
Setelah mengantar Lisa ke kantornya, Anyer pun segera melaju ke kantornya sendiri. Sesampainya di kantor, Anyer sudah di suguhkan dengan berkas berkas yang harus ia tanda tangani.
Di lain sisi Bia yang di dampingi Nathan akan menemui klain di sebuah caffe untuk membicarakan sebuah kesepakatan.
"Apa kamu yakin perusahaan mereka bisa di percaya?" Bia memastikan pada Nathan.
"Saya bisa jamin, Bu. Kualitas semen mereka sudah tidak di ragukan lagi," jelas Nathan.
Bia mengangguk. "Baiklah."
🌺  🌺  🌺
Bia berjalan anggun dengan menjinjing tas mewahnya. Tak lupa sebuah kacamata hitam menempel di depan matanya.
Nathan berjalan tegap di belakang Bia.Â
Setelah sampai di sebuh meja, kedatangan Bia di sambut oleh wanita cantik yang terlihat ramah.
"Bu Bia, silahkan duduk!" seru LisaÂ
Ya, wanita itu adalah Lisa.
"Perkenalkan saya Lisa sekertaris bapak Arga. Senang bertemu dengan anda!" Lisa menjabat tangan Bia.
Bia hanya membalas senyuman dari Lisa lalu menarik sebuah kursi. Begitu juga dengan Nathan yang mengikuti langkah Bia.
Terlihat Nathan dan Lisa saling berdiskusi, sementara atasan mereka hanya duduk santai sambil mendengarkan.
"Jadi bagaimana Bu Dir?" tanya Nathan ketika Lisa selesai menjelaskan dengan rincih.
Bia mengangguk. "Saya tertarik tapi, dengan harga yang lebih mahal apakah akan menjamin kualitas terbaik?" tanya Bia.
Kini Arga tersenyum. "Anda tidak perlu khawatir, saya akan menjamin kualitas semen kami. Jika suatu saat anda tidak puas, kami siap menggantinkan kerugian anda." Janji Arga.
__ADS_1
Bia mengangguk. "Baiklah saya setuju."
Akhirnya kesepakatan terjadi diantar kedua belah pihak. Arga merasa sangat puas. Dengan begini, mungkin perusahaannya akan bangkit kembali.
"Baik kalau begitu semoga anda puas. Saya sangat berterima kasih anda mau menerima prodak dari saya," ucap Arga.
"Semoga saja kalian tidak mengecewakan saya!" Bia kemudian meninggalkan tempat tersebut beserta Nathan.
Setelah kepergian Bia, Arga tersenyum puas menatap Lisa. "Sepertinya ini akan menjadi awal yang bagus untuk perusahaan kita." gumam Arga.
"Sepertinya begitu, Pak."Â
"Oh ya, sesuai janji saya. Saya akan membawa kamu keluar kota. Kita rayakan keberhasilan disana!" Arga mengedipkan satu mata membuat Lisa terkekeh.
"Ya sudah ayo pergi!" ajaknya pada Lisa.
🌺   🌺   🌺
Sesampainya di kantor Bia merasa terkejut saat melihat Rafa sedang menunggu kedatangan Bia.
"Maaf Nyonya, saya akan membahas kerja sama kita," ungkap Rafa.
Mata Nathan memincing mendengar sebutan Rafa.
"Apa kamu yakin Tuan kamu tidak berubah pikiran?" Bia memastikan.
"Saya bisa jamin, Nyonya tidak usah khawatir."
Bia pun mempersilahkan Rafa ke ruangannya bersama dengan Nathan.
Kali ini semua berpindah pada Nathan. Bia hanya duduk santai, sementara Nathan lah yang berdiskusi lagi.
Jika di pikirkan, tugas Nathan itu berat. Selain menjadi tangan kanan Bia, Nathan juga sebagai sopir cadangan. Kadang Nathan juga siap menjadi kurir. Namun, sedikitpun Nathan tak pernah mempermasalahkan pekerjaan. Yang terpenting adalah dirinya tetap berada di keluarga Wijaya.
__ADS_1
"Kalau begitu proyek ini akan dikerjakan dalam waktu dekat." ujar Rafa.
"Semoga lancar." Nathan menjabat tangan Rafa.Â
Rafa menyunggingkan senyumnya. "Amin."
Begitu juga dengan Bia yang menjabat tangan Rafa. Sebelum kepergian Rafa.
🌺  🌺  🌺
Bia mengistirahatkan tubuhnya sejenak. Kepalanya yang sedikit berdenyut dan kakinya yang terasa sedikit pegal.
Kini ia kepikiran kepada ayahnya. Tadi pagi ia belum sempat menjenguk. Dan, rencana nanti setelah pulang kerja ia dan Nathan akan langsung ke rumah sakit.
Bia sendiri sudah tidak sabar untuk menunggu besok karena besok adalah jadwalnya dokter Eldo memeriksa ayahnya.
Ketukan pintu terdengar. Nathan pun segera masuk. "Bu Dir, anda ingin makan siang di luar atau delivery?"
"Delivery aja, Nath!" Bia terlihat malas.
Nathan pun mengangguk. "Anda ingin pesan apa?" tanya Nathan lagi.
"Terserah kamu aja, Nath." Bia pasrah.
Sejenak Nathan terdiam memikirkan apa yang hendak ia pesan mengingat Bia pilih pilih soal makanan.
Selamat pagi pecinta novelku BUKAN PERNIKAHAN IMPIAN
Nih, aku mau kenalin novel kakak angkat jauh, yang pasti novelnya wajib kalian baca!!
Judul Novelnya SIMFONI TEMARAM TAKDIR
karya TITA DEWAHASTA
__ADS_1