
Sejak pagi Alex sudah pusingkan dengan Ara yang meminta ini itu tapi apa pun yang Alex berikan apa yang Ara minta selalu saja Ara bilang sudah tidak ingin atau sudah telat dari waktu yang di tentukan.
Sampai kini Alex duduk di sofa ruang keluarga dengan bersandar sandaran sofa. Alex memejamkan mata nya saat mengingat dirinya tidak datang ke kantor karena harus sibuk dengan istri cantik nya.
Belum juga Alex merasa tenang dengan apa yang dialami sejak pagi, dia sudah mendengar suara yang sejak tadi membuat nya pusing 1000 keliling. Alex menoleh kebelakang ternyata yang datang bukan Ara melainkan Naila yang menirukan suara Umi nya.
Alex menatap kedua putrinya yang tengah berjalan mendekati nya dengan Naila memeluk lengan Aisya. "Kenapa Dad..?? Lelah yah..???" ucap Aisya yang memang sengaja ingin menggoda Daddy sambung nya.
"Kalian berdua jangan meledek Daddy, kalau enggak mau uang jajan kalian Daddy kurangi" kesal Alex yang benar-benar tengah pusing dengan istri cantik nya.
"Jangan dong Dad, kami kan butuh shopping dengan Umi..!!" Ucap Naila dengan duduk di samping Alex, sedangkan Aisya juga duduk di samping Alex.
"Yah sudah jangan mengganggu Daddy atau meledek Daddy..!! Daddy tengah pusing dengan Umi kalian yang sangat aneh hari ini"
Aisya dan Naila menatap Daddy nya dengan bingung, apa yang sebenar nya Umi nya inginkan. padahal sejak tadi pagi Umi nya sangat anteng dan tidak banyak bicara.
"Dad, bukan kah Umi sejak pagi hanya diam..?? Kami kira Umi dan Daddy tengah bertengkar mangkanya kalian saling diam" Naila bertanya dengan menatap Daddy yang benar-benar frustasi.
"Umi kalian entah kenapa seakan kedua bibirnya terkunci dan kalian tau bagaimana Umi kalian mengajak Daddy berbicara dengan Chat Daddy"
"Maksud Daddy bagaimana..?? Kami tidak mengerti" tanya Aisya yang memang tidak mengerti dengan apa maksud Daddy nya.
"Lihat ini..!!" Alex mengambil ponsel yang ada di atas meja, dia membuka salah satu app di mana Ara Chat.
Aisya berpindah ke samping Naila dengan membawa ponsel Alex yang di berikan Alex kepada Aisya, Naila dan Aisya membaca semua Chat tadi pagi di mana Ara meminta Alex membeli sesuatu yang menurut nya tidak harus di beli Alex.
Setelah Alex membeli, berganti dengan Ara yang meminta coklat. Setelah meminta coklat dan Alex terkena ceramah panjang, lebar dari Ara karena Alex terlalu lama memberi coklat untuk nya. Ara kembali meminta Alex untuk memberi uang yang cukup banyak kepada Ara.
Setelah Alex mentransfer uang kepada Ara, Ara kembali marah karena merasa kalau Alex sangat lama mentransfer uang yang dia minta, Ara mengembalikan uang yang di transfer Alex kepada nya dan masih banyak lagi keinginan Ara dan lagi-lagi Alex terkena ceramah, pidato, dan banyak lagi drama Ara pagi ini.
Aisya dan Naila saling tatap setelah itu mengembalikan ponsel Daddy mereka, setelah itu Aisya dengan Naila beranjak dari duduk nya entah mau kemana mereka berdua. Dengan tiba-tiba mereka meninggalkan Alex sendirian.
Belum juga Alex mengeluarkan suara nya dia sudah mendengar suara Ara dari ara belakang nya, Alex mendengus karena sudah tau kenapa dua putrinya melarikan diri.
"Mas..!!"
"kenapa sayang..??"
__ADS_1
"Ayo keluar cari makan"
"Baik lah sayang ayo"
Ara memeluk lengan Alex dengan manja, Alex tersenyum melihat istrinya yang sudah kembali ke Ara yang biasanya. Alex membuka pintu untuk Ara setelah Ara masuk dan Alex sudah menutup pintu Mobil nya dia mengitari Mobil nya untuk ke sisi Mobil.
Alex melajukan Mobil nya membelah jalan yang cukup padat karena memang sudah jam makan siang. "Sayang kamu mau makan apa..??"
"Aku ingin maka nasi padang Mas"
Alex menuruti kemauan Ara yang ingin makan nasi padang, Alex membawa Ara ke salah satu rumah makan dimana Yang menyediakan khas makanan padang dengan lengkap.
Setelah setengah jam berlalu Alex membelokan mobil nya ke parkiran rumah makan khas padang, yang menyediakan semua makanan khas padang. "Tunggu aku akan membuka pintu untuk kamu Sayang"
"Hemm.."
Ara dengan Alex masuk ke dalam rumah makan yang sudah sangat terkenal, dengan Ara yang melihat makanan yang di sediakan di atas meja. Banyak ikan yang tersaji dan juga berbagai sambal.
"Sayang kamu mau makan Apa..??" Alex bertanya dengan menatap Ara.
"Rendang dan ayam kremes Mas..!!"
Setelah menemukan meja yang akan di gunakan oleh mereka berdua, mereka menunggu dengan Alex yang mengajak Ara nostalgia di masa mereka sekolah dulu.
Ara sangat senang saat mengingat di mana masa sekolah dulu, di mana dia tidak memikirkan beban hidup yang dia pikiran hanya pelajaran sekolah dan main bersama dengan teman-teman nya, termasuk Alex sih gendut.
Saat mereka tengah asik pelayan datang dengan membawa makanan yang mereka pesan, Ara dan Alex menghentikan obrolan mereka dan fokus ke makanan yang di atas meja.
Ara menatap makanan Alex dengan berbinar, bukan hanya makanan Alex melainkan dengan makanan nya. "Mas apa kamu mau Rendang daging nya..??"
"Tidak kamu makan saja Sayang"
Ara mengambil rendang daging yang ada di piring Alex, Alex menatap bingung dengan yang di lakukan Ara. "Mas, apa kamu mau ayam nya..??"
"Tidak kamu makan saja sayang"
Ara lagi-lagi mengambil ayam goreng yang ada di piring satu lagi, Alex semakin bingung dengan Ara lakukan. Alex meniru apa yang di katakan oleh Ara.
__ADS_1
"Sayang apa kamu mau nasi dan sayur nya..??"
"Mau Mas..!!" Ara mengambil nasi dan sayur milik Alex
Sedangkan Alex ternganga di tempat duduk nya dengan, menatap Ara yang makan dengan lahap. "Mas, ayo makan..!!"
"Gimana kalau makan orang semua makan nya kamu ambil"
"Kalau begitu kamu pesan saja lagi Mas"
Alex mendengus dengan apa yang di katakan oleh Ara, tapi meski begitu Alex tetap memesan kembali makanan yang sama dengan awal dia memesan makanan.
Tidak lama makana nya yang di pesan Alex datang, Alex makan dengan hikmat tidak ada lagi obrolan antara Ara dengan Alex sampai makanan mereka sudah habis.
"Mas, makanan di sini sangat enak..!!"
"Iyah sayang, di sini adalah tempat makanan langganan ku sejak dulu"
"Hemm..!!"
Ara beranjak dari duduk nya dia melangka kebagian pemesanan makanan Alex mengira kalau Ara akan memesan untuk oleh-oleh untuk yang di rumah.
"Mas, aku ingin memborong semua makanan yang ada di sini..kamu kirim ke alamat ini" Ara menulis alamat di kertas pemesanan.
"Kalian hitung lalu kalian minta bayaran kepada suami saya yang duduk di sana"
"Baik bu terima kasih karena sudah memborong makanan kami"
"Sama-sama"
Pelayan menagih semua makanan yang Ara pesan kepada Alex yang masih duduk di kursi dia makan dengan Ara. "Pak Maaf ini tagihan yang harus anda bayar"
Alex melihat tagihan makanan yang tidak masuk akal karena semua jumlah yang harus di bayar 30 juta. Alex menatap pelayan yang ada di samping nya seakan meminta penjelasan.
"Istri anda memborong semua makanan yang ada di sini Tuan dan akan di kirim ke alamat ini"
Alex menatap kertas yang di tunjukan oleh pelayan, Alex langsung paham kemana makan yang di beli Ara akan di kirim. Tanpa banyak tanya Alex memberikan kartu tipis kepada pelayan untuk membayar tagihan nya.
__ADS_1
Setelah semua di bayar Alex dan Ara pulang tanpa banyak tanya dan bicara karena Ara sudah tertidur di kursi belakang.