DI ATAS SAJADAH

DI ATAS SAJADAH
TERKEJUT


__ADS_3

Ting tong ting tong


"Assalamu'alaikum..!!"


Jasmin yang ada di ruang tamu bersama kline yang ingin pulang mendengar suara bel berbunyi, Jasmin heran siapa lagi yang datang padahal dia tidak punya janji dengan klien lain. "Siapa yang datang yah..??" batin Jasmin dengan melangkah keluar dengan klien yang ingin di bikinkan gaun pengantin untuk putrinya yang akan menikah.


"Waalaikumsalam.."


Ceklek..


Jasmin membuka pintu Rumah anak dan menantu nya, dia keluar bersama dengan klien. Duwi dengan Jasmin terpaku melihat Alex yang ada di depan mereka, bagaimana tidak terpaku ada pria tampan di depan mereka di siang bolong.


Ketampanan yang tidak hakiki membuat dua perempuan yang ada di depan Alex diam seribu bahasa, Alex bingung dengan dua perempuan yang ada di depan nya. "Selamat siang..!!"


"Siang..!!" Duwi dan Jasmin menyahut bersama


"Apa benar ini Rumah Aisya dan Andika..??" Alex bertanya dengan menatap dua perempuan yang masih diam di depan nya.


Jasmin yang mendengar nama anak dan menantu nya langsung tersadar dari ke terpaku nya jangan sampai dia mengadu kalau dirinya sempat terpesona dengan nya pada dua biang resek di Rumah. Itu lah yang ada di dalam pikiran Jasmin.


"Iyah benar, silahkan masuk ke dalam..!! Mereka ada di ruang keluarga dengan anak-anak" ucap Jasmin


"Terima kasih..!!"


Duwi pulang dan Jasmin mengajak Alex masuk ke dalam ruang keluarga yang di sana anak anak, menantu, cucu dan suami nya sedangkan Ara pasti ada di dapur untuk menyiapkan makan siang bersama, Ara akan memasak jika libur kantor.


"Itu mereka..!!" Jasmin menatap anak dan menantu nya yang tengah bermain dengan twins.


"Assalamualaikum.."


"Waalaikumsalam.." Semua yang ada di ruang keluarga menyahut salam Alex


Semua yang ada di ruang tamu rehan dengan siapa yang ada di samping Jasmin, Aisya sudah membenarkan jilbab nya agar terlihat semakin rapi, sedangkan Andika menatap istrinya dengan malas. "Ma, kenapa cobak..??" Ketus Andika.


"Silahkan duduk..!!" Rico berama tama dengan tamu.


Andika duduk di sofa yang ada di ruang tamu di seberang Andika dan Aisya, Rico menatap Alex dengan bingung siapa Alex. "Maaf anda siapa..??" Rico bertanya dengan rasa penasaran nya.


"Saya, Alex teman Ara..!! Saya datang ke sini untuk bertemu dengan keluarga Ara.."


"Teman Ara..?? Sejak kapan Ara punya teman laki-laki..??"


"Saya calon suami Ara..!!" Alex langsung to the poin agar tidak membuat keluarga Ara penasaran.

__ADS_1


"Apa...!!!" semua yang ada di ruang tamu terkejut dengan apa yang di katakan oleh Alex, pekikan keluarga Ara terdengar sampai ke pendengaran Ara yang.


"Kenapa dengan mereka..?? Apa cacing mereka tengah berdemo..!!" Lirih Ara dengan membalik ayam goreng yang ada di dalam penggorengan.


Kembali ke ruang keluarga mereka menatap Alex dengan tidak percaya, selama ini Ara tidak perna terlihat dekat dengan laki-laki dan kini ada pria yang datang dan mengaku kalau calon suami Ara. Mereka semua tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Alex.


"Apa anda tidak salah Tuan..??"


"Tidak Tuan, saya memang calon suami Zeina Johara Abraham"


Rico menatap Andika yang ada di samping nya dengan pandangan tidak percaya kalau Ara benar-benar akan menikah. "Boy panggil Umi kamu..!!"


"Iyah Pii.."


Andika beranjak dari duduk nya dengan bingung dan bertanya-tanya kalau Mertua nya akan menikah, Andika melihat Umi nya yang tengah menyajikan makana di atas meja makan. "Umi..!!"


Ara mendongak menatap siapa yang tengah memanggil nya dengan lembut, Ara melihat Andika yang menatap nya dengan bertanya-tanya. "Kenapa Boy..?? Tumben sekali kamu datang ke dapur saat sebelum Umi memanggil kamu"


"Ada yang mencari Umi"


"Siapa..??"


"Emm.. Siapa yah Umi lupa aku..!!! Kalau enggak salah Tuan Alex Mi.."


"Oh yah nanti Umi keluar setelah ini"


Andika yakin kalau Umi nya mengenal Alex karena di lihat dari cara Umi nya menanggapi ucapan Andika yang terlihat sangat santai, Andika kembali ke ruang keluarga dengan yakin kalau Umi nya akan menikah.


Andika duduk di samping Aisya,.semua yang ada di ruang keluarga menatap Andika yang tidak berekspresi. "Bagaimana..??" Jasmin bertanya dengan kepo.


"Umi akan keluar sebentar lagi"


Mereka menjadi penasaran karena jawaban Andika yang terdengar biasa saja, tidak lama Ara keluar dia duduk di samping twins. "Assalamualaikum Lex.."


"Waalaikumsalam.."


"Bagaimana apa tanggapan mereka..??"


"Mereka tidak percaya Ara."


"Jadi benar Umi akan menikah..??" Aisya bertanya dengan menatap Ara dengan bahagia karena Umi nya sudah mau membuka hati untuk pria lain.


"Iyah.. Apa kalian setuju Umi menikah..??"

__ADS_1


"Setuju saja Umi asala Umi bahagia"


"Lex dimana dia..??"


"Dia ada jadwal operasi dadakan jadi tidak bisa datang"


"Anak itu selalu saja..!!"


"Siapa yang kalian maksud..??" Andika bertanya dengan menatap Ara.


"Itu rahasia yah..!! Nanti kamu akan tau sendiri siapa yang Umi maksud"


Andika mendengus mendengar jawaban Umi nya, sedangkan Jasmin dan Rico senang akhirnya Ara bisa melupakan Rafa, pria brengsek yang sudah membuat Ara tersakiti berulang kali.


"Kapan kalian menikah..??"


"Besok.."


"Apa..??"


"Kenapa mendadak sekali..??"


"Sebenar nya dua hari lagi tapi kami tidak akan sempat karena harus membantu anak kami mempersiapkan pernikahan nya"


"Anak kalian..??" semua yang ada di ruang tamu terkejut dengan apa yang di katakan oleh Alex, karena Alex mengatakan anak Ara dan dirinya.


"Sudah lah Lex jangan di jelaskan nanti saja kalau anak nakal itu bertemu dengan mereka semua di hari pernikahan kita" ucap Ara yang semakin membuat semua orang menjadi penasaran.


"Yah sudah kalian mau menikah di mana..?? Ara aku belum menyiapkan gaun atau kebaya yang pas untuk kamu"


"Aku sudah mendapatkan kebaya yang ada di butik kamu kemarin Alex membeli di sana"


"Kebaya Mana Ara..??"


"Yang ada di patung depan..!!"


"Emmm.. Kamu yakin mau memakai itu Ara..?? Apa tidak terlalu besar untuk kamu..??"


"Tidak aku sudah mencoba nya dan pas dengan ku..!!! Ini pernikahan ke dua ku Jasmin aku tidak mau pesta yang meria yang aku mau hanya sah itu saja"


Yang lain tau apa yang ada di dalam pikiran Ara, mereka tidak mau memaksa Ara untuk mengungkapkan segalah nya yang ada di dalam dirinya. Alex juga tidak masalah kalau pernikahan mereka hanya sederhana yang jelas dan Alex tau dia sudah mendapatkan perempuan yang dia cintai selama ini.


Pernikahan dengan Ara adalah kebahagiaan yang selalu di nanti oleh Alex selama hidup nya, banyak perempuan cantik, banyak yang ingin dekat dengan Alex tapi cinta dan hati nya hanya terpaku kepada Ara.

__ADS_1


perempuan yang selama ini mau berteman dengan nya di saat yang lain menghina dan mengejek nya, hanya Ara yang mau berteman apalagi bersahabat tanpa malu di olok yang lain karena berteman dengan Alex yang gendut, berkacamata besar, dan kumel, kucel, dekil dan hitam.


Tapi itu semua sudah masa lalu kepergian nya ke LA setelah lulus sekolah membawa perubahan untuk Alex dia menjadi berbadan tegap, kekar, putih, keren, col, tampan.


__ADS_2