Call Me Wiway

Call Me Wiway
Chapter 74. Bersemi lagi


__ADS_3

Jika pelukan ku tak bisa mengembalikan dirimu menjadi Wiway yang dulu, maka aku yakin ciuman penuh cinta pangeran Ezza akan mengembalikan Wiway kekasihku.


Ezza segera melepaskan pelukannya dan mencium lembut bibir wanita itu tanpa ragu.


*Cup!!


Seketika Wiway merasakan jantungnya berdetak kencang memompa aliran darah begitu cepat ke seluruh tubuhnya.


Ia merasakan darahnya seperti mendidih membuat wanita itu berusaha melepaskan diri dari ciuman Ezza.


Semakin Wiway berusaha melepaskan diri darinya semakin Ezza memperdalam ciumannya membuat wanita itu akhirnya luluh dan menikmati setiap sentuhan lembut darinya.


Sinar terang purnama seakan menambah suasana romantis kedua insan berbeda alam yang saling menautkan kasihnya.


Ezza mulai melepaskan pagutannya ketika merasakan sentuhan lembut dari Wiway.


Ia tersenyum dan menatap wajah ayu di hadapannya.


"Akhirnya kau kembali sayang," ucapnya kemudian memeluk wanita itu erat.


"Oh, benarkah," ucap Wiway kemudian menyentuh wajahnya.


"Tentu saja," sahut Ezza kemudian menariknya menuju ke spion mobil.


"Lihatlah, sekarang kau kembali manjadi Wiway ku yang cantik dan baik hati," ucapnya membuat Wiway tersipu


"Oh Ezza, aku jadi makin lope-lope sama kamu. Kalau begini terus gimana aku bisa meninggalkan kamu," ucap Wiway gusar


"Kamu gak usah gusar, karena jodoh, maut hanya Allah yang tahu. Kau tidak perlu memaksakan diri untuk melupakan aku ataupun meninggalkan aku dengan dalih apapun karena itu tidak benar sayang. Seperti sepatu janganlah kau memilih ukuran lebih besar agar kau bisa memakainya lebih lama meskipun kau tak nyaman memakainya. Ataupun kau berusaha memilih ukuran kecil berharap orang akan memuji kakimu yang mungil meskipun kau harus meringis menahan sakit karena kakimu yang kesakitan. Pilihlah ukuran sepatu yang sesuai dan pas dengan ukuran kakimu. Meskipun ia mungkin tidak awet atau tahan lama setidaknya kau harus memilih yang sesuai dan membuatmu nyaman. Karena sepatu itu akan menemani setiap langkahmu hari demi hari, bukan hanya satu hari saja. Begitupun dengan pasangan sayang, pilihlah yang sesuai dan membuatmu nyaman karena ia akan menemani hari-harimu hingga tutup usia. Jangan kau berpikir untuk meninggalkan aku demi kebahagiaan aku, atau karena kita berbeda karena itu bukanlah jalan keluar terbaik. Karena kita tidak bisa menolak takdir Tuhan sayang, jadi jalani aja dulu, biarkan semuanya mengalir seperti air. Soal apapun yang terjadi nanti kita pikirkan nanti saja ya," terang Ezza membuat Wiway langsung mengangguk setuju.


"Kadang patah hati membuat seseorang menjadi bijak, dan itu benar adanya, sekarang aku bisa merasakan Ezza yang begitu bijak dan pengertian," ucap Wiway tersenyum menatapnya.


"Sekarang ayo pulang?" ajak lelaki itu.


Saat keduanya akan melangkah menuju sepeda motor Ezza, Aby segera menghadangnya.


"Sebaiknya Wiway tinggal bersama ku saja, berbahaya jika dia tinggal di rumahmu," ucap lelaki itu menahannya


"Sans aja By, Wiway akan tinggal di kosan gue bukan di rumah ku," sahut Ezza


"Tapi bukannya Lo sudah gak kos di sana lagi Za?" tanya Wiway


"Kok kamu tahu sih sayang, jangan bilang kamu jadi spy selama aku amnesia?" telisik Ezza


"Begitulah, namanya juga fans garis keras, jadi aku selalu berusaha mencari tahu tentang dirimu meskipun kau sudah mencampakkan aku," jawab Wiway


"Dih kapan gue mencampakkan kamu, yang ada juga sebaliknya," sahut Ezza


"Iya sayang maaf," jawab Wiway


"Tetap saja, dia akan lebih aman jika bersamaku. Aku takut dia bisa berubah sewaktu-waktu dan itu bisa membahayakan dirimu," sahut Aby

__ADS_1


"Sans aja, gue ini kan pawangnya jadi mana mungkin Wiway bisa membahayakan gue. Justru aku khawatir jika dia bersama kamu By, aku takut kamu kenapa-kenapa. Jadi biarkan dia bersamaku," sahut Ezza


"Yang Ezza katakan itu benar By, aku takut akan mencelakai mu jika aku tinggal bersama mu. Apalagi sekarang aku sulit mengontrol kekuatanku," imbuh Wiway


"Baiklah kalau itu mau mu, tapi kau harus segera menghubungi aku jika terjadi sesuatu dengan Wiway," jawab Aby


"Oghey,"


Aby segera bergegas meninggalkan keduanya.


"Kuy naik," ucap Ezza


"Eit tunggu dulu," ucap Derry menahan keduanya


"Apalagi bro?" tanya Ezza


"Ikan hiu naik perahu,"


"Cakep,"


" Ikan lele ilang kumisnye,"


"Cakep,"


"Jangan seenaknya ninggalin gue karena udah ketemu sama pacarnye," sahut Derry berkacak pinggang


"Astoge gak peka amat Lo bro," sahut Ezza terkekeh melihat ekspresi wajah Derry.


"Cakep,"


"iya bolehkan sekali-kali, "


"Jaka sembung naik sepeda," sahut Derry


"Cakep,"


"Bagi ongkos dong barang satu juta,"


"Dih itu minta apa ngerampok," sahut Ezza


"Wkwkwkw, sekali-kali malak anak sultan. Kan gak mungkin gue pulang naik bus Za, bisa luntur ketampanan paripurna gue,"


"Iyeh, naik taksi aja bang biar gak meleleh tuh muka plastik,"


"Sue, sekate-kate Lo. Tampan-tampan Gini muka gue gantengnya alami bukan fake apalagi hasil Operasi," sahut Derry


"Percaya Abang, tapi kenapa ya lo masih saja jones wkwkwkwk,"


"Ikan hiu makan pepes, biarin jones yang penting famous eeaaaa," sahut Derry terkekeh


"Dih kepedeaan,"

__ADS_1


"Ikan hiu makan semangka, Jangan iri Kaka," imbuh Derry


"Dih siapa juga yang iri, Ikan lele makan durian, jangan kepedeaan tetap aja gue yang paling tampan wkwkwk,"


"Ikan cumi minum es Kelapa, iyain aja deh biar bahagia,"


Ezza segera memberikan ongkos kepada Derry kemudian meninggalkan pemuda itu.


"Dasar anak muda, kalau lagi bucin kenapa gue pasti jadi korbannya."


*********


Pagi itu di kampus Ezza.


"Beneran gue gak papa ikut yank?"


"Iya sayang, aku gak mau kamu ilang lagi kalah aku tinggal di kos sendirian," sahut Ezza


Lelaki itu menggandeng Wiway masuk ke dalam kelasnya.


"Kenapa gue ikut masuk??" tanya Wiway


"Gak papa gak akan ada yang tahu ini kalau kau bukan mahasiswa. Lagian sekarang aku gak bisa ninggalin kamu sendirian lagi, pokoknya aku tidak mau kau kenapa-kenapa dan jujur saja aku tidak mau kehilangan kamu lagi. Jangan pernah pergi lagi karena aku akan selalu ada di samping mu hari ini, besok dan selamanya," ucap Ezza menggendong jemari Wiway


"Iya sayang, aku tidak akan meningkatkan mu lagi. Mulai sekarang aku akan selalu ada di sisimu apapun yang terjadi, sekarang aku tidak akan mempermasalahkan perbedaan kita lagi. Seperti katamu jalani aja dulu apapun yang akan terjadi biarlah terjadi," jawab Wiway


"Good girl, tapi sayang aku gak bisa kiss kamu sekarang," bisik Ezza membuat Wiway langsung memerah


"Ish apaan sih sayang," sahutnya tersipu


Ezza terkekeh melihat ekspresi wajah Wiway.


Tidak lama dosenpun masuk ke dalam kelas, dan semua mahasiswa segera duduk di tempatnya masing-masing.


"Ezza, bisa tolong bantu bapak sebentar?" ucap sang Dosen


"Iya pak," sahut Ezza langsung menghampirinya.


"Tolong ambilkan makalah kalian di meja bapak , aku lupa membawanya."


"Baik Pak," ucap Ezza langsung bergegas meninggalkan ruang kelas.


*Aaaarrrrggghhh!!!!


Ezza menghentikan langkahnya ketika tiba-tiba ruangan menjadi gelap dan terdengar suara-suara para mahasiswa berteriak histeris.


Ia segera membalikan badannya dan berlari kembali ke kelasnya.


Wiway, semoga tidak terjadi sesuatu denganmu,


Sementara di tempat berbeda, tampak seorang pria terlihat sedang khusuk membaca mantera. Bau asap kemenyan dan wewangian kembang telon memenuhi ruangan itu.

__ADS_1


"Cepatlah kembali ke wujud mu Wewe Gombel dan bunuhlah lelaki yang bersamamu,"


__ADS_2