Cinta Dalam Diamku

Cinta Dalam Diamku
BAB 15


__ADS_3

Saat ini Angel sedang


bermain basket dilapangan sendirian. Bola basket yang dipantulkan pada lantai.


Setelah itu ia melemparkan bola itu ke ring. Hari Angel tampak lesuh. Ia tidak


bergitu bersemangat dalam bermain. Tidak ada Rendra yang mengoceh tentang


urusan pacarnya. Tidak ada Jonathan yang selalu memberinya semangat dan


memperingatinya.


Dengan malas Angel


memantulkan bola. Sekolah ini sudah sepi karena semua siswa sudah pulang. hanya


dirinya yang tersisa. Jonathan melangkah kaki sepanjang koridor. Tiba-tiba


langkahnya terhenti saat melihat Angel masih berada disekolah. Sedari tadi


Jonathan berada di perpustakaan bersama dengan Caramel.


Jonathan tersenyum


sumringah lalu menghampiri Angel, “Kalau main yang semangat dong, lusuh begitu


mukanya kayak kantong keset” ledek Jonathan seketika Angel melemparkan bola


tersebut kearahnya.


“Sejak kapan lo jadi


bawel begitu?” Tanya Angel heran


Jonathan hanya


tersenyum sambil memantulkan bola itu, “Sejak hari ini” jawabnya membuat Angel


menaikkan alisnya sebelah.


“Iya deh, yang udah


enggak jomblo lagi. Dan udah punya tunangan” tukas Angel, Jonathan tertawa


sinis.


“Lagian gue sama Cara


hanya temenan kali, lo cemburu ya?” tanyanya balik,


Angel terdiam, sudah


diduga. Tetapi ia berusaha untuk mengelak “Enggak, sotoy lo” ucapnya


“Bilang aja kali kalau


cemburu, lagian sapa juga yang mau sama cewek bawel kayak lo” ledek Jonathan.


Hari ini ia sangat cerewet, padahal bahkan Angel dibuat heran.


Tidak lama terdengar


suara deringan ponsel, Angel menghampiri tas punggung yang dia simpan pada


bangku panjang. Melihat dilayar tertera nama “Bang Rey”


Angel mengangkat dengan


malas “Hallo Bang” sapanya


“Hari


ini lo ada jadwal. Kenapa lo belum juga pulang?, dan Abang akan jemput lo


disekolah.” Oceh Rey diseberang sana.


Angel mendengus sebal


“Iya bawel” ucap Angel ketus


Lalu menutup telepon


dengan sepihak, beralih menatap jonathan yang masih mematulkan bola basketnya,


melirik Caramel yang masih berdiri tidak jauh dari lapangan. Seperti sedang


menunggu Jonathan.


“Gue mau balik dulu,


Abang gue sudah nelpon. Bawel banget lagi” gerutu Angel lalu berjalan menunggu


menuju tribun mengambil tas punggung.


Jonathan menatap


kepergian Angel, Caramel datang menghampirinya lalu merogoh tasnya menyodorkan


sebotol air mineral padanya.


“Makasih” balasnya


“Memang sudah bisa main


basket kan masih sakitkan?” tanyanya kwatir, ada seulas senyum tipis tampak


diwajah Jonathan.


“Sudah sehat kok, kamu


lihatkan sekarang” ucap memperlihatkan dirinya yang sehat


Caramel mencebik


melipat kedua tangannnya depan dadanya “Iya, tetapi tetap saja butuh istirahat”

__ADS_1


“Ciyee kwatir” ledek


Jonathan memebuat Caramel bersemu merah. Tidak bisa dipungkiri oleh Caramel,


pasti setiap cewek yang dekat dengan Jonathan pasti tersipu malu. Karena sikap


manis yang ditunjukkan oleh lelaki jangkung itu.


Sepulang sekolah Rendra


dan jonathan bertemu disebuah Café, mereka berpasang-pasangan. Rendra bersama


Sandra sedangkan Jonathan bersama dengan Caramel. Mereka sedang Hangout tanpa


Angel,


“Wihh mantap ya,


sekarang sudah ada calon istri. Jadi bisa pergi bersama-sama tidak jomblo lagi


deh” ujar Rendra terkekeh melihat sahabatnya yang sudah memiliki pasangan


pendamping.


Jonathan menyeruput


orange jusnya, “Apaan sih, tidak juga” ucapnya santai


Sedangkan Caramel masih


menyantap pasta kesukaannya. Begitu juga dengan Sandra masih sibuk dengan


makanannya.


Caramel kembali menatap


Jonathan yang ceria, ini pertama kalinya ia melihat senyum cowok yang


disampingnya ini. biasanya ia hanya melihat wajah datarnya. Biasanya Caramel


hanya melihat dari kejauhan sekarang ia sudah lebih dekat. Ada rasa senang, ia


bahagia sekarang. Tetapi entah perasaannya saat ini. meskipun Jonathan hanya


menganggapnya sebagai sahabat tidak lebih dari itu.


“Btw, Angel kemana? Apa


tidak datang?” tanyanya sedari tadi Sandra celingak-celinguk mencari sosok


keberadaan cewek tomboy itu.


“Ada urusan katanya.


Dia tidak gabung dulu, tahu deh” jawab Jonathan sambil mengendikkan


bahunya  Sandra hanya mengangguk-angguk


sebagai jawaban.



teriaknya tanpa memberi salam


Rey terlonjak kaget


sedang berada di ruang keluarga. “Bisa tidak kalau datang tida bikin orang


kaget begitu dek.” Ujar Rey measa kesal karena kelakuan adiknya semakin hari


makin bar-barnya


“Sekarang bersiap-siap


kita pergi, gue males makan dirimah gue mau makan direstorant” ujarny teriak.


“Oke” teriak Angel


sudah berada di atas lelu memasuki dalam kamarnya


Setengah kemdian Angel


sudah bersiap dengan dengan pakaian baku kaosnya serta celana jeans birunya


yang bolong dimana-mana. Ditambah rambutnya yang ikat ikal. Rey tersenyum


langsung menyambar kunci mobilnya lalu beranjak keluar diikuit oleh Angel


dibelakangnya.


“Memangnya kita mau


makan bareng siapa Bang, gue enggak mau jadi obat nyamuk seperti waktu itu”


ucap Angel kesal karena setiap kali diajak oleh Rey selalu saja jadi pelengkap


disetiap pertemuannya.


“Kali ini enggak karena


pacar Abang bawa teman, lo tidak akan sendiri lagi. Seperti manusia ngenes


jomblo ketulungan” ledek Rey sambil tertawa meledek adiknya. Angel mencebik


kesal.


“Mentang-mentang punya


pacar, seenaknya aja ngatain orang” kesal Angel sambil melipat kedua tangannya


depan dada


Beberap menit kemudian


mereka berdua sampai direstorant, Rey mencari parkiran. Setelah ia rasa lalu ia

__ADS_1


keluar begitu juga dengan Angel. Ia berjalan masuk yang disambut oleh pramusaji


Mereka diantar memasuki


ruangan VVIP, Angel berdecak kagum “Wow, ada apa pacar Abang nyewa tempat


sekeren ini. biasanya ditempat biasanya”


“Tenang aja, tidak usah


terlalu lebay begitu” ujar Rey melirik adiknya itu. disana ada dua orang sedang


duduk di sofa.


“Maaf sayang lama ya”


ucapnya sambil mencium kening pacarnya itu


Angel menatap abangnya


jengah, lalu ikut duduk disofa. “Hey, Angel lama baru bertemu” sapa Anggi


Cowok yang dihadapan


Angel ini tersenyum tengil, menampakkan wajahnya songongnya.


“Angel kenalkan ini


Liam, sepupuku. Dia gantengkan” ujarnya,


Seketika Liam


mengulurkan jemarinya “Kenalin gue Liam, manusia paling terganteng sedunia.


Banyak fans, banyak pula yang memuji-memuji. Manusia paling jago dalam bela


diri, suka coklat, keju. Makannya pasta. Warna kesukaannya biru coklat langit.


Menyukai cewek yang ada dihadapanku sekarang ini” ucap panjang lebar


“perkenalkan diri atau


Isi biodata sih” ucap Angel jengah


“Perkenalkan diri dong”


jawabnya santai


“Baru kenal sudah


bilang suka aja. Dasar playboy” ucapnya terkekeh bingung menghadapi manusia


yang ada disampingnya ini


Sekarang ini Angel


sedang berada di fase perkenalan dengan orang asing yang langsung menembaknya


begitu saja. Kok ada orang seperti ini, langsung main nyosor saja kayak lagi


pasang kuali ya.


Angel mendengus jengah


karena sedari tadi Liam terus mengoceh, lelaki cerewet seperti perempuan ini.


Rey hanya terkekeh melihat kelakuan orang yang ada dihadapannya ini.


“Maaf ya, memang


orangnya gitu. Ganjen. Sekaligus memiliki kepedean tingkat akut” ucap Anggi


“Dihh gitu, memang gue


ganteng”


“Iya tak apa sayang.


Lagian Liam lucu kayak kucing lagi mau ngelahirin” ledekya sambil menyeruput


minuman


“Dih, dikatainnya aku”


ucapnya dengan wajah selebay mungkin


Sedari tadi Angel hanya


diam memperhatikan lelaki lebay ini. makhluk semacam apa dia kenapa dia bisa


hidup dengan tingkat kepedean tinggi.


Angel menghembuskan


nafas gusar, harinya begitu aneh. Bertemu orang aneh seperti Liam.


Suasana cukup garing,


karena Liam yang absurd plus kocak. Angel menikmati makanannya dengan malas.


“Hey, makan yang banyak biar gede. Enggak kurus rempeng kayak begini” ujarnya


seperti menyindir Angel.


Angel mencebik “Dasar


kutil lo” balasnya sambil menatap tajam. Sedangkan Rey dan Anggi hanya terkekeh


mendengarnya.


Dating sore hari ini


sangat menyenangkan bagi Rey dan Anggi, sedangkan Angel, harinya terasa begitu


sial, pertama ia harus melihat Jonathan yang tampak mesra dengan Caramel,

__ADS_1


keduanya, seharian ia tidak pernah melihat Rendra karena kesibukan osisnya yang


padat. Ketiga, ia harus bertemu makhluk aneh seperti Liam.


__ADS_2