CINTA AISYAH

CINTA AISYAH
bab 2


__ADS_3

muth'iah berpikir sejenak


"owh ya" jawab amuth'iah membuat kanget kedua orang tuanya.


"masyaallah ada apa muth'iah" tanya umi yang kaget melihat putrinya berkata dengan nada yang mengejutkan.


"maaf abi,umi muth'iah keceplosan" sambil menutup mulutnya.


"gak papa kata abi rudi,kamu mau ngomong apa?". tanya abi rudi.


" ini bi muth'iah baru inget,abi punya teman lama yang namanya pak imran kan inget gak?".tanya muth'iah pada abinya sambil berharap


"inget kenpa?" tanya abi rudi.


"beliau kan punya anak laki-laki pengusaha kaya raya di jakarta,gimana kalok sepakat dijodohkan sama aisyah?" tanya muth'ia sambil senyum ramah.


"iya ya bi kenapa gak kepikiran dari awal" jawab umi fatimah.


"lagi pula kita juga mengenal dekat keluarganya baik,soleh dan sholeha,ramah dan dermawan". sahut umi.


" siapa nama laki-laki itu?".tanya abi.


"namanya Fahri,tampan,dermawan dan soleh,namun usianya 3 tahun lebih tua dari aisyah bi,kemungkinan seperti itu.


" alhamdulillah kalau gitu,aisyah mendapatkan laki-laki lebih dewasa dari dia".jawab umi fatimah.


"tanyak anak nya dulu setuju atau enggak" kata abi sambil melihat dua wanita didepannya(taklain istri dan putri pertamanay)


"ia mi ditanya dulu aja trus jangan lupa juga tanya sama keluarga pria" kata muth'iah.


selepasnya berbincang muth'iah pun pamit untuk masuk mengajar di sesi malam.


ketika muth'iah hendak keluar pintu aisyah pun datang dengan gojek online yang ia pesan lewat hp.


"assalamualaikum kak,dari rumah" tanya aisyah yang menyalami kakaknya tersebut.


"ia dek,udah lama kakak disini" jawab muath'iah sambil senyum-senyum membayangi adek yang masih kecil dimatany akan menikah diusia mudah."gak kebayang"katanya keceplosan.


aisyah pun kaget" gak kebayang apanya kak" .tanya aisyah penasaran.

__ADS_1


"eh...eh gak kok dek maaf kakak ngelantur gak jelas gini" jawab nya ragu-ragu.


"owh ywd kak aisyah masuk duluan ya capek ni pengen rebahan dikasur sambil baca buku" jawab aisyah sambil melihat kakaknya yg hari ini cukup aneh.


"iy dek sana masuk pasti kamu capek" kata muth'iah sambil mengusap kerudung aisyah.


aisyah pun masuk dan muth'ian mengendarin


mobilnya melaju kerumah mertuanya.


"assalamualaikum bi,umi" kata aisyah bemberi kabar bahwasannya dia sudah pulang.


"waalaikumussalam" jawab abi dan uminya.


"dah pulang nak" sahut umi aisyah


"udah mi" jawab aisyah singkat.


ketika aisyah hendak masuk kabar abi aisyah memanggil.


"nak". panggil abi rudi.


" ia bi".jawab aisyah.


" bentar bi aisyah naruh tas dulu"katanya lalu msuk kamar.


"ada apa bi,mi?". tanyak nya penasaran.


" kamu menikah ya".kata umi fatimah.


"Apa..." sontak mata aisyah melotot kaget dengan ucapan umi nya.


"umi,sama abi serius" tanya aisyah.


"iya kita serius" jawab abi rudi


aisyah bingung apa yang merasuki jiwa kedua orang tuanya itu,hingga aisyah disuruh untuk menikah diusia yang masih sangat muda.


"mauh kan nak?". tanya uminya.

__ADS_1


" tapi mi aisyah belum siap,umi kan tau aisyah pengen capai cita-cita aisyah dulu,trus naikin haji abi sama umi".kata aisyah berharap semua yang dikatakan oleh kedua orang tua nya hanyalah candaan biasa.


" umi mohon nak".pinta umi fatiamah


"aisya pikir-pikir dulu ya mi" kata aisyah.


"makasih ya nak" kata umi fatimah.


saat aisyah didalam kamar aisyah melamun memikirkan siapa laki-laki yang akan bersandinga dengan nya,wajahnya,agamanya,pekerjaannya,usia,dan keluarganya.


"aisyah belum siap jadi istri,apalagi kalau jadi ibu,aisyah gak mauuuuu" .aisyah berbisik dibatinnya.


"tapi abi dan umi?" pikirnya.


disisi lain umi aisyah menghubi keluarga fahri


untuk membicarakan masalah ini.


" assalamualaikum,buk"sapa umi fatimah dari hpnya.


"waalaikumussalam buk,apa kabar?". tanya ibu zahra ibunya fahri.


" alhamdulillah sehat,ibu sendiri?". tanya umi fatimah.


"alhamdulillah saya sekeluarga baik" jawab ibu zahra.


"ada apa buk tumben nelpon?". tanya ibu zahra.


" ini bu,ibu kenal kan sama putri saya sama mas rudi,aisyah?".tanya umi fatimah.


"pasti lah buk perempuan cantik nan sholeha,saya kenal betul dengan aisyah,kenapa bu,apa mau dijodohkan sama fahri?" tanyanya membuat umi fatimah gugup.


"emm.....benar,saya rasa tidak ada salahnya kita menjalin hubungan keluarga,dengan menyatukan kedua buah hati kita" katanya berharap ibu zahra meng iyakan bujukannya.


"saya setuju baru kemarin saya sama mas imran membicarakan aisyah". katanya.


"alhamdulillah kalau ibu setujuh" jawab umi fatimah.


"bagaimana dengan aisyah". tanya ibu zahra.

__ADS_1


" insyaallah dia setuju".katanya padahal belum ada kepastian.


Bersambung.....


__ADS_2