DI ATAS SAJADAH

DI ATAS SAJADAH
TERKEJUT


__ADS_3

Rafa masuk ke dalam kamar nya setelah makan malam, dia berbaring di atas ranjang kamar nya, dia menatap langit langit kamar nya merasakan hidupnya berantakan. Sejak dia mengenal Sasa dia lupa kewajiban nya untuk ibadah, dulu nya Rafa tidak peminum setelah dengan Sasa, Rafa menjadi peminum.


Setelah kehadiran Ara sudah lama dia tidak datang ke klub malam, dia juga tidak menyentuh minuman lagi, di kembali memikirkan kata kata wanita tua yang menemui nya waktu itu.


Rafa mencerna apa yang dia katakan dan dia masukkan kedalam hidup nya, rasanya seakan ada sangkut paut nya dengan istri dan kekasih hati nya, Rafa memikirkan nya dengan sangat serius tapi ke seriusan nya harus lenyap karena dering ponsel di samping nya.


Rafa melihat siapa yang menghubungi nya di jam segini, Rafa kembali menaruh ponsel nya di atas bantal samping nya, dia kembali menatap langit-langit kamar.


Tapi lagi lagi ponsel Rafa berdering kembali, Rafa yang sudah kesal mengangkat telpon dari kekasih nya Sasa.


"Hmmmm"


.....


"Kamu sudah puas bermain???"


........


"Aku sudah melihat nya sendiri Sa, kamu bermain dengan dua pria sekaligus"


........


"Sa kamu mengatakan kalau itu kebutuhan kamu, tapi apa kamu tau aku saja tidak perna bermain dengan perempuan lain, jangankan bermain bersentuhan saja tidak perna Sa"


.......


"Cukup Sa, mending kita akhiri semua nya!!"

__ADS_1


........


"Dan jangan perna ganggu aku atau Ara lagi"


Sebelum Sasa menjawab Rafa, Rafa sudah lebih dulu memtuskan sambungan telpon nya, dia mematikan ponsel nya kembali setelah itu menaruh di bawa bantal nya.


Setelah itu Rafa kembali menatap langit langit kamar nya, memikirkan apa yang telah terjadi kemarin di pagi hari sampai malam hari, Rafa bertanya tanya kepada dirinya sendiri apa yang harus di lakukan setelah itu, apa dia benar benar akan menjadikan Ara pelampiasan rasa kecewa dan sakit nya, setelah memikirkan semua nya Rafa memejamkan mata nya yang terasa sangat berat.


Saat Rafa memejamkan mata nya dia merasa ada yang berbisik di telinga nya seperti ada yang membisiki Rafa sesuatu yang Rafa tidak mengerti dan setelah itu menyuruh Rafa untuk datang menemui Ara yang ada di kamar nya, Rafa dengan patuh datang ke kamar Ara.


tok tok tok.


Ara yang mendengar kamar nya di ketuk keluar melihat siapa yang mengetuk pintu kamar nya, Ara membuka pintu, dia melihat Rafa ada di depan pintu kamar nya.


"Ada apa Mas???"


"Aku hanya memastikan kamu sudah baik baik saja"


"Hemm, Istirahat lah jangan tidur terlalu malam"


"Iyah, dan terima kasih"


Rafa meninggalkan Ara yang masih ada di depan pintu kamar nya, Rafa kembali ke kamar nya setelah itu Rafa memejamkan mata nya untuk tidur. Sedangkan Ara yang bingung pun kembali masuk kamar dan menutup pintu kamar nya dan tidak lupa mengunci pintu kamar nya.


Ara kembali membuka ponsel nya melanjutkan membaca cerita yang belum sempat di baca sejak kemari, setelah mengantuk Ara menaruh ponsel nya di atas meja di samping ranjang nya, setelah itu Ara membuka cadar nya dan berbaring di atas Ranjang kamar nya.


...**************...

__ADS_1


Matahari bersinar terang di mana Ara dan Rafa tenga sarapan pagi, Sarapan tanpa ada nya obrolan seakan mereka ingin segera menghabiskan makanan mereka dan melakukan aktivitas masing masing.


Ara selesai lebih dulu dia membawa piring kotor nya ke dapur untuk di cuci, tidak lama Ara mencuci piring nya Rafa datang membawa piring kotor.


"Kamu taruh saja di sana Mas"


"Hemm" Rafa menaruh piring kotot nya tidak jauh dari tempat Ara mencuci piring, Setelah itu Rafa meninggalkan Ara sendiri di dapur.


Setelah mencuci piring Ara membereskan sisa makanan yang dia dan Rafa buat sarapan, setelah Ara menyimpan makanan yang tersisa dia berjalan ke arah taman belakang yang ada dibelakang rumah nya, Ara menikmati pemandangan indah dan udara yang sejuk.


Ara mengambil bunga Mawar putih yang ada di sana setelah mengambil Ara menaruh nya dia selipkan di jilbab nya, Ara duduk di kursi panjang yang ada di taman belakang dengan menata bunga yang dia petik di taman yang akan Ara masukan kedalam vas bunga.


Setelah semua selesai Ara membawa Vas itu masuk ke dalam rumah, Ara menaruh bunga yang ada di Vas di meja makan agar terlihat indah dan hidup walau saat makan tidak ada obrolan hanya dentingan sendok dan garpu yang didengar.


Ara berjalan ke arah tangga, dia menaiki anak tangga satu persatu sampai dia ada di lantai dua kamar nya, Ara berjalan ke arah kamar nya yang ada di samping kamar Rafa, Ara membuka pintu kamar nya lalu masuk ke dalam kamar.


Ara duduk di sofa yang ada di sana setelah itu membuka laptop nya melihat apa ada email yang masuk atau tidak, setelah tidak ada email masuk Ara berbaring di atas sofa untuk merebahkan kepala nya yang terasa sangat berat.


Tanpa sadar Ara tertidur di sofa di kamar nya, karena merasa kalau kepala nya sangat berat. di kamar samping Rafa tenga marah marah karena teringat Sasa yang bergelut manja dengan laki laki lain, perempuan yang selama ini dia anggap suci ternyata sudah tidak suci.


Rafa membuang apa saja yang ada di depan nya, Sasa sendiri tenga mecoba menghubungi Rafa yang tidak mau menemui nya, jangankan menemuinya, berbicara saja Rafa tidak mau bahakan pesan yang Sasa Kirim malah hanya di buka oleh Rafa. Rafa yang kesal dan Frustasi akhirnya memilih untuk datang ke pesta yang teman nya buat.


Rafa bangun dari duduk nya setelah itu dia berjalan ke arah walk in closet untuk berganti baju untuk memenuhi undangan teman nya yang mengajaknya berpesta di siang hari. Rafa datang ke acara pesta teman nya yang baru beberapa bulan dia kenal.


Rafa turun dari lantai dua tanpa pamit ke arah atau pelayan yang ada di Rumah, Rafa keluar dari dalam Rumah dia berjalan kearah mobil nya yang ada di halaman Rumah mewah nya.


Rafa masuk ke dalam mobil, setelah itu Rafa menghidupkan mesin mobil nya, dia melajukan mesin mobil nya meninggalkan halaman rumah mewah nya untuk menemui teman nya yang sedang berpesta di Apartemen nya.

__ADS_1


Setelah perjalanan yang cukup padat Rafa telah samapi di Apartemen mewah, Rafa turun dari dalam mobil mewah nya dia berjalan ke arah Lift untuk naik ke lantai 15 dimana Apartemen nya berada. Rafa keluar dari dalam lift berjalan ke Arah pintu Apartemen Putra teman yang baru dia kenal. Rafa mengetuk pintu beberapa kali lalu Putra yang ada di dalam membuka pintu Apartemen nya, saat dia membuka pintu ternyata Rafa yang datang dia langsung menyuruh nya masuk ke dalam.


Di dalam terdengar musik yang sangat keras, banyak minuman beralkohol dan banyak perempuan Seksoooiiii yang ada di sana. Yang paling mengejutkan Rafa adalah Sasa yang di antara empat pria dan mereka meraba raba Sasa dan Sasa sendiri menikmati semua nya.


__ADS_2