
dikamar aisyah masih melamun dia berpikir
"kalau aku menolak permintaan abi dan umi pastilah aku akan jadi anak durhaka". batinnya
" tapi aku benar-benar belum siap ya Allah".katanya sambil meneteskan air mata.
"gak aisyah,kamu gak boleh ngecewain abi dan umi,kamu harus yakin pasti abi dan umi punya alasan menikahkan kamu diusia yang muda saat ini". katanya sambil menghapus air matanya.
ketika aisyah hendak keluar kamar dan mengatakan kalau dia setuju,umi fatimah sudah didepan pintu kamarnya.
" umi".kata aisyah yang kaget melihat uminya.
"nak..." jawab umi fatimah singkat.
"mi kebetulan umi disini aisyah mau ngomong sama umi". katanya yng membuat umi fatimah penasaran.
" mau ngomong apa".tanya umi fatimah penasaran.
"aisyah mau menikah" katanya sambil memejamkan mata.
"kamu serius nak?". tanya umi fatimah berharap.
" aisyah serius mi".kata aisyah meyakinkan uminya.
"Alhamdulillah ya Allah". bersyukur umi aisyah sambil memeluk aisyah.
Seketika air mata aisyah tumpah di pangkuan uminya.
" maaf nak karna ego umi kamu harus menikah,umi pengen melihat kamu menikah sebelum abi dan umi pergi dari dunia ini,umi khawatir takut jika kamu tidak menikah sekarang kelak siapa yang akan menjagamu dan membimbingmu kesyurganya Allah".batin umi sambil mengusap kerudung aisyah.
Dirumah fahri:
__ADS_1
"ayah umi fatimah baru menelfon ibu,katanya ia ingin menjodohkan putrinya Aisyah". kata ibu zahra.
" alhamdulillah kalau begitu,tinggal nnti kita omongi sama Fahri".jawab bahagia dari ayah imran.
pukul 03.01 fahri yang baru pulang dari kantornya duduk sambil membaca koran
dipojokan sofa rumah nya.
"fahri..." sapa ayahnya kaget karna fahri sudah pulang tanpa mengucap salam.
"maaf ya fahri gak ucap salam karna fahri liat rumah kosong gak ada orang". katanya menjelaskan
" ia mau bagaimana pun salam harus tetap kau ucap,faham kan?".seru ayah imran.
"faham yah.." jawab fahri menyesal.
setelah fahri menjawab kata-kata ayahnya itu seketika itu ruangan menjadi sunyi
"fahri" kata ayah imran membuka bicara.
"iya yah ada apa?". tanyaknya penasaran.
" kamu mau menikah"kata ayah imran.
"Apa...". sontak fahri karan kaget.
" ayah becandakan?".tanyaknya sambil meletakkan koran yang dibacanya.
"gak nak ayah dan ibumu serius,kami juga sudah memilikan calon istri untukmu,percayalah kamu tidak akan kecewa". jawab ayah imran meyakinkan fahri.
fahri hanya dia membayangkan siapa gadis yang disebut oleh ayah nya itu.
__ADS_1
" fahri pikir-pikir dulu yah".katanya ketus.
fahri masuk kamar dan mandi untuk menunaikan sholat asar karna tadi sibuk dikantor fahri melewatkan sholat dzuhur.
selesai sholat fahri tertidur di ujung kasurnya
karna lelah seharian bekerja.saat fahri tidur ia bermimpi sosok wanita canti nan jelita yang menggunakan gaun putih menghampirinya dan berkata "Aku lah jodohmu,Aisyah". ktanya wanita itu didalam mimpi fahri,lalu wanita itu mengecup bibir fahri,hingga membuat fahri tersenyum dalam tidurnya.
" fahri"panggil ibu zahra pada putranya.
sontak suara ibunya membuat ia terbangun dari mimpi indahnya itu.
"ya bu". jawab fahri sambil membuka matanya.
" keluar lah nak ada yang ingin bertemu dengan mu". kata bu zahra.
"iya bu,fahri siap-siap dulu". jawabnya dan turun dari kasurnya.
setelah bersiap-siap fahri menuruni tangga yang menuju keruang bawah.
betapa terkejutnya fahri sesampainya dibawah ia melihat wanita yang begitu mirip di dalam mimpinya tadi.
begitu juga dengan aisyah baru pertama kalinya asiyah melihat pria setampan dan menawan sehinggah melulukan hati aisyah.
" ini malaikat atau manusia?".batinya.
memang dikampus aisyah banyak pria tampan dan kaya,tapi jelas entah kenapa ia melihat fahri sangat berbeda.
terimah kasig karna masih setia ngikuti cerita "cintah aisyah" semoga suka.
Bersambung.....
__ADS_1