Call Me Wiway

Call Me Wiway
Chapter 31. Jadian


__ADS_3

Ezza membuka pintu ruang kerja Aby perlahan. Lelaki itu menatap sekelilingnya, berharap bisa menemukan Wiway di sana.


"Silakan duduk Mas," ucap Marimar kemudian meninggalkannya.


"Ezza, akhirnya kau datang juga," Wiway begitu bahagia melihat kedatangan Ezza di tempat itu.


Gadis itu kemudian menghampirinya dan menggerakkan-gerakan tangannya di depan wajah Ezza berharap lelaki itu bisa merasakan kehadirannya.


Seketika kebahagiaannya sirna, membuat butiran kristal berjatuhan membasahi wajahnya.


"Kau bahkan tidak bisa melihatku meskipun aku di depanmu. Sepertinya kita memang tak bisa bersama Za," ucapnya Gusar


Gadis itu kemudian membalikkan badannya dan berjalan meninggalkannya.


Sementara itu, Ezza seakan merasakannya derita Wiway.


Kenapa dadaku begitu sesak, a**pakah dia* ada disini, kenapa aku bisa merasa jika Wiway sedang gusar. Entahlah, meskipun kau tidak ada di sini aku harap kau tahu jika aku akan selalu ada untukmu jadi jangan bersedih*.


"Semenjak kepergian mu dari hidupku, aku merasakan semuanya begitu hampa. Rasanya aneh ketika biasanya ada hantu Genit yang selalu menguntit ku kemanapun aku pergi, kini menghilang tanpa kabar. Aku tidak bisa lagi melihat tawa riang mu maupun sikap alay mu yang kadang membuat ku malu namun tak dipungkiri itulah yang membuat aku begitu merindukan mu. Aku rindu saat-saat kebersamaan kita, aku merindukanmu yang selalu menempel padaku, aku rindu kebucinan mu dan aku benar-benar merindukan kehadiran mu di sisiku. Apapun wujud mu kau tetaplah Wiwayku. Hantu baik hati dan tidak sombong yang hanya mencintai satu pria yaitu Ezza Sinatria. Jadi di manapun kau berada kembalilah padaku." ucap lelaki itu gusar.


Seketika Wiway menghentikan langkahnya dan berbalik menatap lekat kearah Ezza.


🎶Telah habis kata terangkai untuk membuatmu


Kembali mengingat semua apapun janjimu


Aku mohon dengan sangat kepadamu


Waktu bersama denganmu tak sebanding dengan


Hancur hatiku, begitu membekas di hidupku


Aku mohon dengan sangat kepadamu


Kembalilah, wahai sayangku


Hanya itu yang membuat aku tenang


Kembalilah, kembali padaku


Aku takkan pernah bisa hidup tanpamu🎶


"Aku juga merindukan mu Za, aku sangat-sangat merindukanmu," ucapan lirih dan memeluk erat lelaki itu.


Wiway, benarkah ini kamu,

__ADS_1


Ezza tersenyum ketika merasakan sentuhan mahluk tak kasat mata yang memeluknya erat.


Ia kemudian melingkarkan tangannya mencoba merengkuh Wiway yang tak terlihat olehnya.


"Aku tahu kau pasti akan datang Za, aku tahu jika kau pasti akan mencari ku," ucap Wiway terisak


Kenapa aku begitu gusar ketika bisa mendengar suaranya lagi,


"Maafkan aku Wi, sudah membuatmu bersedih," ucapnya sembari mengusap lembut rambutnya.


"Kau benar-benar Pangeran penyelamat ku Za, kau selalu datang saat aku lemah dan membutuhkan pertolongan mu, kau selalu hadir di saat yang tepat saat aku merindukanmu. Kau benar-benar Flinn Rider ku Ezza," ucapnya seraya membenamkan wajahnya di dada bidang Ezza.


"Seperti yang ku katakan, siapapun dirimu, darimana asal mu aku tidak peduli. Aku akan selalu menjadi Flinn Rider untukmu yang akan membawamu pergi dari kegelapan menuju cahaya terang hingga kau bisa menikmati indahnya dunia,"


🎶I don't care who you are


Where you're from


Don't care what you did


As long as you love me 🎶


Bak sebuah mantra setelah Ezza menyanyikan lagu itu, Wiway merasakan tubuhnya seperti mendapatkan energi kuat yang membuatnya kembali seperti saat memakai paku bumi.


Perlahan ia melepaskan pelukannya dan menatap lekat lelaki di hadapannya.


Gadis itu menyunggingkan senyumnya ketika merasakan tubuhnya mulai terlihat.


"Aku bisa terlihat lagi," ucapannya Bahagia


Ezza membelalakkan matanya ketika ia melihat sosok Wiway yang mulai terlihat sedikit demi sedikit.


"Aku bisa terlihat lagi Za!" serunya kemudian berjingkrak-jingkrak didepannya.


Kembali gadis itu menggerak-gerakkan tangannya didepan wajah Ezza.


"Apa sekarang kau bisa melihatku?" tanyanya sumringah.


Gadis itu kembali menggerakkan tangannya didepan Ezza, dengan senyum mengembang diwajahnya.


"Ezza?" sapanya ramah


Pemuda itu menyunggingkan senyumnya melihat sosok Wiway didepannya. Lelaki itu begitu terkesima dengan tingkat riang gadis didepannya. Ia terus menatapnya tanpa berkedip sedikitpun.


*Grep!!!

__ADS_1


Ezza menarik lengan gadis itu membuat Wiway begitu terkejut ketika pria itu mendongakkan wajahnya dan mencium lembut bibirnya.


Sementara itu Aby menatap keduanya dari kejauhan.


"Aku tidak menyangka jika dia benar-benar pemuda yang konyol. Dia sudah dibutakan oleh cinta hingga tak sadar dengan apa yang dilakukannya. Aku ingin tahu seberapa besar cintanya dan apakah kau benar-benar tulus mencintainya dengan segala resiko yang harus kalian hadapi." ucap Aby mengepalkan tangannya


"Kau terlalu konyol untuk mengungkapkan semua perasaanmu pada mahluk itu, apa kau tidak sadar sikapmu ini bisa membahayakan Wiway dan juga dirimu sendiri, jika kau benar-benar tulus mencintainya kau pasti tahu apa yang harus kau lakukan padanya." imbuhnya sinis.


Aby segera meninggalkan ruang kerjanya dan duduk di ruang tunggu.


"Wah sepertinya Mas Aby sedang galau tingkat dewa. Kasian sekali pasti Wiway lebih memilih Mas Ezza hingga membuatnya patah hati," ucap Susan


"Tenang Mas Aby, masih ada Marimar di sini yang siap mengobati luka di hatimu, eeaaa."


*********


"Sekarang aku bisa melihatmu lagi Wi," ucap Ezza begitu bahagia


"Benarkah, kau bisa melihatku?" tanya Wiway


"Benar, bukan hanya itu sekarang kau juga sudah kembali menjadi Wiway yang cantik dan seksi " bisik Ezza membuat gadis itu langsung mencubitnya.


"Dasar buaya," ucap Wiway


"Jangan salah Wi, buaya adalah binatang paling setia dan tidak pernah berselingkuh. Itulah filosofinya kenapa orang Betawi memakai simbol roti buaya sebagai seserahan pernikahan," sahut Ezza


"Buaya emang setia kalau di air, tapi kalau sudah di darat dia akan menjelma menjadi buaya darat." sahut Wiway sambil terkekeh


Ezza kemudian mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya.


Ia mengeluarkan sebuah cincin dan bersimpuh di hadapan Wiway.


"Seperti keinginan mu yang sangat ingin menjadi kekasihku, mulai hari ini aku Ezza Sinatria akan menjadikan mu sebagai satu-satunya wanita yang aku cintai dan akan berbagi suka duka bersamamu. Jadi maukah kau menjadi kekasihku Wiway?" tanya Ezza menatapnya intens


"Mau, mau banget!" ucap Wiway tersipu


Ezza segera berdiri dan memasangkan cincin itu di jari manis Wiway.


"Wah cantiknya," ucap Wiway menatap cincin pemberian Ezza.


"Jadi beneran kita sekarang jadian?" tanya gadis itu masih tak percaya


"Hmmm," jawab Ezza mengangguk pelan,


"Dan supaya kau tidak ragu dengan ucapan ku, aku juga akan memakai cincin yang sama denganmu agar cewek-cewek diluar tahu aku sudah menjadi milikmu," Ezza kemudian memakai cincin yang sama dengan Wiway

__ADS_1


"Wah, benar-benar sulit dipercaya. Akhirnya aku bisa menjadi kekasih Ezza Sinatria," ucapnya kemudian memeluk erat pria itu.


__ADS_2