
Rendra, Angel, dan
Jonathan sedang berada di kamtin. Angel yang melahap Mie ayam yang sudah
mangkuk Ketiga. Jonathan yang menoleh menatap Angel ngeri. “Astajim Angel, lo
makan atau apa sihh? Sudah tiga mangkuk lo habisin. Lo doyan atau lapar?” omel
Jonathan panjang lebar. Angel mendongak karena barusan ia mendengar ocehan
Jonathan yang panjang.
“Horeeee. Jojo akhirnya
ngomong panjang juga” Angel bersorak ria sementara Jonathan menatap sahabatnya
bingung.
“Dasar sarap nihh,
bocah. Duduk woyy, bikin gue kaget saja” pekik Rendra
“Iya nihh” Jonathan
kembali menyeruput orange jus dan kembali makan yang sempat tertunda Karena
ulah Angel.
Dari jarak jauh
perempuan berkulit putih paras itu memperhatikan Jonathan dengan senyuman
lebar. Rendra yang menyadari ada sosok perempuan yang memperhatikan Jonathan ia
memberi isyarat agar segera menoleh. Tetapi Jonathan tetap tidak perduli.
Rendra kesal karena Jonathan tidak meresponnya.
“Woii kampret, nohh ada
cewek cakep liatin lo dari tadi” oceh Rendra
“Apaan sihh? Biarin
aja” jawab Jonathan santai
Rendra hanya menggeleng
“Eh buset, cewek cakep begitu di biarin”
Perempuan itu hanya
terdiam, lalu kembali mengaduk minuman setelah itu pergi meninggalkan tempatnya
dan berlalu pergi. Jonathan yang melihat sekilas kembali mengingat sesuatu.
“kayaknya
itu cewek pernah gue lihat deh, tapi dimana?”pikir Jonathan
dalam hati
Jonathan segera bangkit
dan pergi meninggalkan kedua sahabatnya dengan tatapan bingung. “Lah, nihh
bocah main pergi saja. Mau kemana Woiii” teriak Rendra
“Ada urusan, kalian
balik kelas saja. Kalau mau” balas Jonathan senyum sendiri. Angel yang melihat
itu terpaku. Dan ia menghentikan aksi makannya. Jojo kenapa kayak kesambet, Apa dia sedang jatuh cinta atau bagaimana?, Tanya Angel dalam hati.
Jonathan berjalan cepat
sepanjang koridor, ia mengejar perempuan yang memperhatikannya tadi.
“Kamu, Tunggu” langkah
perempuan itu terhenti. Setelah mendengar panggilan dari empunya.
“Gue ingat, lo kan yang
sapa gue di toko buku. Lo juga yang perhatikan gue di perpustakaan, dan lo juga
yang ada dikantin tadi?” Tanya Jonathan, memang benar perempuan itulah yang
selama ini mengamati dan memperhatikan Jonathan dari jarak jauh. Perempuan itu
tersenyum lalu menghampiri Jonathan.
“That’s right. Lo benar” jawab perempuan perparas cantik dan Anggun
“Gue Caramel Jordan. Lo bisa panggil gue
__ADS_1
Cara” Jonathan menyerngit dahinya saat memperkenalkan dirinya perempuan yang
bernama Caramel Jordan mengulurkan tangannya yang dibalas oleh Jonathan.
“Gue mau jadi teman
ataupun sahabat lo. Boleh?” pinta Cara, Jonathan menaikkan sebelah alisnya. “Why Not, dengan senang hati” ucap
Jonathan dengan senyum mengembang.
Jonathan dan Cara
kembali berjalan bersama, sedangkan dari arah jauh Angel yang melihat kejadian
itu terlihat kesal.
Sepanjang koridor Angel
berjalan cepat, Angel bingung dengan perasaannya sendiri. Ia bingung dengan
hatinya. Dari dulu hingga sekarang ia sangat menyukai Rendra tetapi entah
kenapa hatinya sakit Jonathan bersama cewek lain.
“Gue kenapa sih? Kenapa
gue kesal Jojo dengan cewek lain” Angel menghampus air matanya yang sedikit
menetes dan menuju bibir lapangan basket. Duduk sambil mengurucutkan bibirnya.
“Ahhhh, gue ini
kenapa?” kesal Angel memukuli kepalanya dan geram pada dirinya sendiri. Rendra
yang datang duduk di samping Angel.
“Woiii, lo kenapa? Muka
kusut begitu” Tanya Rendra melihat sahabatnya
“tidak papa” jawab
Angel ketus
Rendra hanya bisa
menggeleng melihat kelakuan sahabatnya yang satu ini. ia terus memandangi
lapangan yang dipenuhi oleh siswa yang sedang bermain basket. Rendra tertawa
kesal Angel menatapnya tidak suka.
Bel bordering keras
mendakan bahwa sudah jam pulang sekolah, semua siswa berhamburan keluar dari kelas
masing-masing. Jonathan, Angel, dan Rendra berjalan bersama menuju parkiran
sekolah. Tidak jauh dari sana mobil sport merah milik Rendra terparkir. Rendra
yang masih memasang tampang tengilnya, sedangkan Angel masih dengan pikiran
yang berkeliaran, sedangkan Jonathan memasang tampang datarnya dan sikap Coolnya.
“Nathan” Panggil
seseorang yang membuat langkah Jonathan terhenti, Jonathan berbalik badan. Ia
melihat dari arah jauh sana ada seseorang yang tersenyum lebar dan
menghampirinya. Dan itu ternyata Caramel
“Ya, Ada apa?” Tanya
Jonathan
“Boleh pulang bareng?”
Tanya Caramel, Rendra yang tersenyum melihat sabahatnya yang di ajak oleh
cewek.
“Ikut dong,” sahut
Rendra menaikkan kedua alisnya
Jonathan tersentak
kaget saat Caramel mengandeng lengan Jonathan. Sedangkan Angel dan Rendra juga
kaget.
“Aku duluan ya, semua”
Pamit Caramel
__ADS_1
Angel memasang wajah
tidak suka pada Caramel yang sudah menjauh menuju mobilnya bersama Jonathan.
“Ihhh, dasar cewek ganjen” gerutu Angel dalam hati. Rendra meliriknya bingung.
“Woii, Ayo pulang.” Rendra membuyarkan lamunan Angel.
Rendra masuk diikuti
oleh Angel, yang duduk disamping mengemudi. Rendra menancap gas keluar dari
gerbang sekolah.
Sepanjang perjalan
Angel hanya bisa diam saja menatap jalanan di balik jendela, Rendra yang focus
menyetir.
Rendra yang menyadari
Angel hanya diam tidak mengomel seperti biasanya jika berada di atas mobil.
“Woiii, Dari tadi diam
saja. Gue di anggurin dari tadi. berasa jadi supir tahu nggak” omel Rendra,
“Bisa diam nggak, lagi
tidak mood gue” ucap Angel cemberut sepanjang perjalan.
Rendra yang melewati
rumah, entah itu rumah siapa ia tidak tahu. Rendra mengerem mendadak membuat
Angel terhuyung kedepan mengenai dasbor di kepalanya.
“Gilaa lo ya, rem
mendadak. Sakit kepal gue tahu” kesal Angel sambil mengusap-usap kepala yang
sakit akibat benturan.
“ngomel mulu, lihat
disana Jojo sama cewek tadi. mereka tampak mesra ya” Angel menoleh mengikuti
arahan Rendra. Angel mematung, ia tidak pernah melihat Jonathan ngobrol, dan
tertawa lepas begitu.
“Rend, Bukannya cewek
itu yang menegur gue pas di mall ya” ujar Angel mencoba mengingat sesuatu.
“Mungkin lo salah orang
kali? Masa iya, cewek secakep dia tegur lu di mall” tukas Rendra yang memang
tidak mengetahui kejadian itu.
“Akhirnya Jojo tidak
jomblo lagi, berarti sisa lo yang jomblonya ketulungan” sindir Rendra membuat
Angel geram bersedap dada. Rendra hany nyengir kuda saat melihat Angel mulai
cemberut.
“Ayokk pulang” rengek
Angel, Rendra menyalakan mesin dan melajukan mobilnya.
Rendra berhenti tepat
di gerbang besar, Angel yang melepaskan seatbellnya dan keluar dari mobil
“Thank You” ucap keluar dari mobil. Rendra hanya tersenyum lalu kembali
melajukan mobilnya.
Angel berjalan masuk
kedalam rumahnya, Rey yang sedang duduk sambil bermain game bersama
teman-temannya. “Gue pulang” teriak Angel seketika Rey menoleh sambil tersenyum
diikuti ketiga temannya.
Angel menaiki anak
tangga menuju kamarnya. Membuka pintu kamar lalu membuang tas punggungnya
sembarangan. Angel menjatuhkan bokongnya ditepi ranjang. Ia masih terngiang
__ADS_1
dengan kejadian di sekolah tadi.