Call Me Wiway

Call Me Wiway
Chapter 38. Keputusan


__ADS_3

Hari itu Berlin sengaja meminta semua mahasiswa untuk berkumpul di aula. Gadis itu begitu bersemangat untuk menunjukkan rekaman video Wiway.


"Sebaiknya kau tidak perlu menyebarluaskan video itu, kau bisa terkena masalah jika benar-benar bersikeras menyebar video itu," ucap Roy mencoba membujuk Berlin


"Aku tidak peduli dengan semua itu, yang jelas aku akan tetap memberitahukan kepada dunia kalau Wiway itu bukan manusia. Dia adalah mahluk jadi-jadian yang harus di singkirkan dari kehidupan Ezza. Dan bila perlu aku akan memanggil para ustadz dan Kyai untuk mengusir mahluk itu agar pergi dari kehidupan Ezza dan aku,"


"Jika kau melakukan semua itu kau bahkan lebih jahat dari mahluk itu. Bukankah selama ini dia tidak pernah mengganggumu. Jadi kenapa kau begitu membencinya. Jika itu karena Ezza lebih memilihnya daripada dirimu itu bukan salah Wiway, itu adalah salah kamu karena tidak bisa menjaga kekasihmu hingga ia meninggalkan dirimu,"


"Berhenti menasihati ku seperti kau orang baik saja, lebih baik kau tidak usah ikut campur urusan ku karena aku juga tidak butuh omong kosong mu," ujar Berlin kemudian meninggalkan Roy


Roy kemudian segera menemui Ezza dan memberitahukan semuanya tentang rencana Berlin.


"Dasar gila, bagaimana dia bisa senekat itu," ucap Ezza


"Sebaiknya kau temui dia dan selesaikan masalah ini baik-baik. Aku yakin. hanya kau yang bisa menyelesaikan masalah ini sebelu semuanya terlambat." tutur Roy


"Thanks Bro atas informasinya,"


Ezza kemudian segera menyusul Berlin ke Aula. Ia segera menarik lengan gadis itu saat ia akan menyalakan videonya.


"Kita harus bicara Be," tandas Ezza membawa gadis itu keluar.


Ezza membawanya menuju ke Taman kampus, lelaki itu kemudian membujuknya agar ia tidak menyebarluaskan video tentang Wiway.


"Aku mohon Be, tolong urungkan niatmu memberitahukan jatidiri Wiway kepada orang-orang. Aku yakin masih ada jalan keluar lain untuk menyelesaikan masalah ini," Bujuk Ezza


"Masalahnya adalah aku tidak mau berhenti menyebar luaskan Video itu jika kau tetap bersamanya."


"Jadi apa mau mu?. Apa yang harus aku lakukan agar kau tidak mengganggu Wiway?" tanya Ezza


"Putuskan Wiway dan kembalilah padaku, hanya itu satu-satunya cara agar aku tidak menganggu Wiway lagi," sahut gadis itu

__ADS_1


"Ok, baik. Demi Wiway aku akan melakukannya," jawab Ezza membuat Berlin begitu bahagia.


Gadis itu langsung memeluknya begitu tau Ezza akan meninggalkan Wiway dan kembali padanya.


"Aku tahu kau tidak benar-benar mencintai mahluk astral itu. Aku yakin kau hanya di guna-guna olehnya sehingga begitu tergila-gila dengannya dan melupakan aku,"


Wiway yang melihat kejadian itu dari jauh begitu sedih dan sangat marah dengan apa yang dilakukan oleh Berlin.


Wanita itu kemudian menghampiri Berlin saat Ezza sudah meninggalkannya.


Melihat kedatangan Wiway dengan wajah yang menyeramkan membuat gadis itu ketakutan.


Ia segera berlari sekencang-kencangnya menghindari Wiway, namun secepat apapun ia berlari Wiway selalu berhasil menemukannya.


"Jangan sentuh aku jika kau tidak ingin celaka," ucap gadis itu mencoba menghalau Wiway.


"Kau memang sama jahatnya seperti ibumu, kau bahkan memakai cara kotor untuk merebut Ezza dariku. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah melepaskan Ezza untukmu. Sudah cukup Ibumu merebut Mas Galih suamiku dan aku tidak akan membiarkan kau mengambil Ezza dariku," Wiway berusaha mencekik gadis itu namun saat akan menyentuhnya tiba-tiba tubuh Wiway terpental menjauh darinya.


"Oh jimat ku, tukas Berlin begitu bahagia saat melihat Wiway tak bisa menyentuhnya.


Berlin kemudian dengan sengaja mendekatkan jimat itu kepada Wiway membuat gadis itu menjauhinya.


"Dasar mahluk bodoh, dengan benda ini saja kau takut. Lalu bagaimana jika aku memanggil Ustad atau dukun untuk mengusir mu," ucap gadis itu mengancamnya


"Jauhkan benda itu dariku," ucap Wiway beringsut menjauh darinya.


"Aku tidak akan menuruti kata-kata mu kecuali kau bersedia pergi meninggalkan Ezza untukku," ujar Berlin


"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah melepaskan Ezza untukmu, lebih baik aku musnah menjadi debu daripada aku harus memberikan kekasihku kepada wanita jahat seperti dirimu," ujar Wiway


"Kalau begitu aku akan memusnahkan mu menjadi abu dengan jimat ini, agar aku bisa memiliki Ezza kembali," tandas Berlin mendekatkan jimat itu padanya.

__ADS_1


"Cukup Be, hentikan!" seru Ezza menghampirinya.


"Jangan pernah sakiti Wiway, jika kau masih ingin menjadi kekasihku," ucap Ezza dengan nada tinggi


"Baiklah sayang aku tidak akan menyakitinya lagi asalkan kau mau menerimaku lagi menjadi kekasih mu,"


Ezza kemudian menghampiri Wiway dan membantunya berdiri.


"Maafkan aku Wi, sepertinya kita harus mengakhiri hubungan kita sampai disini. Aku tidak mau melihat mu tersiksa hanya karena diriku. Jadi pergilah dan nikmati kehidupan keduamu, jangan pernah memikirkan aku lagi karena aku akan bahagia jika kau juga bahagia Wi," ucap Ezza gusar


Berlin segera menarik lengan lelaki itu dan membawanya pergi meninggalkan Wiway terisak menatap kepergiannya.


Tidak lama kemudian Aby datang menghampirinya.


"Kali ini aku setuju dengan ucapan Ezza, mulai sekarang kau harus belajar melupakannya dan nikmatilah kehidupan keduamu dengan bahagia. Karena waktumu tidak banyak Wi," ucap Aby


"Apa maksudmu?" tanya Wiway


"Selama ini aku memang sengaja tidak memberitahu mu apa yang akan terjadi denganmu jika kau meninggalkan bukit Gombel itu,"


"Katakan saja apa yang akan terjadi denganku jika aku meninggalkan bukit Gombel dalam waktu yang lama," tanya Wiway


"Bukit Gombel adalah tempat tinggal mu sekaligus menjadi satu-satunya tempat yang senantiasa memberikan mu energi agar tetap hidup seperti manusia selama paku bumi itu masih menancap di kepalamu. Tapi semuanya akan berakhir setelah kau meninggalkan bukit itu selama empat puluh hari. Kau tidak lagi akan menjadi seorang Wewe Gombel yang bisa hidup di siang hari seperti manusia meskipun paku bumi masih menancap di kepalamu. Lama kelamaan kau akan kehabisan energi mu dan berubah menjadi hantu jahat yang selalu menganggu manusia." terang Aby


"Lalu bagaimana jika paku itu telah lepas dariku?" tanya Wiway


"Karena tak ada suplai energi lagi ke tubuhmu, maka kau akan musnah di hari ke empat puluh pasca paku bumi itu terlepas dari tubuhmu. Dan asal kau tahu jika kematian keduamu itu akan lebih menyakitkan dari sebelumnya," jawab Aby.


"Jadi sebentar lagi aku akan mati??"


"Benar, itulah kenapa aku selalu menyarankan mu untuk kembali ke asal mu sebelum waktu itu tiba. Aku janji akan mengantarmu kembali ke alam keabadian dengan indah," jawab lelaki itu

__ADS_1


"Lalu kenapa aku berubah menjadi manusia lagi meskipun paku bumi itu sudah lepas dari kepalaku?"


"Itu karena energi dari diri Ezza. Rasa cinta dan kasih sayangnya adalah energi yang membantu mu tetap menjadi manusia seperti saat ini. Tapi semakin lama Ezza berada di dekatmu ia akan kehilangan energi positifnya karena tersedot kedalam tubuhmu. Ia akan menjadi sakit-sakitan dan tidak lama kemudian ia bisa meninggal,"


__ADS_2