Di Paksa Menikahi CEO 2

Di Paksa Menikahi CEO 2
Kumat cemburunya.


__ADS_3

Asisten Hen sudah menyiapkan mobil di halaman rumah, sedangkan Martin menghampiri Keyla yang sedang berbincang renyah dengan keluarganya.


"Ma, Pa. Aku akan pergi ke rumah Sendi sebentar dengan Key," Ucap Martin sembari tangannya memegangi pundak Keyla dari posisinya berdiri.


"Apakah kau akan kembali ke sini Nak Martin?" Tanya Jorda sembari menatap kearah Martin.


"Iya, Pa!" Sahut Martin sembari menyunggingkan senyumannya.


Kau mau dandan karna akan bertemu dengan Ferdi, kau pikir aku sebaik itu akan membiarkanmu berdandan cantik saat berbicara dengan anak ingusan itu. Hahaha aku tidak sebaik itu Key! Bahkan jika bukan karna mengingat persahabatan ku dengan sendi aku tak akan membiarkan mu bertemu apa lagi sampai berbicara dengannya.


Martin terus menggerutu dalam hati sembari mengepalkan jari tangannya.


"Kak, kita mau kemana?" Tanya Key sembari beranjak berdiri dari posisi duduknya.


"Ke rumah Sendi!" Sahut Martin sembari mengandeng tangan Key.


"Aku akan ganti baju dulu Kak," Ucap Key sembari menatap baju yang sedang dia pakai.


Benarkan apa yang aku bilang dia mau ganti baju dan berdandan cantik. "Tidak usah ganti baju!"

__ADS_1


Berdecak kesal, "Apa sih maunya. Orang mau keluar rumah kok suruh pakai dress kumuh gini," Gerutu Key dalam hati dengan bibir mengerucut.


_ _ _ _


Di dalam mobil.


Asisten Hen melirik kearah belakang dari kaca spion dia melihat Key masih menekuk mukanya sembari menatap keluar jendela.


Sedangkan Martin masih sibuk memainkan ponselnya dia sibuk menceramahi Sendi lewat WHATSAPP. Diam-diam Asisten Hen sangat menikmati wajah cemberut kedua orang itu.


Hahaha! Hati-hati Hen jika salah satu dari mereka melihat sikat mu itu, maka kau sedang dalam masalah besar.


"Untuk apa kita kerumah Kak Sendi?" Bicara dengan nada suara terdengar jutek.


Mendengar apa yang Martin ucapkan barusan Refleks Key langsung menoleh dengan kasar ke arah Martin, "Maksud mu Ferdi?"


"Ya!" Melirik kearah Keyla. "Jangan tanya lagi! Nanti kau akan tau sendiri."


Cih! Lihat itu wajahnya yang sedang cemburu menjengkelkan sekali. Dia bilang Ferdi adalah bocah ingusan. Dan lihatlah dirimu sekarang kau seorang CEO dan sudah dewasa tapi jika sedang cemburu kenapa seperti remaja yang baru saja mengenal cinta. Gerutu Key dalam hati dengan wajah kelihatan nyinyir.

__ADS_1


Asisten Hen tersenyum tipis melihat drama yang sedang terjadi langsung dibelakangnya itu. Martin yang mulai merasa ada yang memperhatikan dirinya dari depan segera menatap kaca spion. Sontak Asisten Hen langsung mengalihkan pandangannya saat melihat sorot mata Martin yang menatapnya seakan hendak melampiaskan rasa cemburu itu pada asistennya yang bernasib malang itu. Asisten Hen kembali menatap kearah jalanan.


Huh! Aku sangat kaget sekali melihat sorot mata CEO jika seperti itu. Bisa habis aku jika ketahuan sekali lagi, diam-diam aku juga sangat menikmati jika kedua majikan ku ini sedang bersiteru dan pasti Nona muda yang akan menang. Semangat Nona muda aku sangat mengidolakan caramu itu dalam menaklukkan Tuan muda. Gumam Asisten Hen sembari mengemudikan mobilnya.


_ _ _ _


Kediaman Sendi.


Martin dan Key segera turun dari mobil setelah Asisten Hen membukakan pintu mobil tersebut. Sedangkan Sendi sudah berdiri didepan rumahnya dan siap menyambut kedatangan sepasang suami-istri itu.


"Martin apa kabar?" Sapa Sendi sembari hendak memeluk tubuh sahabatnya itu.


Mendorong Sendi pelan dengan jari telunjuknya, "Jangan basa-basi di mana adikmu itu?"


"Dia ada di dalam kamarnya,"


"Apa kau bilang! Kenapa dia tidak di luar kamarnya saja!" Martin yang memasang wajah datar langsung tersulut emosi.


"Key, masuklah kedalam kamar Ferdi, dan aku mohon kau nasehati adik bodoh ku itu agar mau melanjutkan hidupnya lagi," Ucap Sendi sembari memegangi tangan keyla.

__ADS_1


Martin menatap tangan Sendi yang masih memegangi tangan Keyla, Sorot mata CEO itu terlihat berapi-api seolah habis tersiram bensin.


"Lancang! Lepaskan tanganmu dari istriku!" Perintah Martin sembari menarik tangan Key kedalam pelukannya.


__ADS_2