Cinta Dalam Diamku

Cinta Dalam Diamku
Episode 72


__ADS_3

Hai Gaes!


Aku balik lagi nih...


Semoga ada yang nungguin aku yaaa, kalo gak ada semoga jodohku yang menunggu.๐Ÿ˜‚


UPS!๐Ÿ˜Œ


*****


"Kita keliling yuk, kamu kan udah lama di Paris. Aku juga udah lama gak penuhin memori ponselku sama muka kamu." Tepat sasaran sekali, kebiasaan Lika di masa lalu selalu meminta difotokan. Namun begitu ternyata Adi sangat merindukan moment itu.


"Yuk!"


Lika berjalan melenggak-lenggok dan diikuti oleh Adi di belakangnya. Adi sangat bahagia melihat gadis didepannya bukan hanya dipandang lagi tapi bisa dipeluk, dicium, ditidur*in. Eh belum ya, tunggu nikah dulu loh.


"Mau difotoin gak?" ujar Adi mengarahkan kameranya mencari fokus dan pencahayaan yang bagus.


"Mau dong hehehe..."


"Liat kamera aja ya, langsung..."


"Biarin!"


Lika pun berpose ala-ala selebgram. Wajah cantik dan manisnya malah memperindah hasil jepretan kamera Adi.



"Cantik!" gumam Adi tak sadar sembari memperhatikan hasilnya.


"Aku kan selalu cantik kapan pun dan dimana pun" ucap Lika sangat percaya diri. Demi apapun gadis ini benar-benar percaya diri melebihi batas normal tapi hanya di depan Adi. Tampilan wanita karir dan dewasa beberapa waktu lalu kini kembali lagi menjadi gadis imut kesayangan Adi.


"Percaya diri sekali anda Nona" Adi menatapnya tajam dan mendekat menghapus jarak diantara mereka. Dekat dan semakin dekat hingga deru nafas terdengar jelas.


"Anda terlalu berlebihan Tuan" balas Lika dengan tatapan tak kalah tajam. Lika mengangkat tangannya menuju dada kiri Adi, diletakkannya sejenak dan mendorongnya pelan. Lika menaikkan alis kanannya agar terlihat menggoda meruntuhkan iman Adi.


Lika berlari menjauh dan tertawa lepas. Suara tawanya memancing Adi agar mengejarnya, memberi pelajaran pada gadis jahil itu karena berani mengerjainya.


"Kita lihat sampai kapan kamu akan terus berlari...Lika!!!" Adi berlari mengejar gadis itu.


Bukan hal sulit jika hanya menangkap Lika dengan kaki jangkungnya. Lika salah orang jika mempermainkan Adi, yang ada Lika akan dihukum. Yang pasti hukumannya akan menguntungkan bagi Adi, tidak jauh-jauh dari Modus. ๐Ÿ˜Œ


Tawa dan Canda terus terdengar dari mulut mereka menandakan pasangan itu sedang bahagia.

__ADS_1


"Fotoin lagi dong..." pinta Lika dengan memasang wajah memelas.


"Nah kan..mulai deh kamu" Adi mencolek-colek hidung Lika gemas.


"Kan gapapa, lumayan kan ada fotografer handal."


"Yaudah...Sini aku fotoin lagi." Pada akhirnya memang Adi akan mengalah demi Lika sang pujaan hati.



Lain halnya dengan Leonard. Sejak Lika menunggu Adi didepan Apartemennya Leonard sudah mengawasi gadis itu dari jauh. Leonard melihat sendiri apa yang mereka lakukan dari apartemen dan selama di sekitar menara Eiffel.


Hati Leonard meradang. Lima tahun Ia habiskan bersama Lika namun tak pernah gadis itu tertawa lepas seperti itu. Lika selalu berusaha menjaga hati Leonard namun tetap saja dari raut wajahnya ada duka yang amat sakit namun tak terlupakan. Selalu saja seperti itu, seperti ada hal yang mengganjal hatinya. Tapi hari ini Leonard tau apa yang mengganjal itu, apa yang membuat Lika tak bisa seratus persen bahagia dan menikmati hidupnya.


Leonard mengepal tangannya. Bukan waktu yang singkat yang sudah mereka habiskan selama ini. Leonard benar-benar menjaga Lika seperti sebuah telur yang sewaktu-waktu bisa pecah bila terjatuh. Namun Leonard tetap manusia, tetap ada satu celah kesalahan yang mengakibatkan dia harus kehilangan Lika. Kejadian malam itu malah membuat Lika takut berdekatan dengannya. Lika melihatnya seperti melihat seorang monster. Lika akan ketakutan dan menangis histeris.


Flashback!!!


Pertengkaran dengan Adi membuat Leonard benar-benar buntu. Leonard dapat melihat cinta di mata Lika saat berdekatan dengan Adi tapi masalahnya Ia tak terima dengan itu. Leonard hanya mau Lika menjadi miliknya seorang.


Bekas tangan Lika masih terasa panas di pipinya. Leonard tak menyangka Lika akan melakukan ini demi membela Adi yang Leonard yakini Lika masih mencintainya.


Ia terus melaju menuju sebuah club terbesar di kota itu. Kemana lagi Ia harus melepaskan bebannya jika bukan dengan alkohol serta mabuk-mabukan. Leonard benar-benar sudah kehilangan akal sehatnya.


"Hello Sir! Tumben main kesini? Gimana cinta anda? Bukankah anda tidak boleh main ke club?" sapa seorang bartender yang sudah sangat kenal dengan Leonard.


"Berisik! Keluarkan semua yang terbaik disini!!" teriaknya jengkel. Bartender itu sungguh bawel.


"Sepertinya anda sedang patah hati Sir, apa wanita Anda meninggalkan Anda? Hahaha" bartender itu tak henti-hentinya menggoda Leonard, sementara Leonard sudah tak peduli dengan apa yang terus diucapkan orang di depannya.


Leonard masih terbayang-bayang wajah Lika, senyum manis gadis itu dan semua perhatian kecil Lika. Lika selalu menunjukkan sikapnya yang tulus. Gadis itu sangat peduli dan penyayang hingga malam itu Lika menamparnya hanya karena seorang laki-laki.


"Cilaaa..apa kurangnya aku...Kamu malah memilihnya dari aku..." rancaunya. Leonard telah mabuk dan kehilangan akal sehatnya. Leonard terus merancau menyebut-nyebut nama Cila, panggilan khusus untuk Lika.


Waktu sudah menunjukkan pukul enam pagi dan club itu sudah tutup sehingga bartender itu tak dapat berbuat apa-apa. Ia kemudian menghubungi asisten pribadi Leonard agar membawanya pulang.


Gerak cepat sekali. Asisten pribadi Leonard sudah tiba di club dan membayar semua tagihan Leonard pada bartender itu. Tak lupa Ia juga mengucapkan terima kasih karena telah mengabarinya akan keadaan majikannya itu.


"Cila...Cilaa...aku merindukanmu Cila. Jangan tinggalkan aku...!" Leonard merancau pilu. Hatinya benar-benar sakit melihat cinta di mata Lika namun bukan untuknya.


Asisten pribadi Leonard mengerutkan keningnya. Ia tidak mengetahui kejadian yang baru menimpa majikannya itu dan Ia juga kaget mendengar Leonard sampai mabuk berat karena sudah sangat lama Leonard tak menyentuh alkohol atas permintaan Lika.


Ia tak mengerti mengapa majikannya terus merancau seperti itu sehingga Ia memutuskan untuk membawa Leonard ke apartemen Tunangan majikannya itu, Lika.

__ADS_1


Lika baru saja bangun tidur dan sedang berbaring di atas tempat tidurnya menatap langit-langit ruangan kamarnya. Lika sedang merenung memikirkan masalah yang sedang menimpanya. Tiba-tiba ada bel apartemennya berbunyi sehingga gadis itu harus bangkit.


"Selamat pagi Nona Lika, maaf saya mengganggu istirahat Anda" sapa Asisten pribadi Leonard dengan sopan.


"Selamat pagi Tuan Hans, apa yang terjadi dengan Iyo?" Lika sedari membuka pintunya tak lepas pandangannya dari Leonard.


"Saya tidak tau apa yang terjadi Nona, saya menemukan Tuan Leonard di sebuah klub dengan keadaan seperti ini."


"Bawa saja dia masuk Tuan Hans. Langsung ke kamar tamu saja, saya akan mengurusnya."


Hans menganggukkan kepalanya sekali dan memapah tubuh Leonard masuk kedalam apartemen Lika. Hans mengikuti Lika menuju kamar tamu dan membaringkan tuannya diatas sebuah tempat tidur. Lika membantu Hans dengan membuka sepatu Leonard dan menyelimuti tubuhnya.


"Terimakasih atas bantuannya Tuan Hans, saya berhutang pada Anda."


"Saya yang harusnya berterima kasih Nona Lika. Saya pamit pulang, jika terjadi sesuatu jangan segan untuk menghubungi saya. Saya permisi Nona." Hans menundukkan kepalanya hormat dan meninggalkan Lika bersama dengan Hans.


Sebenarnya Lika sangat risih dengan sikap Hans. Berulang kali Lika meminta Hans agar menganggapnya sebagai teman saja namun Leonard sangat menghormati Leonard sehingga Lika juga demikian karena Lika adalah wanita dari majikannya.


Lika mengelus kepala Leonard pelan.


"Maaf Iyo, aku tidak bermaksud menyakitimu. Istirahatlah dahulu, nanti kita akan bicarakan masalah kita. Selamat malam Iyo..." ucap Lika dan bangkit meninggalkan Leonard menuju kamarnya. Tiba-tiba Leonard menggenggam tangan Lika kasar.


"Kamu milikku Cilaa...kamu milikku!!" Lika menghempaskan Lika dengan kasar keatas ranjang.


*****


Apa yang akan terjadi antara Lika dan Leonard? Sabar... hehehe


Oh iya guys...


Jangan lupa singgah di Novel aku yang baru ya, judulnya 'Allea'.


Kalo gak singgah Author ngambek nih, hehehe.


TERIMAKASIH UDAH SETIA MENUNGGU DAN MEMBACA SETIAP EPISODE CINTA DALAM DIAMKU๐Ÿ™


PLEASE LIKE, KOMEN & FOLLOW AKU DONG๐Ÿ˜Œ๐Ÿ˜Œ


JANGAN LUPA VOTE JUGA YA ๐Ÿ˜‡


Jangan Lupa gabung di grup aku juga ya, supaya kalian gak ketinggalan info Up Novel aku.


JANGAN LUPA TAMBAHKAN NOVEL INI KE FAVORIT KALIAN ๐ŸŒป๐Ÿ˜‰

__ADS_1


THANK YOU๐ŸŒˆ


Anne Chellycaโœ๏ธ


__ADS_2