CINTA AISYAH

CINTA AISYAH
CA SEASON 2 # Hari Pertama Menjadi CEO


__ADS_3

"Umi mau kemana, tumben rapi banget pagi-pagi?" tanya Echa


"Umi mau ke kantor, sekalian mau menyerahkan kepemilikan Sedayu Group untuk kamu sayang," jawab Aisyah membuat Echa tercengang


"Jadi Sedayu Group milik Umi?" tanya Echa tidak percaya


"Bukan, itu punya almarhum ayah kamu, makanya Umi mau kamu yang mengurusnya," jawab Aisyah


"Kamu mau berangkat kerja juga kan?, yuk bareng Umi," ajak Aisyah


"Sebenarnya Echa itu bekerja di Sedayu Group Umi, aku bekerja sebagai asisten pribadi ka Amar," jawab Echa


"Subhanallah, yang bener nak?" tanya Aisyah tidak percaya


"Benar Mi, aku juga baru tahu kalau Umi pewaris Sedayu Group, " jawab Echa


"Yasudah, sekarang ayo kita jalan, karena Amber dan Ilham sudah menunggu disana," ajak Aisyah


Keduanya langsung menuju ke mobil, Ariel melajukan mobilnya menuju Sedayu Group.


Amber dan Ilham sudah berada di ruang rapat didampingi Bhumi dan Amar, mereka tinggal menunggu Aisyah dan putrinya.


"Assalamualaikum," sapa Aisyah memasuki ruangan rapat bersama Echa dan Ariel


Satu-satunya orang yang sangat kaget dengan kedatangan Aisyah dan Echa adalah Amar, pemuda itu benar-benar tidak menyangka jika Echa adalah pewaris tunggal Sedayu Group.


"Dunia ini memang sempit, bahkan Echa asisten pribadi ku sekarang akan menjadi atasanku, dia sepupuku pun aku tidak tahu, kenapa semuanya membuatku shock," gumam Amar


Pemuda itu kemudian menatap lekat gadis yang kini akan menjadi CEO Sedayu Group, ada rasa bangga sekaligus kecewa dalam dirinya. Ia bangga karena bisa mengenal dekat Echa tapi harus kecewa karena kedua orang tua mereka melarang keduanya menikah dengan alasan sedarah, padahal dia tahu bahwa menikahi saudara sepupu itu diperbolehkan dalam agama.


"Sekarang tinggal Amar yang akan mentraining Echa agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik, kamu siap Amar?" tanya Amber


"Siap tante," jawab Amar


Yaudah kalau gitu kita bicara berlima saja Amar dan Echa silahkan kembali ke ruangan kalian!" perintah Amber


"Baik tante!" Keduanya kemudian keluar menuju ke ruang kerja mereka

__ADS_1


Ketika mereka tiba diruangannya tiba-tiba Amar menjadi canggung.


"Cha, sekarang kursi ini milik kamu, biarkan aku yang duduk ditempat kamu sekarang," ucap Amar yang membawa tas kerjanya ke meja kerja Echa


"Gak papa kali ka, orang cuma meja kerja ini, kaka boleh kok tetap duduk di bangku itu," jawab Echa


"Gak bisa Cha, kamu harus duduk disini, karena ini sudah menjadi aturannya, lagian aku juga sebentar lagi akan kembali ke kampung karena tugasku untuk menjadi CEO Sementara sudah selesai, " jawab Amar


"Kenapa kaka pulang kampung?, tidak bisakah kaka tetap disini bersamaku?" tiba-tiba kata-kata itu keluar dari mulut Echa yang tidak mau ditinggal oleh Amar lelaki yang sangat ia cintai


"Aku harus kembali ke kampung karena harus mengurus pondok pesantren yang sudah ayah tinggalkan, dan lagian rumah kami itukan disana Cha, jadi mau tidak mau, atau sejauh apapun kami merantau toh akhirnya kami akan pulang ke kampung halaman juga, lagian kan ada Selo yang akan membantu kamu, dan aku juga tahu dia sangat sayang sama kamu Cha, bukalah sedikit hati kamu untuk Selo, karena aku yakin dia adalah lelaki terbaik untuk kamu," jaeay Amar membuat Echa menitikkan air mata


Maafkan aku Cha, aku tidak bisa membohongi perasaanku yang sebenarnya masih sayang sama kamu, tapi percuma kita saling sayang jika kedua orang tua kita tidak merestui hubungan kita, jadi lebih baik aku segera melupakan kamu, sebelum cinta ini semakin membesar,


Amar kemudian pergi meninggalkan Echa, ia sengaja menjauhi gadis itu.


"Yang benar Umi?, jadi Echa dan Amar itu sepupuan, terus rencana lamaran itu gagal??" ucap Selo bahagia, rasanya ia benar-benar senang karena berarti ia bisa mendapatkan cinta Echa tanpa bayang-bayang Amar


Aku harus berusaha lebih keras lagi untuk menaklukkan hati Echa, sebelum Amar kembali melamar Echa,


"Assalamualaikum," sapa pemuda itu ramah


"Waalaikum salam," jawab Echa


"Ka Amar kemana?" tanya Selo


"Dia sedang keluar, ada perlu apa?" tanya Echa


"Tidak ada Cha, aku cuma mau memberi selamat sama kamu, selamat ya Cha, sekarang kamu sudah menjadi CEO Sedayu Group, semoga dibawah kepemimpinan kamu Sedayu Group semakin maju," ucap Selo


"Iya, terima kasih ka," jawab Echa singkat


"Oh iya bagaimana kalau kita rayakan ini dengan makan siang diluar?" ajak Selo


"Yaudah, biar aku yang traktir kali ini," jawab Echa


"Harus itu, masa CEO Sedayu Group makan dibayarin oleh stafnya," jawab Selo sambil terkekeh

__ADS_1


Keduanya berjalan keluar gedung, menuju ke sebuah kafe yang dekat dengan tempat kerja mereka. Echa terkejut ketika melihat Amar sedang makan siang bersama seorang wanita cantik, mereka terlihat akrab dan sangat dekat, membuat Echa terbakar api cemburu.


Kenapa rasanya sakit sekali, melihat ka Amar dekat dengan gadis lain, apalagi dia sangat cantik, pasti ka Amar lebih memilih dia daripada aku, tapi kenapa aku masih tidak rela, walaupun aku tahu aku dan ka Amar tidak bisa bersama lagi, ingat Cha kalian ini sepupu,


Selo tahu jika Echa merasa sedih ketika melihat Amar bersama cewek lain.


"Kita ke makan di kafe langganan aku saja yuk?" ajak Selo menarik lengan Echa


Echa hanya menurut dan mengikuti Selo yang langsung membawanya pergi dari sana.


Selo menghentikan mobilnya disebuah saung tradisional yang sangat asri karena dipenuhi dengan pepohonan disekitar saung, suara gemericik air mancur membuat suasana saung semakin sejuk, diiringi alunan musik Sunda membuat suasana semakin nyaman dan Damai.


"Apa kamu suka suasana disini?" tanya Selo


"Suka sekali, apalagi kita bisa makan sambil melihat pemandangan, memberi makan ikan, benar-benar romantis, aku suka sekali suasana saung ini," jawab Echa


Sebuah gurame goreng dilengkapi lalapan, sayur asam, dan juga nasi liwet terhidang dimeja makan membuat Echa segera melahap hidangan itu tanpa ragu.


"Apa aku boleh nambah?" tanya Echa malu-malu


"Boleh dong, gue tahu kalau orang yang lagi galau juga butuh tenaga agar bisa kuat menghadapi kenyataan bahwa mantan sudah memiliki pasangan," sahut Selo sambil terkekeh


"Iisshh, apaan sih," jawab Echa


"Jangan marah Cha, bercanda," sahut Selo


**Dreet...dreet...dreet


"Halo assalamualaikum, ada apa ka?" tanya Echa


"Waalaikum salam, kamu dimana Cha, hari ini ada jadwal rapat dengan mitra bisnis Sedayu Group, cepatlah kembali ke kantor," jawab Amar


"Saya di saung mang Emping, baik ka, aku akan segera kembali ke kantor," jawab Echa


"Kita harus kembali ke kantor segera, karena aku ada rapat dengan rekan bisnis hari ini," ucap Echa sambil mencuci tangannya


"Siap bu direktur," jawab Selo sembari memberi hormat pada Echa

__ADS_1


__ADS_2