Call Me Wiway

Call Me Wiway
Chapter 83. Bahagia bersamamu


__ADS_3

*Dreet, dreeet, dreet!!


Ezza segera mengambil ponselnya dan menjawab panggilan masuk, "Halo??"


"Cepatlah datang ke klinik ku jika kau ingin bertemu Wiway," sahut Aby.


Ezza buru-buru menutup ponselnya dan segera berlari keluar dan melesatkan motornya meninggalkan rumahnya.


Ia semakin meliuk-liukkan motornya menerobos kemacetan ibukota petang itu.


*Cit!!!


Setelah berjuang selama hampir empat puluh lima menit menerobos kemacetan akhirnya Ezza tiba juga di klinik Aby.


Ia segera melompat dari sepeda motornya dan bergegas memasuki klinik yang tak terkunci itu.


*Krieet!!


Ia berjalan masuk mencari sumber suara yang terus merintih kesakitan.


"Wiway!!" ia begitu terkejut melihat wanita yang di cintai ya terkulai di lantai sembari mengerang menahan sakit.


"Aku tidak menyangka kau menjauhiku karena ini Wi," ucap Ezza menghampiri gadis itu.


Ia segera duduk di sampingnya dan mengusap lembut rambutnya.


"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah meninggalkan dirimu apapun yang terjadi," ucap Ezza kemudian memeluknya erat.


"Aku akan selalu berada di samping mu apapun yang terjadi, aku akan selalu ada untukmu di saat kau sedih ataupun senang. Jangan pernah menganggap aku akan meninggalkan dirimu karena kita berbeda, karena cinta itu tak pernah memandang apapun," imbuhnya


Saat lelaki itu memeluknya tiba-tiba saja rasa sakit Wiway sedikit demi sedikit menghilang dan luka di tubuhnya pun berangsur membaik dan lenyap. Ia kembali menjadi Wiway yang cantik dan ceria.


Wiway segera melepaskan pelukannya dan melihat tangan dan kakinya yang sudah tidak melepuh lagi.


"Aku kembali lagi, lukanya sudah sembuh!" serunya sembari menatap wajahnya di cermin


"Sudah ku bilang akulah pawang mu, jadi jangan coba-coba meningalkan aku," ujar Ezza tersenyum menatapnya.


"Ezza," ucapnya manja


Ia segera menghambur ke pelukan lelaki itu yang kembali membuka tangannya dan mendekapnya erat.


"Terimakasih sayang, selalu ada untuk ku, maafkan aku yang sudah menyakiti mu," ucap Wiway


"Gak masalah sayang, wajarlah hal itu dalam urusan percintaan, kau tidak perlu merasa bersalah ataupun gak enak hati. Sekarang ayo kita pulang," Ezza menggandeng lengan Wiway dan mengajaknya pergi meninggalkan klinik itu


Selamat berbahagia Wi, semoga mulai hari ini hari-hari mu akan diisi dengan kebahagiaan.


Aby menatap keduanya dari kejauhan.


**************


"Welcome back sayang," ucap Ezza membukakan pintu kosannya.


"Thanks sayang," jawabnya sumringah


"Sekarang istirahatlah, kamu pasti lelah bukan?"


"Kamu juga, kamu harus istirahat agar bisa terus menjaga dan menemaniku di sini," jawab Wiway.


"Eeeaaaa!" sahut Ezza sambil tertawa

__ADS_1


"Sans aja sayang, sampai kapanpun aku tidak akan pernah lelah untuk menjaga dan melindungi mu sayang," jawab Ezza


"Unncch so sweat," sahut Wiway


"Yaudah Met istirahat ya sayang jangan lupa mimpiin aku agar tidurmu lebih nyenyak," ucap Ezza memakaikan selimut Wiway.


"Tapi aku gak mau tidur sendiri, aku mau di temenin," ucap Wiway manja


"Jangan menggoda sayang, aku ini masih normal. Aku takut terjadi hal-hal yang diinginkan jika kita tidur bersama," jawab Ezza


"Tapi memang itu yang aku inginkan," sahut Wiway bersandar di bahunya.


"Jangan nakal sayang dan jangan memancing ku menjadi lelaki bajing*n," sahut Ezza mengusap lembut rambutnya


"Emmm, sekali ini saja sayang. Aku takut sendirian," Rajuk Wiway


"Kamu tidak sendirian, aku akan tidur dibawah menemanimu di sini,"


"Di sini saja, pokonya aku gak mau tahu," ucap Wiway menarik Ezza hingga pemuda itu jatuh keatas pelukannya.


Ezza menatap lekat Wiway yang berada tepat di bawahnya.


Ya Allah lindungilah aku dari godaan bibir mungil yang membuat ku tak bisa mengontrol diriku.


Saat Ezza mulai mendekatkan wajahnya Wiwaypun memejamkan matanya.


Lelaki itu begitu canggung ketika mendaratkan ciumannya, namun semakin lama ia semakin memperdalam pagutannya.


Tahan Ezza,


Lelaki itu kemudian menghentikan aktivitasnya.


"Lanjut juga gak papa sayang," goda Wiway


"Astoge Wi, jangan menggodaku seperti itu," jawab Ezza


"Maaf ya sayang, aku tahu kamu lelaki baik-baik jadi tidak mungkin melakukan hal-hal buruk padaku,"


"Alhamdulillah kalau masih dianggap baik," jawab Ezza menghela nafas


"Sekarang tidur ya, jangan macam-macam lagi," imbuhnya.


"Aku mau kau tidur di sini, di samping ku," ucap Wiway


"Nunggu sah dulu Wi, biar lebih hot,"


"Sekarang udah sah sayang, I'm yours tonight!" ucap Wiway memeluknya


"Astoge Wi, aku gak bisa mengontrol diriku kalau aku tidur seranjang denganmu. Secara aku ini lelaki muda yang energik dan penuh gairah. Jadi sulit bagiku untuk tidak melakukan sesuatu saat bersama wanita yang aku cintai. Apalagi malam ini kau begitu agresif, aku takut kamu bisa membangunkan adikku," tutur Ezza


"Emangnya dimana adikmu sayang, bukankah kamu di sini sendirian?" tanya Wiway begitu polos


"Bukan adik kandung sayang, tapi adik yang onoh," sahut Ezza menunjuk ke bawah


"Onoh yang mana sih?"


"Adik yang bisa bikin adek bayi sayang,"


"Astaga kenapa gak bilang dari tadi sih," jawab Wiway sambil terkekeh


"Lagian masa kamu gak ngerti sih, padahal sudah pernah menikah," jawab Ezza

__ADS_1


"Ya mana aku tahu honey, walaupun aku sudah pernah menikah tapi kan suamiku gak pernah pakai istilah seperti itu,"


"Oh gitu,"


"Jadi Kuy tidur, biarkan adikmu menemukan pasangannya malam ini," ucap Wiway merobohkan tubuh Ezza dan langsung memeluknya erat.


"Emang benar yang dikatakan orang-orang kalau janda lebih menggoda,"


"Eeeaaaa sayang, janda semakin di depan," sahut Wiway sambil terkekeh.


"Matiin dulu lampunya Wi, biar gak ada yang ngintip," jawab Ezza


"Emang siapa yang ngintip??" tanya Wiway


"Derry, dia hobinya ngintipin orang pacaran," jawab Ezza


"Jangan suudzon ayang, masa sih Derry begitu,"


"Beneran, kemarin aku sama dia ngintip Ibu kos lagi ehem-ehem sama pacar barunya," jawab Ezza


"Dasar usil,"


"Lagian Bu Kos gak tahu tempat main gituan di tempat terbuka kan memancing para pria remaja menonton live streaming adegan 21+ gratisan," jawab Ezza sambil tertawa


Keduanya terus bercerita hingga larut malam dan Wiway terlelap dalam pelukan Ezza.


"Akhirnya KO juga Lo Wi," ucap Ezza segera menyelimuti gadis itu.


"Selamat malam sayangku, semoga mimpi indah," imbuhnya kemudian mengecup kening gadis itu.


"Aarrgghhh, ngapain juga Lo bangun dek. Hadeeehh kasian kan adek gue jadi bangun gara-gara Wiway, sabun mana sabun!!" Ezza segera menuju kamar mandi dan menutup rapat pintunya.


Pagi harinya.....


"Pagi sayang," sapa Wiway sumringah


"Pagi sayang, wangi banget kamu masak ya?" tanya Ezza


"Iya, aku masak nasi goreng buat sarapan kamu,"


"Aseekk," Ezza langsung beranjak dari ranjangnya dan menuju ke meja makan.


"Cobain sayang," ucap Wiway


"Suapin," jawab Ezza manja


Wiway kemudian menyuapinya dengan senang hati.


"Gimana rasanya??"


"Enak sayang, apalagi di suapim kamu makin menambah selera makan ku," jawab Ezza


"Kalau seperti ini, kita seperti pasangan suami istri ya Wi," ucap Ezza bahagia


"Iya, tapi kan kita gak bisa menikah,"


"Kata siapa, hari ini juga aku akan membawamu menemui ayahku dan meminta restunya," sahut Ezza


"Bagaimana kalau mereka tetap tak merestui kita?"


"Kita kawin lari aja Wi," jawab Ezza

__ADS_1


__ADS_2