
Keyla bangun dari tidurnya dia menoleh kearah samping ranjangnya, Martin tidak ada di sana Keyla bangun dari posisi tidurnya
perlahan dan langsung berjalan ke tempat tidur bayinya dengan kedua tangan
mengusap matanya, Key melihat bayi nya tidak ada di sana. Keyla berjalan keluar
dari kamarnya dia melihat Martin sudah mengendong bayi mungilnya.
Sekarang sudah pukul tujuh pagi bayinya sudah mandi dan kelihatan cantik, Martin menyuruh pengasuh bayi nya untuk memandikan anaknya tanpa membangunkan Keyla, Martin mulai menaiki anak tangga dan menghampiri[iri istrinya yang berdiri di ujung anak tangga masih menatapnya dengan seulas senyuman.
Keyla sangat beruntung karena mendapatkan pria yang sangat perhatian seperti Martin, mungkin pria lain tidak akan sebaik Martin dalam menjaga buah hatinya, hidup Keyla semakin sempurna karena dia sudah memiliki Michael dan juga Keyzia di
dalam hidupnya.
“Pa, kau tidak membangunkan aku,” ucap Key dengan mengendong bayinya yang sekarang sudah cantik dengan baju berwarna navy warna yang juga senada dengan sepatu dan bandana bayi cantik berkulit putih mulus seperti susu.
“Ma, kau kan
pasti capek jadi sudah tugas ku untuk menjaganya semalaman,” ucap Martin dengan mengecup pipi Keyla sembari tangan kananya melingkar di bahu wanita itu.
Menoleh kasar kearah Martin, “Pa, jangan bilang kau tidak tidur semalaman demi menjaganya?” tanya Keyla dengan mengerutkan keningnya.
Tanpa bicara Martin hanya tersenyum saja mengiyakan ucapan istrinya tadi.
Rumah Asisten Hen.
Asisten Hen sedang mengandeng tangan Hengki buah hatinya, sedangkan Zenap berjalan di sampingnya. Asisten Hen membawa Zenap main ke rumah Martin karena wanita itu ingin melihat pewaris kedua Martin yang katanya wanita, lebih lagi
Zenap sudah lama tidak berkunjung ke rumah Keyla. Asisten Hen yang sangat kejam
dan juga terkenal asisten paling arogan di kota itu namun dia tidak jauh beda
dengan CEO Martin yang selalu mengutamakan keluarganya dari pada yang lainbbahkan sejak penyerangan beberapa bulan yang lalu rumah asisten Hen masih di
jaga banyak pengawal untuk menghindari hal yang tidak di inginkan selama dia
sedang bertugas di luar rumah.
Rumah Resni.
Resni sudah menyiapkan kado baju dan juga berbagai peralatan bayi wanita lainya, dia
membungkusnya dengan warna Ping warna khas dari bayi perempuan bahkan Resni
sudah mengemas barang tersebut satu bulan sebelum kelahiran hingga jika sahabatnya itu melahirkan kapan saja Resni sudah tidak perlu repot lagi menyiapkan semuanya.
Ferdi sedang membaca Koran di ruang tamu rumahnya dengan sesekali menyeruput kopi hitam yang ada di cangkirnya, Ferdi bolos berkerja hari ini karena dia mau ikut Resni untuk menjenguk Keyla dan melihat bayi sahabatnya itu siapa yang tau jika
__ADS_1
akhirnya jadi seperti ini, dulu Ferdi begitu mencintai Keyla namun tuhan menjodohkan dia dengan Resni dan sekarang keluarga Keyla dan juga Keluarga Ferdi hidup dengan bahagia, masing-masing memiliki pewaris mereka. Dan hubungan mereka seperti sebuah keluarga besar yang ada di kota itu.
Bahkan semua orang di kota tersebut juga ikut menyorot bayi Martin yang baru saja lahir mereka begitu terpesona dan juga terpikat oleh kecantikan baby Keyzia semua
orang miskin di kota itu mendapatkan uang dan juga bahan pangan untuk satu
bulan ke depan, itu semua di lakukan serentak di kota itu sebagai bukti jika
Martin begitu bahagia dengan kelahiran anak keduanya tanpa kekurangan suatu apapun, dengan begitu semua orang yang ada di kota itu akan mengingat kelahiran anaknya beberapa tahun ke depan karena Martin mengelontoran uang yang tidaklah sedikit untuk memberikan banyak makanan untuk orang miskin di kota itu dan juga anak panti asuhan.
Tidak hanya Martin yang bahagia bahkan Baby Keyzia juga kebanjiran banyak dia dari sebagai besar penduduk itu, mereka semua hidup tanpa kekurangan makan selama satu bulan dan mendapatkan uang juga dari Martin.
Bahkan image sombong dan juga arogan yang selama ini melekat pada diri Martin kini tidak terlihat lagi karena semua orang berterimakasih dan mendoakan akan CEO Martin selalu rendah hati seperti saat ini.
Hari libur.
Ruang tamu CEO Martin sangat besar dan bisa muat sampai dua puluh orang, Keluarga Ferdi dan juga Asisten Hen sudah tiba di rumah itu. Bahkan keluarga Dikra dan juga Martin ada di sana mereka semua berkumpul di ruang tamu rumah itu dengan berbincang\-bincang tentang kelahiran baby Keyzia.
"Resmi sini biar aku gendong putrimu itu, dia nantik akan seumuran dengan Keyzia hanya selisih beberapa bulan saja," Resni berdiri dari posisi duduknya dan memberikan Eve pada Keyla.
*Mom sudah ada adek masih saja gendong anak itu*. gerutu Michael dalam hati yang masih tidak suka dengan Eve karena pernah di pipisi.
Miranda dan juga Jeni sejak tadi tak bergeming menatap ke arah Keyzia yang sekarang ganti di gendong oleh Resni.
"Res, hati\-hati kalau pegang awas jatuh," ucap Martin dengan wajah bersungguh\-sungguh.
Semua orang menatap ke arah Martin dengan wajah kaget karena menurut mereka sikap Martin terlalu berlebihan namun semua orang bisa memakluminya karena sejak dulu Martin menginginkan anak perempuan dan setelah tuhan mengabulkannya maka tidak heran jika Martin menjaganya dengan sepenuh hati dan jiwanya.
__ADS_1
"Nona muda, saya hanya bisa memberikan kado ini saja untuk baby Keyzia," ucap Zenap dengan memberikan kado berwarna pink itu.
"Terimakasih, seharusnya kau tidak perlu repot karena kedatangan ku ke sini saja sudah membuatku bahagia," sahut Keyla dengan senyuman tipis di wajahnya.
"Anda begitu baik hati," jawab Zenap dengan balik tersenyum pada Keyla.
"Key aku juga mau memberikan kado untuk anak cantik ini," ucap Resni dengan melirik ke arah Ferdi, pria itu tau maksud tatapan istrinya dan segera bangun dari posisi duduknya kemudian memberikan kado tersebut pada Keyla mewakili isrinya.
"Terimakasih, Fer kau tidak berkerja?" tanya Keyla saat melihat jam dinding menunjukkan pukul 10 siang.
"Tidak aku libur, aku juga ingin mengantar Resni ke sini dan melihat anak perempuanmu secara langsung karena anak ini selalu saja muncul di berita utama sejak kelahirannya kemarin," jawab Ferdi apa adanya.
"Resni sini biar aku yang ganti gendong keponakanku," Jeni mengambil bayi itu dari tangan Resni karena dia sangat menyayangi anak keponakannya yang baru lahir itu.
3 Bulan kemudian.
Jeni dan juga Dikra sudah kembali ke kota mereka, kini di rumah besar Martin hanya ada Keyla, Michael dan juga Keyzia saja. Sebab Martin harus mengurus bisnisnya di luar kota bersama Asisten Hen selama lima hari dan sekarang hari ke tiga Martin tidak ada di rumah.
Sebenarnya Martin takut terjadi sesuatu pada Keyla padahal dia sudah memperketat penjagaan di rumah itu namun tetap saja hati Martin seakan tidak tenang. Awalnya Martin ingin sekali mengajak Keyla dan juga kedua buah hatinya ikut namun Key menolaknya karena usia anak Baby Keyzia sedang sakit demam.
Dengan berat hati Martin meninggalkan anak dan istrinya karena keperluan yang terlalu mendesak sehingga tidak bisa di wakilkan begitu saja.
APA YANG TERJADI SAAT MARTIN TIDAK ADA DI SAMPING KEYLA. .
JANGAN LUPA MAMPIR JUGA KE NOVEL KHAIRIN YANG LAIN YA. . CARANYA GAMPANG KALIAN TINGGAL KETIK NAMA AUTHOR DI BERANDA PENCARIAN NAH DI SITU KETEMU DEACH SEMUA TULISAN SAYA.
__ADS_1