CINTA AISYAH

CINTA AISYAH
Agama


__ADS_3

Setelah Aisyah sampai di depan rumah, Aisyah pun masuk ke dalam rumah dengan mengucapkan Salam. Walaupun dia tidak tau di dalam ada orang atau tidak, Aisyah merasa tetap harus mengucapkan Salam ketika masuk dalam rumah.


Setelah masuk ke dalam rumah, Aisyah pun bergegas pergi ke kamar untuk membersihkan diri dan melaksanakan Solat Isya.


" Hari ini, seharian aku gak ketemu Seline, apa dia sudah pulang dari Salon apa belum ya ? mama Santi juga, apa mama masih di acara Arisan nya ? lebih baik aku ke kamar Selin dulu deh." Aisyah pun pergi ke kamar Selin yang memang bersebelahan dengan kamarnya.


Tok... tok.....


" Selin, ini aku, boleh aku masuk ? " ucap Aisyah mengetuk pintu kamar Selin namun tidak ada jawaban.


Akhirnya, Aisyah pun memberanikan diri masuk ke kamar Selin yang kebetulan memang tidak di kunci, saat Aisyah masuk, terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.


" Mungkin Selin lagi mandi ? " pikir Aisyah.


Aisyah pun merebahkan tubuhnya di atas ranjang milik Selin, menunggu Selin yang memang sedang berada di kamar mandi.


Ceklek.


Pintu kamar mandi terbuka, Selin pun keluar dari ruang ganti dengan sudah memakai baju tidurnya, karna memang keadaan sudah malam.


" Eh, Aisyah, kapan kamu masuk kamar aku ? " tanya Selin yang melihat Aisyah sedang tiduran santai di ranjangnya sambil memegang ponsel.


" Baru saja."


" Tadi kamu ke mana aja sama ka Abian ? tadi waktu aku pulang, orang rumah bilang kamu pergi sama ka Abian, jalan-jalan ya Sya ? " tanya Selin.


" Ya, tadi aku ke Monas, lalu ke Kota tua, lalu Solat Magrib dulu ke Istiklal, lalu ke Kafe dan.... " suara Aisyah terhenti saat ingat adegan Abian dan Citra di Kafe.


"Ak**u gak mungkin mengatakan kalau a Bian ketemu sama wanitanya di Kafe, ka Kalandra bilang dia percaya sama aku untuk menjaga rahasia " pikir Aisyah.


" Dan apa ? "


Tanya Selin, sambil ikut duduk di atas ranjang, dan langsung membuyarkan lamunan Aisyah.


" Makan sama-sama, kebetulan tadi ada ka Leo dan ka Kalandra juga. " ucap Aisyah mengalihkan pembicaraan.


" Bang Leo."


Ucap Selin dengan suara terdengar lirih dan raut wajah mendadak sendu.


" iya, ka Leo, ada apa ? "


Tanya Aisyah duduk di dekat Selin, Aisyah keheranan melihat wajah Selin yang mendadak berubah.


" Tidak apa-apa." ucap Selin kembali menampilkan senyum nya menatap Aisyah.


" Sel, kalau ada masalah cerita sama aku, aku siap mendengarkan. " ucap Aisyah tersenyum ramah sambil memegang tangan Selin.


" Aku tidak apa-apa, sungguh. " Selin mencoba mengelak.


" Selin, aku sudah lumayan lama tinggal di sini dan aku tau setiap orang di rumah ini, aku tau kau tidak jujur padaku ? " ucap Aisyah yang melihat dari raut wajah Selin, kalau ada sesuatu yang dia sembunyikan.


Selin menghembuskan napasnya kasar, Selin sadar dia tidak akan mudah menghindari Aisyah.


" Baiklah, tapi kamu janji harus menjaga rahasiaku. " ucap Selin.


" Ya. "


" Sebenarnya, dulu aku suka sama Ka Leo, dan dulu aku pernah menyatakan Cintaku padanya. Tapi, Cintaku di tolak olehnya." ucap Selin sendu.


" Apah, serius ? "


" Ya.. "


" Dan sejak saat ka Leo menolak Cintaku, aku mulai bersikap kasar padanya, aku melakukan itu karna aku ingin melupakan perasaan ku padanya. Karna kenyataan nya, sampai sekarang pun perasaan Cintaku itu masih ada, tapi aku tidak mau terus mengharapkan hal yang mustahil, aku tidak tau kenapa ka Leo menolaku ? mungkin karna aku gak ngerti masalah Agama. " ucap Selin dengan wajah sedih dan tertunduk.


" Jangan sedih, kalau jodoh gak akan pernah ke mana. " ucap Aisyah memegang pundak Selin menyemangati. Selin pun tersenyum mendengar perkataan Aisyah.


" Sebenarnya, aku juga pengen mengenal Agama lebih dalam lagi, hanya saja aku malu dan gak bisa juga. Walau aku memeluk Agama Islam, tapi aku gak tau apa arti islam yang sesungguhnya." ucap Selin menatap Aisyah.


" Kalau kamu mau kita belajar sama-sama, aku juga masih proses belajar. " ucap Aisyah.


" Hah, masa sih ? aku lihat kamu udah pinter masalah Agama Sya, udah Berhijab lagi, masa masih proses belajar ? " tanya Selin terkejut mendengar perkataan Aisyah.


" Di dunia ini gak ada manusia yang sempurna, semua manusia memiliki kelemahan masing-masing termasuk aku. Sedalam dalam nya aku mengerti Agama gak semua juga aku bisa, masih banyak keterangan Agama islam yang tidak aku tau. " Aisyah menjelaskan.


" Oh.. gitu, lalu dasar Agama islam itu apa Sya.? " tanya Selin penasaran.


" Em... aku rasa Rukun islam sama Rukun iman, " ucap Aisyah.


" Apa..? Rukun iman, Rukun islam, apa itu ? " ucap Selin penuh tanda tanya.


" Selin.. selin.. kamu ini lucu. " Aisyah pun hanya tersenyum melihat sikap Selin.


" Dengerin aku ya, Rukun iman dan Rukun islam itu adalah hal yang hukum nya Wajib di ketahui oleh semua orang yang memeluk Agama islam " ucap Aisyah.


" Masa sih ? ko aku gak tau ya ? " ucap Selin.


" Rukun islam itu ada Lima. "




Adalah Syahadat, yang lapadnya adalah Ashadu anlailaha ilaloh waashaduana muhamadarosululoh.


__ADS_1



Solat, yaitu solat wajib yang lima waktu, solat Duhur, Asysar, Magrib , Isya dan Subuh.




Zakat, yang berhak menerima Zakat ada delapan, Pakir, Miskin, Amilin, Mualaf, Rikob, Gorim, Sabililah dan Ibnu sabil.




Puasa, yaitu puasa wajib di bulan Romadon.




Ibadah Haji untuk orang yang sudah mampu.




Ucap Aisyah kepada Selin menjelaskan.


" Oh tuhan, ternyata banyak sekali, aku pusing dengernya." ucap Selin terkekeh.


Aisyah pun hanya tersenyum mendengar Selin mengeluh.


" Itu baru Rukun islam, belum lagi Rukun iman. Nanti, lama kelamaan kamu juga akan mengerti dan terbiasa. " ucap Aisyah.


" Hahaha... otaku rasanya koslet dengernya, mungkin karna aku gak tau ya, lalu Rukun iman itu apa ?" ucap Selin cengengesan.


" Aku lanjutin ya, Rukun iman itu ada Enam "


√1. Iman kepada Allah.


√2. Iman kepada Malaikatnya Allah.


Jumlah Malaikat yang wajib di ketahui ada 10.




Malaikat jibril bertugas menurunkan wahyu kepada para Nabi.






Malaikat Isropil bertugas meniup terompet jika hari kiamat tiba.




Malaikat ijroil bertugas mencabut nyawa.




Malaikat Munkar




Malaikat Nakir tugasnya sama menjaga alam kubur.




Malaikat Rokib bertugas mencatat Amal Saleh.




Malaikat Atid bertugas mencatat Amal buruk.




Malaikat Malik bertugas menjaga Pintu Neraka.


__ADS_1



Malaikat Riidwan bertugas menjaga pintu Surga.




" Lalu ? " tanya Selin penasaran


√3. Iman kepada Kitab Allah, dan yang wajib di ketahui ada Empat Kitab.




Kitab injil di turunkan kepada Nabi isa.




Kitab Toret di turunkan kepada Nabi Musa.




Kitab Jabur di turunkan kepada Nabi Daud.




AlQur'an di turunkan kepada Nabi Muhad Saw.




" Wah Daebak, banyak banget, tadi apa aja ? aku sampe lupa. " ucap Selin sambil menggaruk garuk kepala.


Aisyah pun hanya tertawa melihat tingkah Selin.


" Aku terusin gak ? " tanya Aisyah.


" Terusin dong, aku kan jadi penasaran. "


" Ya udah aku terusin, dengerin ya."


√4. Iman kepada Rosul rosul Allah jumlah nya 25.


Nabi Adam, Nabi Idris, Nabi Nuh, Nabi Hud, Nabi Soleh, Nabi ibrohim, Nabi Elut, Nabi Ismail, Nabi Ishak, Nabi Yakub, Nabi Yusup, Nabi Ayub, Nabi Sueb, Nabi Harun, Nabi Musa, Nabi ulkifli, Nabi Daud, Nabi Sulaiman, Nabi ilyas, Nabi ilyasa, Nabi Yunus, Nabi Zakaria, Nabi Yahya, Nabi isa dan Nabi Muhamad Saw.


√5. Iman kepada hari akhir yaitu hari Kiamat.


√6. Iman terhadap kepastian yang Allah berikan, mau itu takdir bagus atau yang tidak bagus " ucap Aisyah.


" Oh tuhan banyak banget, kenapa selama ini ko aku gak tau ya ? " ucap Selin cengengesan.


" Mungkin karna kamu kurang belajar, itu sebabnya gak tau, kalau kamu mulai belajar nanti juga pasti terbiasa." ucap Aisyah.


Selin pun hanya tersenyum mendengar perkataan Aisyah.


" Kamu hebat banget ya Sya, bisa tau masalah Agama, beda sama aku yang gak ngerti sama sekali." ucap Selin memandang Aisyah dengan rasa kagum.


" Jangan putus asa kaya gitu, kalau kamu belajar pasti bisa, tuhan itu Maha pemaap dan Maha penyayang. " ucap Aisyah.


" Ox.. Ox .. aku ngerti." ucap Selin Cengengesan dan akhirnya merekapun tertawa bersama-sama.


" Sel, apa ka Abian tau kamu suka sama ka Leo ? bahkan sampai pernah menyatakan Cintamu pada ka Leo. " tanya Aisyah masih duduk di atas ranjang.


" Ntahlah, tapi ka Abian, ka Kalandra dan Bang Leo mereka berteman dekat. Bahkan, dulu kami berempat sering banget main bersama, juga sering membatu mengerjakan tugas sekolahku bersama." Selin menjelaskan.


" Lalu, kenapa kamu panggil ka Leo Abang ? "


" Aku sendiri tidak tau ? hanya saja, terasa enak gitu kalau manggil ka Leo dengan sebutan Abang, terasa lebih dekat. " ucap Selin tersenyum.


" Cieee.. " goda Aisyah.


" Apaan sih Sya ? " Selin tersenyum malu-malu.


" Umur berapa kamu menyatakan Cinta sama ka Leo ? " tanya Aisyah.


" Em, berapa ya ? sekarang ka Abian ka Kalandra dan ka Leo berumur 30 an, sekarang aku 19 thn, selisih umur kami adalah 11 thn, mungkin dulu aku menyatakan perasaanku pada ka Leo saat usia 10 thn deh." Selin menjelaskan.


" Ya ampun, itu Cinta pertama atau Cinta Monyet ? " ledek Aisyah tersenyum.


Dan akhirnya mereka pun tertawa bersama.


" Udah ah, dah malem kita tidur, kamu nginep di sini kan Sya ? " tanya Selin


" Ox. " Aisyah tersenyum.


Selin dan Aisyah pun tertidur lelap di atas ranjang mewah yang ada di kamar Selin, membuat mereka tertidur nyenyak.


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2