Bukan Cinta Yang Salah

Bukan Cinta Yang Salah
Bab 59.Artis dadakan


__ADS_3

Gimana?" tanya Anna.


"Ternyata jam tiga sore sayang,mas udah panik tadi hmmm." Natan menghembuskan nafasnya.


"Ya udah ayo kita mandi,Abah pasti sudah pulang,nggak enak kalau lama lama di kamar." ucap Anna turun dari tempat tidur.


"Kita?" Natan mengulangi perkataan Anna.


"Eh,aku maksudnya." ucap Anna.


"Kita juga nggak papa,belum pernah kan mandi bareng?" Natan menggoda Anna.


"Nggak ah malu." ucap Anna.


"Ya udah,sana duluan,jangan lama yah!" ucap Natan.


"Siap." Anna mengacung kan jempolnya.


Anna dan Natan bergantian untuk membersihkan dirinya,setelah keduanya selesai, mereka langsung keluar dari kamar.


"Ambu?" Panggil Anna, ketika Ambu sedang berada di dapur.


"Eh,kamu teh udah bangun nak, kebetulan,Ambu teh baru selesai masak,ayo ah kita makan bareng,Abah juga udah pulang,lagi mandi tuh." Ambu menyiapkan piring untuk makan.


"Iyah Ambu,sini Anna bantuin." Anna langsung membantu ambu nya menyiapkan makanan.


"Suami kamu teh di mana?" tanya Ambu.


"Tadi ke depan,paling juga duduk di teras." ucap Anna.


Saat mereka sedang menyiapkan makanan, tiba tiba Suharto menghampiri mereka. "Abah." Anna langsung mencium tangan Abah.


"Euleh euleh anak Abah teh,makin geulis wae,kamu sehat neng?" tanya Abah.


"Alhamdulillah,Anna sehat bah,Abah sendiri gimana?" tanya Anna.


"Abah juga sehat,eemm suamimu di mana?" Abah melihat kanan kiri.


"Kayaknya lagi di teras deh bah, sebentar Anna lihat dulu,sambil panggil kesini,buat makan bareng." ucap Anna.


"Ya udah." Abah mengangguk.


Saat Anna ke depan,Anna terkejut ketika Natan ternyata sedang di kerumuni oleh emak emak di depan rumah nya,Anna langsung menghampiri nya.

__ADS_1


"Eh,lagi pada ngapain ini teh?" tanya Anna dengan ramah.


"Eh ada neng Anna, euleh euleh neng Anna teh tambah cantik,seger lagi,ini kita teh lagi ngobrol sama suami kamu,nggak apa apa kan?" tanya salah satu ibu ibu.


"Iyah boleh,tapi kita teh mau makan dulu yah,nanti bisa di lanjutin lagi ngobrol nya." ucap Anna.


"Tapi sebentar dulu,kita teh belum foto bareng dulu,jarang kan ada cowok ganteng kesini, apalagi suaminya neng Anna ini mirip artis Korea,ah resep pisan pokonya." ucap ibu ibu tersebut.


"Ya udah atuh kalau mau foto dulu mah,Anna ke dalem duluan nanti mas Natan nyusul yah." ucap Anna.


"I-iyah,nanti mas nyusul." ucap Natan gugup.


Anna pun hanya geleng-geleng kepala sambil berjalan,ia tak mengerti kenapa suaminya itu di kira artis Korea.


Saat masuk ke dalam,Abah dan Ambu heran karena Anna datang sendirian,bukankah katanya tadi dia ingin memanggil suaminya untuk makan bersama.


"Anna,kok sendirian sih,si Ujang nya kemana?" tanya Abah.


"Si Ujang siapa Abah teh,anak juragan kambing?" tanya Anna heran.


"Itu,suami kamu maksud Abah teh,kemana?" Abah meralat ucapan nya.


"Lagi foto foto sama ibu ibu." ucap Anna.


"Abah lihat aja sendiri di luar!" ucap Anna yang langsung duduk di atas tikar.


Yah, biasanya Anna dan keluarganya makan di bawah dengan beralaskan tikar, sebenarnya mereka juga mempunyai meja makan,tapi mereka lebih menyukai seperti itu,meja makan hanya mereka gunakan jika ingin saja sesekali,itu pun sangat jarang, menurut nya makan dengan beralaskan tikar lebih nikmat dan rasa kekeluargaan nya terasa lebih berasa.


"Ya udah Abah lihat ke depan, sebentar." Abah langsung berdiri.


Abah terkejut saat melihat menantu nya sedang di pegang pegang sambil berfoto-foto dengan emak emak yang baru bisa bermain internet itu.


"Euleh siah menantu saya,di rebutin sama emak emak,nggak bisa di biarin ini." Abah pun langsung menghampiri mereka.


"Hei,kalian teh sedang apa, bubar bubar,menantu saya baru kesini dia capek belum istirahat,besok saja kalau mau lanjutin foto foto nya." ucap Abah yang langsung mengusir mereka.


"Huuuuuuuh." para emak emak langsung bersorak sambil membubarkan diri nya.


"Abah." Natan langsung mencium tangan Abah


"Maaf yah nak, orang orang di kampung ini memang suka begitu kalau lihat anak kota." ucap Abah.


"Nggak apa apa bah, mereka pada unik unik,hehehe." Natan terkekeh.

__ADS_1


"Ya udah atuh,ayo masuk,kita makan bareng,udah siap di dalam." ucap Abah merangkul menantunya itu.


"Iyah bah." ucap Natan dengan sopan.


Mereka pun langsung masuk ke dalam,Natan pun langsung duduk di samping Anna.


"Kita mah makan nya begini,di bawah,nggak apa apa kan?" tanya Abah.


"Nggak papa bah, malahan lebih enak makan di bawah seperti ini." Natan tersenyum.


"Udah jadi artis nya?" tanya Anna.


"Hehehe,kamu jangan cemburu atuh sayang,masa cemburu sama emak emak." Natan terkekeh.


"Nggak kok,siapa yang cemburu,Anna teh cuma nanya aja." ucap Anna yang langsung mengambil kan nasi untuk suaminya.


"Mereka lucu yah bah." Ambu berbisik.


"Iyah,kaya kita dulu, hehehe." ucap Abah sambil terkekeh.


Mereka pun melanjutkan makan nya,Natan terlihat sangat lahap makan makanan yang di masak oleh Ambu, walaupun makanan nya sederhana namun terasa lebih nikmat menurut nya.


Setelah makan, mereka pun langsung mengobrol ngobrol di ruang tamu, sesekali mereka tertawa mendengar kan cerita Anna saat di Jakarta.


"Eemm jadi menurut Abah mah, kalian teh nggak usah Nunda kehamilan,Abah pengen segera punya cucu." ucap Abah.


"Rencana Natan juga gitu bah,tapi nggak tau kalau Anna mau apa enggak." ucap Natan.


"Anna mah ,gimana suami aja atuh,kan kalau istri harus nurut sama suami,bener kan Ambu?" ucap Anna.


"Iyah,aduh ambu teh seneng banget ternyata kamu bisa jadi istri yang baik,kamu teh tau nggak,waktu Anna ini mau di jodohkan sama kamu,Anna teh nggak mau makan seharian,hehehe." ucap Ambu pada Natan sambil terkekeh.


"Ih Ambu teh jangan bilang gitu atuh Anna teh jadi malu." ucap Anna.


"Nggak apa apa Anna,mas juga sama,pas mau di Jodohkan juga awalnya nggak mau,tapi ternyata sekarang, justru Natan sangat berterimakasih kepada Abah sama Ambu,Natan bersyukur menikah dengan Anna,gadis yang sangat baik,dia berbeda dari wanita yang lain,." Natan menatap Anna.


"Aduh aduh kalian teh bikin Ambu jadi baper,hehehe." ucap Ambu.


"Euleh euleh entah si Ambu,tau kata baper dari mana." ucap Anna.


"Eh Ambu kan sering lihat sinetron atuh,jadinya teh hapal." ucap Ambu merasa keren.


"Hehehe,Ambu bisa aja." Natan pun terkekeh dengan tingkah mertua nya.

__ADS_1


__ADS_2