CINTA AISYAH

CINTA AISYAH
Acara Keluarga


__ADS_3

Setelah Abian selesai membersihkan diri, Abian pun keluar dari kamar mandi dengan handuk putih yang masih melilit di pinggangnya.


Saatt keluar dari kamar mandi, Abian terdiam sejenak melihat pemandangan yang meneduhkan di hadapan nya.


Aisyah sedang melaksanakan kewajiban nya kepada yang maha kuasa, Aisyah melaksanakan Solat Magrib tiga rokaat, karna memang waktu sudah sore, menunjukan sudah masuk waktu Solat Magrib.


"B**etapa indah nya pemandangan ini, membuat hatiku merasa tenang dan damai, wajahnya begitu cantik berbalut mukena putih yang bersih, sungguh menyejukan hati. " pikir Abian.


" Aa kenapa ngelamun di situ ? "


Tanya Aisyah, yang baru saja menyelesaikan solatnya dan melipat mukena yang dia gunakan tampa melihat Abian. Aisyah merasa malu dan belum terbiasa melihat Abian telanjang dada seperti itu, walau kini Laki-laki di hadapan nya ini sudah resmi menjadi suaminya Aisyah tetap merasa malu.


" Em.. gak apa-apa. "


Abian pun mendekati ranjang, melihat kemeja, jas dan celana sudah tersedia di atas ranjang untuknya.


" Ya udah sekarang aa solat dulu, setelah solat nanti ke bawah, acaranya kan belum selesai. " ucap Aisyah.


Abian pun hanya duduk memperhatikan Aisyah yang sedang berkutat dengan Makeup nya dan juga hijabnya.


" Tukang riasnya ke mana ? mereka gak merias kamu lagi ? " tanya Abian.


" Tadi ada, cuma aku suruh mereka pergi, aku gak enak kalau harus terus di Makeup tebal, rasanya kurang nyaman, aku gak terbiasa pake Makeup tebal a, aku nyaman nya pake makeup Natural aja. " ucap Aisyah menjelaskan.


" Baguslah, mau di Makeup seperti apapun kau memang tetap jelek." goda Abian tersenyum jahil.


" Jangan mula deh a ! " ucap Aisyah mulai terpancing.


Abian pun hanya tersenyum mengangguk, memperhatikan Aisyah yang sedang berkutat dengan hijab nya, yang berwarna senada dengan gaun yang di gunakan Aisyah, dan juga senada dengan pakean yang akan di gunakan Abian.


" Ya udah aku duluan ya a ! "


Ucap Aisyah kepada Abian yang masih duduk di pinggiran ranjang, memperhatikan Aisyah yang berlalu dari kamarnya.


Setelah kepergian Aisyah, mata Abian pun tertuju pada sejadah yang di gunakan Aisyah tadi.


" Sudah lama aku tidak solat, dulu sekali aku solat saat aku masih kecil di ajari mamah, setelah aku dewasa aku melupakannya. " ucap Abian.


Entah perasaan apa yang di rasakan Abian saat ini, perasaan aneh terasa di hatinya.


" Aduhhh... kenapa aku jadi gerogi kaya gini ? padahal a Bian sekarang sudah jadi suami sah aku, tapi aku masih belum terbiasa dengan a Bian, apalagi a Bian sampe telanjang dada kaya gitu." ucap Aisyah yang masih berdiri di depan pintu kamar Hotel yang di tempati Aisyah dan Abian.


" Udah ah, lebih baik aku ke bawah aja, semua orang pasti udah menunggu ? " ucap Aisyah.


Aisyah pun melangkah pergi meninggalkan kamar itu untuk pergi ke lantai bawah tempat di mana acara keluarga pratama di laksanakan.


Berdiri di depan Lift memencet tombol dan menunggu " Ting " suara Lift terbuka, saat Aisyah ingin masuk ia melihat Dr. Kalandra di dalam lift.


" Hey, Dr. Kalandra ! " ucap Aisyah tersenyum menyapa, sambil melangkah masuk ke dalam Lift.


Kalandra pun tersenyum melihat Aisyah masuk dan berdiri di sampingnya.


" Selamat ya atas pernikahan mu dan Abian, aku gak nyangka kamu akhirnya nikah sama Abian." ucap Kalandra.

__ADS_1


" Makasih." Aisyah tersenyum melirik Kalandra.


" Semoga dengan dia nikah sama kamu, Abian bisa berubah." ucap Kalandra.


" Semoga saja." ucap Aisyah tersenyum melihat Kalandra.


Namun, raut wajahnya tidak bisa berbohong.


Dan Kalandra melihat itu, Laki-laki dewasa seperti Kalandra sudah bisa menebak ada sesuatu di balik pernikahan ini. Namun, Kalandra sendiri tidak mau memaksakan sesuatu yang menjadi masalah pribadi orang lain.


" Ting " suara Lift terbuka, Kalandra dan Aisyah pun berjalan bersama ke tempat acara di selenggarakan.


Setelah acara Akad nikah selesai, di lanjut dengan resepsi dan malamnya di adakan acara keluarga, yang di hadiri oleh seluruh kerabat keluarga pratama dan para rekan bisnis perusahaan pratama.


Rencana nya, Bagas akan meresmikan Abian sebagai Ceo di perusahaan pratama dan juga mengenalkan Aisyah sebagai menantunya secara resmi di hadapan para kolega bisnisnya.


Aisyah pun sampai di ruangan tempat acara berlangsung dan duduk di tempat yang sudah di sediakan untuk pengantin dan seluruh keluarga mempelai, tak lama Abian pun datang dan duduk di dekat Aisyah.


Panitia pun sudah memulai acaranya, sampai akhirnya pembawa acara memanggil Bagas untuk naik ke Podium.


" Selamat malam semuanya, salam hormat saya untuk semua yang hadir di ruangan ini, malam ini saya sangat bahagia karna akhirnya putra sulung saya menikah dengan wanita yang terpilih untuk menjadi menantu keluarga pratama, dan di sini saya juga akan mengumumkan kalau mulai malam ini saya akan meresmikan anak saya Abian pratama sebagai Ceo di perusahaan PRATAMA GROUP. " ucap Bagas, semua orang pun bertepuk tangan.


" Dan tentunya setelah putra saya menghabiskan acara bulan madunya." ucap Bagas sedikit melucu sambil tersenyum di hadapan para kolega bisnisnya.


Para kolega bisnis itupun ikut tertawa melihat guyonan Bagas yang menghangatkan seisi ruangan. Para kolega bisnis pratama pun sudah sangat mengenal seorang Bagas pratama, walaupun dia berlimpah harta tapi Bagas tetap baik dan ramah terhadap semua orang.


Setelah itu, panitia pun mempersilahkan Abian dan Aisyah naik ke podium.


" Asalamualaikum, salam hangat saya untuk semuanya, dan selamat malam untuk semua yang hadir di sini. Malam ini, saya ingin mengucapkan rasa terima kasih saya untuk semua orang yang hadir di acara pernikahan saya ini. Dan juga, saya berterima kasih untuk dukungan kalian semua yang mempercayakan saya menjadi Ceo di perusahaan ini." ucap Abian tersenyum sambil memegang tangan Aisyah.


Semua orang pun bertepuk tangan melihat kemesraan Abian dan Aisyah. Apalagi, kini Abian sudah resmi menjadi Ceo baru di perusahaan PRATAMA GROUP dan nyonya baru pratama, yaitu nyonya Aisyah Abian pratama.


Setelah beberapa jam berlalu, kini acara itupun sudah selesai, Aisyah, Abian, Leo, Selin dan Kalandra pun sedang berkumpul santai di kursi di luar Hotel, yang pemandangan nya mengadap langsung ke arah laut.


" Wah... selamat ya Bi, akhirnya kau melepas masa lajangmu juga. " ucap Kalandra.


" Kau juga, cepatlah nyusul. " jawab Abian


" Cewenya belum ada bi." ucap Kalandra.


" Emang ka Kalandra beneran Jomblo ? gak punya pacar gitu ? " tanya Aisyah.


" Yahhh.. beginilah nasibku dan Leo, dua sejoli yang kesepian, betul begitu Leo ? " tanya Abian.


" Terserah. " ucap Leo singkat.


" Loh jadi ka Leo masih sendiri ? aku kira udah punya pacar. " ucap Aisyah mencoba memancing.


" Belum, saya masih sendiri, bagi saya pernikahan itu adalah hal yang sakral, saya mau menikah satu kali seumur hidup, dan harus dengan wanita yang tepat juga ." ucap Leo.


Selin pun hanya Cuek meneguk minuman yang di pegangnya. Walaupun, jauh di lubuk hatinya, dia merasa senang mendengar jawaban yang di ucapkan Leo, ternyata Laki-laki yang dia kagumi sampai sekarang masih sendiri.


" Oh.. " jawab Aisyah.

__ADS_1


Aisyah pun tersenyum puas mendengar jawaban Leo. Aisyah sengaja memancing Leo agar di dengar langsung oleh Selin yang sudah menjadi adik iparnya itu.


" Wahhh.. gak seru nih, ko jadi curhat-curhatan gini..? gmana kalau sebelum kita istirahat kita main dulu, kamu sama Aisyah dan kami bertiga " tunjuk Kalandra pada Abian.


" Main apa ? " tanya Selin.


" Yang mudah saja, kaya gunting kertas batu gitu. " jawab Kalandra.


" Kaya anak kecil aja." ucap Abian sinis.


" Inikan seru seruan aja, lagian waktu kita remaja, dulu kita sering melakukan nya. Aku, kamu, Leo dan Selin kita sering melakukan nya. Yang kalah pilih tantangan atau kejujuran, berani gak ? " tantang Kalandra menunjuk Abian.


" Ox, siapa takut ? " jawab Abian enteng.


" Ox, tim nya di bagi dua, kamu sama Aisyah dan kami bertiga. " ucap Kala antusias.


" Gue duluan, siapa yang mau lawan gue.? " tanya Abian.


" Gue aja. " jawab Leo.


Leo pun melakukan gunting kertas batu dengan Abian, dan ternyata Leo pun kalah tiga kali berturut-turut.


" Ox, gue menang, pilih tantangan atau kejujuran.? " tanya Abian kepada Leo.


" Gue pilih tantangan. " jawab Leo.


" Ox, gue tantang lo buat cium adik gue ! " ucap Abian.


Ketika meminum jus yang ada di tangan nya, Selin pun langsung terbatuk mendengar perkataan kaka nya itu. Leo pun langsung melototkan matanya kepada Abian, Leo tidak percaya akan permintaan aneh teman nya sekaligus Bos nya itu, Abian pun hanya cuek saja melihat tatapan tajam dari Leo.


" Katanya laki-laki jentel, lakukan dong dan harus mesra. " tantang Abian


" Ngga ah, udah malem, aku pergi duluan ke kamar. " ucap Selin mencoba menghindar.


Saat Selin berdiri hendak pergi, tidak di duga Leo yang kebetulan duduk di samping Selin tiba- tiba manarik tangan Selin membawa Selin kepelukan nya. Memegang tengkuk Selin dan langsung mencium bibir mungil Selin dengan lembut dan mesra, membuat Selin membulatkan matanya terkejut.


Aisyah pun hanya melongo kaget melihat adegan mesra di hadapan nya, Abian pun tersenyum puas karna berhasil menantang sahabatnya itu.


Abian tau kalau adik kesayangan nya mengagumi Leo sejak mereka remaja, itu sebabnya Abian memberikan tantangan itu kepada Leo, dan di luar dugaan Leo pun mau melakukan tantangan itu.


Kalandra yang melihat itupun tersenyum melihat adegan mesra di hadapan nya, Kalandra sendiri tau masalah pribadi antara Leo dan Selin yang belum terselesaikan sampai sekarang.


Setelah Leo melepaskan ciuman nya itu, Selin langsung berlari masuk ke dalam Hotel menuju kamar yang dia tempati. Wajahnya memerah karna malu, pertama kalinya Selin di cium laki- laki, apalagi laki-laki yang sudah lama ia kagumi.


" Yah... Selin nya kabur, gimana nih orang nya jadi berkurang.? " ucap Kalandra.


" Udah malem lebih baik kita tidur. " ucap Abian sambil mengulurkan tangan kepada Aisyah, mengajak Aisyah ikut bersamanya.


Karna memang waktu sudah malam, akhirnya mereka pun kembali ke kamar mereka masing-masing untuk istirahat.


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2