" tanya Anya.
Elsa menghentikan langkahnya,ia menengok ke belakang." Bukan urusan Tante." kemudian Elsa melanjutkan langkahnya.
("Aku harus segera menjalankan rencana ku,aku tak mau Elsa semakin menjadi jadi, sepertinya inilah jalan satu-satunya agar Elsa dan Andi bisa membatalkan pertunangan mereka.") batin Anya.
Sementara Elsa,ia sudah berada di dalam mobil nya,Elsa mengendarai mobilnya ke tempat tujuan nya.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian,Elsa sampai di sebuah hotel bintang lima,ia masuk dengan melihat kanan kiri, setelah merasa aman ia pun langsung masuk ke dalam.
Elsa kini masuk ke sebuah kamar hotel yang sudah ia ketahui,dan seseorang pun sudah menunggu nya di dalam.
"Hai sayang,nunggu lama yah?" tanya Elsa,ia bergelayut di tangan pria tersebut.
.
"Tidak sayang,aku akan sabar menunggu wanita secantik mu." ucap pria tersebut.
"Apakah kita akan melakukan nya sekarang?" tanya Elsa.
"Sepertinya aku juga sudah tidak sabar." ucap pria tersebut.
Elsa langsung melu*at bibir Pria tersebut dengan rakus, Setelah itu mereka langsung menjalankan aksinya,hanya terdengar suara erangan nikmat dari sudut kamar tersebut, sepertinya mereka sangat menikmati permainan nya.
Saat sudah melakukannya,Elsa pun ke kamar mandi, setelah itu,ia pun memakai pakaian nya kembali.
"Sayang sepertinya aku harus segera pergi,aku masih ada urusan lain,jika kau butuh aku lagi,kau bisa hubungi aku seperti tadi." Elsa mengecup bibir pria tersebut kemudian ia langsung keluar dari kamar tersebut.
Sementara pria tadi,ia pun tersenyum licik,ia memakai pakaiannya kembali,setelah itu mengambil sebuah kamera kecil yang sengaja ia simpan di samping vas bunga yang ada di kamar tersebut.
"Berhasil." ucap pria tersebut,ia pun langsung menelpon seseorang.
Tut...Tut..Tut...
"Halo bos,aku sudah berhasil merekamnya." ucap pria tersebut.
"Berikan rekaman itu pada salah satu orang yang bekerja di stasiun TV,tapi jangan lupa,kau edit dulu wajahmu atau blur saja,kau juga tak ingin kan kalau sampai kau di incar wartawan atau pun polisi." ucap seorang wanita dari balik telpon.
__ADS_1