
Angel
sedang duduk dikantin sendirian sambil memikirkan siapa yang akan mengajaknya
ke pesta topeng. “melamun aja sendirian kesambet setan baru tahu rasa” Angel
mendongakkan kepalanya melihat seseorang yang menegurnya. “Ronald, bikin kaget
saja” kesal Angel sambil menyeruput segelas orange jus.
“Lo
lagi mikirin apa? Kok bête begitu?” Tanya Ronald yang menatap Angel.
“tidak
ada” jawabnya
“Pasti
lagi mikirin siapa yang akan ajak lo ke pesta topeng kan?” tebak Ronald memang
benar, Angel sedang memikirkan siapa yang akan mengajaknya ke acara pesta
topeng sekolah nanti.
“Kok
lo tahu gue mikirin itu sekarang?” Tanya Angel polos
“Nahhh,
tebakan gue benarkan. Bagaimana kalau gue dan lo bareng?.” Tawar Ronald sambil
menaikan kedua alisnya berulang-ulang.
“lo
serius?, tidak ada yang marah gitu?” Tanya Angel memastikan ia takut jika ada
yang marah jika pergi bersamanya.
“Nggak
ada. Gue kan Jomblo sama seperti lo” Angel mengepalkan kedua jemarinya lalu
lalu memberi sebuah tabokan keras di kepala Ronald.
“Kok
gue ditabok sihhh, sakit tahu” Ringis Ronald sambil mengelus kepalanya yang
kesakitan.
“itu
buat orang yang resek kayak lo” kesal Angel pada Ronald.
“Dan
ajakan lo gue terima” lanjutnya membuat Ronald terdiri menghampiri Angel dan
memeluknya “Angel, Thanks So much. Babe” mendengar ucapan itu, Angel melepaskan
pelukan. Menatap Ronald bergidik ngeri.
Tanpa
disadari Angel dan Ronald, dari jauh ada Rendra dan Jonathan yang melihat.
Rendra mengepalkan kedua tangannya dengan raut wajah marah. Berjalan menghampiri
mereka yang diikuuti oleh Jonathan.
“Angel
gue tidak izinkan lo pergi sama dia” ucapnya penuh penekanan.
“Apa
urusan lo larang gue pergi sama Ronald?” Balas Angel bersedap dada. “Yang jelas
gue melarang lo deket sama ini ********. Okey” Jonathan menyerngit dahi
mendengar ucapan Rendra yang sangat membenci Ronald.
“Jaga
ucapan lo, yang ******** itu lo bukan gue.” Angel menyerngit dahi bingung.
Sedangkan Jonathan hanya diam menyaksikan.
Brukkk
Brakkk
Bug
Sebuah
pukulan berkali-kali menghantam wajah Ronald, ia tersungkur jauh. Perkelahian
tragis terjadi dikantin membuat semua siswa terlonjak kaget. Angel yang kaget
dan menengahi menghentikan perkelahian.
__ADS_1
“STOP”
Nafas
yang tidak beraturan dengan tatapan murka. Jonathan yang memegang bahu Rendra
agar tidak lagi menghajar Ronald.
“Kalian
berdua ini kenapa sih. Huh” ada jeda “Berantem, pukulan, tonjokan. Gue benci
kalian” teriak Angel histeris menatap keduanya satu persatu. “Dan lo Ren,
dengan siapapun gue pergi, itu bukan urusan lo. Dan lo jangan halangi gue.”
Akhir Angel lalu pergi begitu saja meninggalkan Rendra terdiam. Dan Ronald ikut
menyusul Angel.
“Ren,
lebih baik kita pergi dari sini” bisik Jonathan diangguki oleh Rendra. Dan
ikuti oleh semua siswa yang ikut bubar.
Malam
pagelaran Pesta Topeng dilaksanakan, alunan music yang menyemangati siswa yang
bersorak gembira. Dan dihadiri oleh band ternama di ibu kota. Semua siswa-siswi
membawa pasangan termasuk Rendra bersama dengan Sandra, Angel yang bersama
dengan Ronald. Acara di mulai pukul 18.00 malam.
Angel
yang mengenakan dress biru glamor, serta yang yang terurai dengan menggunakan
topeng senada. Sedangkan Rendra menggunakan jas cream silver senada dengan
rompi, topeng yang menutupi matanya dengan warna senada pula.
Sedari
tadi Angel tidak melihat Jonathan, ia melirik kesana-kesini mencari sosoknya. Apa Jojo tidak datang? Tanya Angel dalam
hati.
Lampu
mati secara mendadak membuat semua siswa menjerit, semua siswa panic. Alunan
music piano membuat semua siswa menoleh keasal suara. Music yang terdengar
“Jojo,
Apa gue mimpi?” gumam Angel terkejut, setahu Angel Jonathan paling rishi berada
di keramaian. Tetapi secara mendadak ia melihat Jonathan berada di atas
panggung bersama denga seorang perempuan yang duduk disampingnya sambil
bersanyanyi. Ya, Dia adalah Anne, adik Kelas Jonathan.
Semua
orang menatap terkejut, Jonathan yang dikenal pendiam, irit bicara dan terkenal
dingin ini bisa tampil memukau di atas panggung. Semua orang bertepuk tangan
memberi sorak.
“WOW”
satu kata yang keluar bergitu saja dari mulut Angel saat melihat perfromence
Jonathan. Saat selesai Jonathan turun bersama perempuan tersebut.
Jonathan
memberi senyum tipis kearah Angel yang menatapnya tanpa berkedip.
“Gila
Bro, lo keren banget” puji Rendra sambil mengetos ala anak muda jaman now.
Jonathan hanya tersenyum tipis. Sedangkan Angel masih terdiam. “Kamu cantik”
ucap pelan Jonathan pada Angel. Tetapi Angel masih dapat mendengar sahutan itu.
semua siswa memakai topeng.
Malam
yang begitu riuh dengan alunan music yang menggema sepanjang malam. Jonathan
keluar pergi kearea sebuah teras hotel. Ia berdiri sambil menatap langit. Kali
ini berbeda tempat, biasanya ia melakukan di kamarnya tepat depan jendela ia
berdiri.
Jonathan
__ADS_1
sangat tidak menyukai berada didalam apalagi dengan keramaian, baginya itu
sangat membosankan. Menatap bulan sabit. Dari kejauhan Angel yang melihat
Jonathan berdiri sendiri.
“Jonathan”
gumamnya lalu menghampirinya
Jonathan
tersentak kaget saat melihat Angel sudah berada disampingnya. “Lo ngapain
disini? bukannya didalam lo bareng Ronald” cetusnya tanpa melihatnya. “Lo yang
ngapain? Bukannya tadi lo bersama Anne Ya” balas Angel. Jonathan hanya terkekeh
“Anne, Dia adalah adek sepupu gue kali. Cemburu?” Angel menautkan sebelah
alisnya
“CK,
ngapain gue cemburu. Nggak penting juga” tukas Angel.
“Iya, Jojo gue Cemburu sama Anne”ucap Angel dalam hati sementara Jonathan hanya santai mendengar tanggapan
Angel.
“Nggak tahu kenapa gue cemburu Jo,
padahal gue sukanya sama Rendra.”Lanjut Angel dalam
hati.
Mereka
terdiam, Angel mendongak mengikuti Jonathan yang masih tampak serius memandangi
bulan, seketika kedua tersentak akibat ulah Rendra yang mengagetkan mereka.
Dengan merangkul kiri dan kanannya pada kedua sahabatnya.
“Kalian
pada ngapain kok diluar, pesta Dansa sebentar lagi akan dimulai.” Ucapnya
menampilkan deretan gigi putihnya. Sentak keduanya menengok. “Pesta Dansa, gue
nggak ikut” tolak Jonathan. “Oke, bentar lagi” Angel hanya melebarkan senyum
tipisnya.
“Jojo,
lo harus ikut ini sudah menjadi peraturan?” kali ini Rendra yang sangat memaksa
Jonathan untuk ikut”
“Peraturan
dari mana coba?” geram Jonathan pada sahabatnya.
“Pokoknya
harus” tegas Rendra membuat Jonathan pasrah
“Oke”
“Nahh
gitu dong” ucap Rendra sumringah,
Mereka
masuk kedalam ruangan yang bising, alunan music melodi sudah dimulai, itu
bertanda Pesta Dansa telah dimulai. Semua siswa berdansa dengan masing-masing
pasangan. Rendra yang bersama Sandra, Angel bersama Ronald sedangkan Jonathan
yang bersama Anne.
Angel
sempat terkejut dengan kedekatan Anne dengan Jonathan. Karena Jonathan tidak
pernah dekat denagn siapa pun kecuali dirinya. Angel yang berdansa dengan
perasaan tidak menentu sorot matanya selalu kearah Rendra dan Jonathan.
Entahlah dia merasa bingung dengan perasaannya sendiri. Ia memang menyukai
Rendra tetapi hati kecil berkata bahwa Jonathan lah yang ada di hatinya.
Angel
Bimbang!!!
Angel
terlepas dari Ronald, begitu juga Jonathan dengan aneh. Tanpa sengaja mereka
tertukar. Angel menatap mata hanzel Jonathan. Terukir senyum pada Jonathan.
__ADS_1
Senyum yang tidak pernah dilihat Angel sebelum.