DI ATAS SAJADAH

DI ATAS SAJADAH
TAS MAHAL


__ADS_3

Sasa dan Rafa meninggalkan ruang makan dengan Sasa yang masih kepedesan dengan hasil serakah nya dia, mereka menaiki tangga untuk ke lantai dua dimana kamar Rafa berada.


Ara setelah kepergian nya Rafa suaminya dan Sasa selingkuhan nya dia menyebut nama Allah sebanyak mungkin agar hati nya tenang setelah itu dia melanjutkan makan dengan perasaan tak menentu.


Jika Ara merasakan perasaan tidak menentu berbeda dengan Sasa yang sekarang merengek di atas tubuh Rafa agar dia di belikan mobil mewah keluaran terbaru. Dan Rafa sudah menyanggupi nya dia akan membelikan mobil mewah yang Sasa inginkan.


Setelah Rafa menjanjikan mobil itu Sasa turun dari atas badan Rafa, Meskipun Sasa ada di atas tubuh Rafa tidak ada rasa tertarik dengan Sasa yang berpakaian minim apalagi saat berada di atas tubuh Rafa, Sasa memainkan dada bidang Rafa.


Setelah Sasa turun dari atas dada Rafa dia meminta Rafa meminjamkan baju nya, karena Sasa ingin mandi karena merasa gera. Rafa bangun mengambil Hoodie nya untuk dipakai Sasa.


Tiga puluh menit berlalu Sasa keluar dari dalam kamar mandi hanya menggunakan handuk Rafa untuk melilit tubuh nya. Sasa mendekat ke arah Rafa untuk bertanya dimana baju nya. Rafa memberikan baju yang dia ambil dari walk in closet lalu dia berikan kepada Sasa yang ada didepan nya setelah itu Sasa masuk kedalam kamar mandi.


Setelah Selsai Sasa naik ke atas ranjang Rafa dia mengatakan kepada Rafa kalau dia akan menginap di rumah nya, setelah mendapat persetujuan Rafa, Sasa merebahkan dirinya di atas ranjang Rafa. Rafa sendiri dia juga ikut merebahkan dirinya.



Mereka saling berpelukan sedangkan Ara dia tidur sendiri dengan rasa sesak di dada nya, dia mencoba tetap tenang untuk menghadap Rafa dengan kekasih nya.


Ara mencoba tidur tapi hingga pukul dua belas malam Ara masih terjaga, Ara sudah mencoba untuk memejamkan mata nya tapi Ara masih saja tidak bisa memejamkan mata nya.


Ara bangun dari tidur nya lalu duduk di tepi ranjang membuka ponsel nya dia mengotak atik ponsel nya mencari cerita di yang berjudul PRINCESS UNTUK TUAN MAFIA. karya isnainidyah.


Ara membaca cerita nya sampai tertidur dengan sendiri nya, dia bangun pukul dua dini hari dia bangun mengambil wudhu setelah itu Ara menjalankan sholat malam.


Setelah sholat malam Ara mendoakan menumpahkan rasa sesak di dada nya mengadu kepada sang maha pencipta, Ara menangis di atas sajadah nya menumpahkan segala kekecewaan, kesal, marah nya dengan mengadu.


Seperti biasa Ara akan mengaji sampai terdengar Adzan subuh setelah menunaikan sholat Subuh Ara keluar dari kamar nya, menuruni anak tangga untuk pergi ke dapur.


Setelah sampai Dapur Ara menyiapkan bahan yang akan dia gunakan untuk memasak buat sarapan di rumah, walau dada Ara sesak dia tetap akan menjalankan tugas nya sebagai istri untuk Rafa.


Ara memulai memasak Ara menumis kangkung, menggoreng ayam yang sudah di bumbui, tidak itu saja masih ada tahu dan tempe goreng dan sambal. Menu sarapan yang menurut Ara sangat Nikmat.


Setelah selesai Ara naik ke lantai dua untuk membersihkan diri nya bersiap untuk pergi kekantor, Ara terus belajar di kantor Zeufa sebelum Ara menggantikan Zeufa nanti nya.


Setelah empat puluh lima menit Ara turun dari lantai dua dengan menenteng tas mahal nya, tas yang hanya ada tiga orang saja yang punya, Tas Ara hanya ada tiga di dunia.


Saat Ara turun belum ada Rafa dan Sasa dimeja makan, Ara tidak perduli dia tetap makan menikmati masakan nya yang dia buat tadi setelah sholat subuh.

__ADS_1


Saat Ara baru dua suap makan Rafa dan Sasa sudah ada didepan Ara mereka berdua duduk di kursi meja makan, Rafa di samping Ara dan Sasa dan Sasa bersebrangan dengan Ara.


Rafa mengambilkan makan untuk Sasa baru setelah itu Rafa mengambil makanan untuk dirinya sendiri, Rafa dua hari ini sangat ketagihan dengan apa yang dimasak di rumah nya. Pasal nya masakan yang selalu tersaji selalu enak menurut Rafa.


Ara menyudahi sarapan nya dia mengambil tas yang ada di kursi sebelah nya, saat Ara mengambil tas itu Sasa melihat tas yang harga nya tidak main main dan hanya orang tertentu yang bisa memiliknya.


Sasa bertanya tanya siapa perempuan yang di nikahi oleh Rafa sehingga dia bisa memilik tas yang harga nya tidak lah murah. Tas keluaran terbaru dari merk terkenal.


"Sayang!!!"


"Iyah kenapa???"


"Aku ingin tas yang dia miliki"


Ara berhenti mendengar apa yang dikatakan Sasa, Dia berbalik menatap Sasa dengan pandangan yang sulit diartikan.


"Nanti aku belikan sayang"


"Di Dunia hanya ada tiga sayang dan hanya orang tertentu yang bisa memiliki nya"


"Salah satu nya kamu, nanti aku belikan"


"Semua sudah terjual"


"Paling tas nya Kw sayang. Kan dia menikah dengan ku hanya untuk mengincar harta Hendarso"


Ara rasanya ingin tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh Rafa, Sasa saja ada di bawa naungan ZA grup. Dia berkerja menjadi model salah satu prodak yang di ZA grup.


"Tidak aku bisa tau kalau itu Asli sayang, aku ingin itu"


"Eh kamu kasih tas kamu sama Sasa"


Ara tidak menghiraukan apa yang dikatakan oleh Rafa dia berbalik dan meninggalkan Rafa dan Sasa yang merengek meminta tas Ara. Bagaimana mungkin Ara memberikan hadia dari Mami nya kepada Rafa.


Melihat perkataan nya tidak digubris Ara, Rafa mengejar Ara dia menarik jilbab Ara sampai Ara kepala Ara ikut tertarik ke belakang. "Berikan tas kamu sama aku!!"


"Kamu tidak ada hak meminta nya"

__ADS_1


"Oh kamu berani yah menentang aku!!"


Rafa menarik jilbab Ara sampai Ara terjatuh kebelakang, Saat Rafa ingin mengambil tas nya Ara dia mendengar teriakan seorang perempuan yang dia kenali, Apa lagi perempuan yang berteriak melihat sendiri putra nya menarik jilbab Ara sampai terjatuh.


Plak plak plak plak


Yesi menampar putra nya sendiri dengan sangat geram, dia tidak menyesal menampar Putra nya yang sudah keterlaluan terhadap Ara. "Rafa Hendarso apa yang kamu lakukan???"


"Mama, kenapa Mama menampar Rafa???"


"Kamu masih bertanya Rafa!!!" Teriak Yesi


"Mama menampar putra Mama demi perempuan ini???" Rafa menunjuk Ara yang sudah bangun


"Iya kamu keterlaluan!! Apa yang kamu inginkan Rafa???"


"Aku hanya ingin tas nya Ma"


"Buat apa kamu mengambil tas Ara???"


"Aku aku-"


"Sayang kenapa Ribut sekali, apa kamu sudah mendapatkan tas nya???"


Yesi menoleh ke arah sumber suara dan melihat Sasa yang berjalan mendekat ke arah mereka, Sasa terkejut melihat ada Yesi di sana dengan wajah yang marah.


"Rafa!!!"


Plak..


"Kamu anak tidak tau diri, tidak tau diuntung!! Asal kamu tau anak kurang ajar kamu masih bisa hidup enak dan bisa berfoya foya karena bantuan keluarga Ara Rafa"


"Mama tidak usah bilang seperti itu, Rafa tau saat perusahaan akan bangkrut itu adalah perusahaan ZJA yang menolong kita Maa"


"Kamu itu bodoh Rafa sangat bodoh Mama rugi menyekolahkan kamu tinggi tinggi tapi kamu bodoh!!! ZA, ZJA itu sama saja Rafa yang memiliki perusahaan itu Mertua kamu Zeufa Abraham"


"Dan bukan itu saja mereka keluarga terkaya nomor satu, dia tidak mengincar harta keluarga kita malah keluarga mereka yang membantu kita!!! Yang mengincar harta kita wanita murahan yang ada dibelakang kamu"

__ADS_1


Yesi bener benar marah saat mengetahui menantu nya ditindas Rafa, apalagi demi Sasa wanita murahan yang selama ini Rafa Cinta. Yesi datang ke sini ingin berterima kasih dengan Ara karena keluarga nya sudah memberikan dana kepada perusahan nya tiga tahun yang lalu dan baru diketahui Yesi dari suami nya kemarin malam.


__ADS_2