
15 Tahun kemudian..!!!
Twins yang berusia 25 tahun sudah mengenal apa itu cinta, apa itu kasih sayang, apa itu perhatian, apa itu mengerti dan saling memahami satu sama yang lain.
Sedangkan putri Ara dengan Alex yang berusia 15 tahun juga sudah tau apa itu cinta dan sayang, generasi baru dengan kehidupan yang baru dengan cinta yang baru.
Putri Naila dengan Alvin juga yang berusia 14 tahun juga sudah mengenal cinta, tapi cinta mereka bukan dengan sesama seusianya. Tapi putri mereka mencintai yang usianya di atas nya.
Kisah baru empat perempuan cantik dan solehah, mereka berempat berbeda usia tapi selalu hidup rukun di satu atap yang sama dengan cinta yang sama.
Keluarga Ara pindah ke rumah baru mereka yang mungkin bisa di sebut istana karena besar rumah mereka setara dengan 3 rumah besar dengan lantai tiga di satukan satu.
Rumah yang di bangun Ara dengan Alvin di perumahan Elit di salah satu perumahan Elit, kini mereka tinggal bersama. Kehidupan mereka sangat bahagia dengan melupakan segala kenangan buruk yang ada di masa lalu.
"Umi..!! Daddy..!!" panggil Kiya yang baru saja masuk ke dalam Rumah setelah pulang sekolah.
Ara dengan Alex yang tengah bersantai di ruang keluarga mendengar teriakan putrinya dari arah luar. "Ya Allah Putri mu Dad..!!" ucap Ara dengan mengusap dada nya.
"Putri Umi juga yah jangan lupa itu..!!" Alex tidak mau kalah dengan Ara tentang Kiya yang sudah bagaikan petir menyambar-nyambar.
Kiya melangkah masuk ke dalam ruang tamu dia bisa melihat Umi dan Daddy nya yang tengah bersantai di ruang keluarga. "Daddy..!! Umi..!!"
Ara dan Alex menatap putrinya dengan kesal bagaimana bisa putri nya pulang malah berteriak-teriak, bahkan Kedua orang tua nya tidak tuli. "Assalamualaikum..!!"
"Waalaikumsalam..!!" Kiya menjawab salam Ara.
"Kenapa..?? Apa mulut kamu sudah tidak berfungsi saat mengucapkan salam saat pulang ke Rumah..?? Apa mulut kamu terkunci saat mengucapkan salam..??" kesal Ara yang melihat putrinya lupa atau di sengaja tidak mengucapkan salam saat pulang ke Rumah, malah berteriak-teriak.
"Maafkan Kiya, Umi..!!"
"Untuk apa..??"
"Karena tidak mengucapkan salam saat pulang ke rumah..!!"
"Hemm besok ulangi lagi yah..!! Setelah itu Umi tidak akan segan-segan merobohkan Rumah ini kalau tidak ada yang mau mengucapkan salam saat pulang ke rumah, bukan hanya saat pulang ke rumah, tapi di mana saja saat bertemu siapa saja saat di luar Rumah" kesal Ara.
Sedangkan Alex hanya diam karena putrinya memang salah dalam hal ini, dia tidak mau menjadikan putrinya pembangkang atau yang lain nya. Karena apa yang di ajarkan orang tua kepada anak nya selalu demi kebaikan nya nanti nya.
"Kenapa pulang dengan berteriak..?? Apa kamu pikir Rumah kamu ini hutan belantara yang sulit mendengar suara kamu..!! Atau bagaimana..??"
__ADS_1
"Kiya nanti malam ingin keluar dengan teman Kiya..!!"
"Laki-laki atau perempuan..??"
"Laki-laki..!!"
"Tidak, bukan mahram nya..!! kamu sudah besar haram berdekatan atau menyentuh yang bukan haram kamu"
"Lho Umi enggak gaul sama sekali..!!"
"Katakan pada Umi untuk apa cadar yang kamu pakai..?? Untuk apa kamu menutup tubuh kamu dengan pakaian yang serba tertutup kalau kamu ujung-ujung nya dekat dengan pria yang bukan haram kamu"
Kiya menunduk di saat Umi nya mengatakan hal yang tidak bisa Kiya jawab, Kiya hanya menunduk malu dengan Umi nya. Dia baru sadar kalau kedekatan nya dengan pria yang dia kenal di salah satu toko buku waktu itu sudah salah.
"Kenapa kamu diam..?? anak mana yang selalu membuat kamu ketawa kayak orang gila..!!" Tanya Ara yang sangat tegas dengan putrinya, berteman boleh main ke rumah boleh asal tidak pergi keluar berdua.
"Dia Kak Rifqi dia sudah kuliah Umi di salah satu kampus Elit" ucap Kiya dengan takut.
"Kamu..!!" kesal Ara yang sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi nyatanya ketegasan nya selama ini tidak membuat putrinya salah dan benar, malah membuat nya hilang arah.
Ara beranjak dari duduk nya meninggalkan Kiya dengan Daddy yang ada di ruang keluarga, Naila yang baru saja sampai di ruang keluarga melihat Umi nya yang meninggalkan ruang keluarga dengan kesal.
"Waalaikumsalam Nak, tumben jam segini pulang dari kantor..??"
"Lagi pusing dengan klien yang rewel Dad..!!
"Hahaha.. Duduk dulu tenangkan hati dan pikiran kamu yang penuh" Lirih Alex.
Sedangkan Kiya hanya berdiri di depan Alex dengan menunduk, Naila yang melihat adik nya diam saja bingung dan juga penasaran dengan apa yang terjadi dengan adik nya.
"Kenapa Dad..??"
"Tanya saja sama dia..!! apa yang membuat nya masih di sini dengan tertunduk" ucap Alex yang sangat tegas dengan putri kandung nya sendiri.
"Kenapa Dek, sini duduk. Jangan di situ malas aku lihat nya" Naila mengulurkan tangan nya.
Kiya menerima uluran tangan Naila dengan sangat sedih, dia merasa kalau dia sudah sangat mengecewakan Daddy dan Umi nya. Sedangkan Naila merasa aneh dengan adik nya yang malah menangis duduk di sampingnya.
"Are you okay..??"
__ADS_1
"Aku sangat baik, tapi Umi yang tidak baik"
"Why..??"
"Umi marah dengan Kiya..!!"
"Marah..??"
"Hemmm"
"Did you make a mistake that finally made Umi angry..??"
"Yes..!!"
"Apa yang kamu lakukan sampai membuat Umi marah sayang..!!"
"Aku dekat dengan kak Rifqi..!!"
"Rifqi..?? Siapa dia..?? Apa kalian punya hubungan dengan nya..??"
"Yes..!! He is my lover"
"What..???"
Naila diam tidak mau bertanya lebih lanjut lagi karena memang selama ini dia dengan Aisya tidak perna merasakan yang nama nya cinta monyet. Mereka fokus belajar agar cita-cita kami tercapai, hanya saja Aisya tidak melanjutkan pendidikan kedokteran yang dia impikan.
Malah kini Aisya menjadi pebisnis yang terkenal sampai keluar Negeri yang selalu di puji-puji semua kalangan pebisnis lain nya. Sedangkan twins putrinya dengan satu menjadi Dokter dan satu lagi menjadi Pilot.
Tinggal lah adik dengan putrinya yang masih sekolah SMP yang masa depan nya sangat panjang, apa lagi masa depan mereka masih sangat panjang.
Empat perempuan solehah yang akan menjadi penakluk empat pria yang mereka sukai dan mereka cintai, siapa kah empat pria yang beruntung menjadi suami atau kekasih empat perempuan cantik.
Aulia dengan Aliya yang kini berusia 25 tahun dengan kerjaan yang mapan, mereka berdua dari kalangan berada yang rela bekerja di bawa pimpinan orang lain.
Mereka berdua di pertemukan dengan dua pria yang sangat menyebalkan yang membuat Aulia dengan Aliya kesal setengah mampus saat bertemu.
Yang kepo dengan cerita lanjutan nya besok akan rilis cerita part dua Di ATAS SAJADAH yang akan berlanjut di cerita yang berjudul ISTRI SOLEHAH UNTUK PARA MAFIA.
Tungguin rilis nya besok siang yah lanjutan part dua nya. Jangan lupa kepoin cerita mamak nya yang lain sambil nunggu cerita part dua nya.
__ADS_1