Di Paksa Menikahi CEO 2

Di Paksa Menikahi CEO 2
Seharusnya Aku tidak Menggodanya.


__ADS_3

Kini acara pernikahan itu sudah usai dan semua para tamu undangan juga sudah pulang ke rumah mereka masing-masing semua pelayan rumah Jordan sedang sibuk membersihkan rumah majikannya itu. Asisten Hen masih sibuk mengatur kesana-kemari tanpa lelah dia masih saja tidak bosan memasang wajah datar dan yang selama ini sudah menjadi ciri khasnya itu. Ya mau gimana lagi karna peran asisten Hen sudah di setting demikian oleh Author.


 


Malam ini Sinta dan juga Jordan bisa tidur dengan nyenyak karna hubungan antara Jeni dan Keyla sudah kembali seperti sedia kala bahkan bisa di bilang rasa iri yang sempat berada di hati Jeni kini dengan perlahan mulai hilang. Orang tua mana yang tidak bahagia melihat keluarganya yang begitu harmonis sempat di landa mala petaka yang sangat hebat. Tidak ada yang menyangka  semua akan berakhir dengan bahagia rencana tuhan sangat indah hanya dia yang bisa membolak-balikkan hati hamba-hambanya. Manusia hanya bisa merencanakan namun tetap saja tuhan yang menentukan.


 


Kamar Jeni.


Dikra sedang berbaring di ranjang dengan memainkan ponselnya. Sedangkan Jeni keluar dari kamar mandi dengan sudah menggunakan piyama tidurnya. Jeni sengaja berganti baju di dalam kamar mandi karna dia malu jika sampai di lihat oleh suaminya itu. Walaupun Jeni tau dengan jelas jika dia sedang hamil anak Dikra namun itu hanyalah sebuah kecelakaan yang tanpa wanita itu sadari, setelah melihat Jeni keluar dari kamar mandi Dikra langsung menaruh ponselnya di atas nakas lalu dia menatap ke arah istrinya itu.


Jeni sedang sibuk menggosok rambutnya yang basah dengan menggunakan handuk, Jeni duduk di meja riasnya dan masih sibuk mengeringkan rambutnya yang masih basah, Dikra mulai bangkit dari posisi tidurnya dan berjalan mendekati Jeni.

__ADS_1


''Boleh aku bantu?'' Pinta  Dikra dengan senyuman terbit di wajahnya.


Tanpa bicara Jeni langsung mengulurkan handuk kecil berwarna putih yang sempat dia pegang tadi, Dikra segera meraihnya dan mengeringkan rambut istrinya itu dengan sangat hati-hati agar tidak menyakiti rambut istrinya itu. Dikra sangat menyayangi Jeni sekarang wanita itu sudah menjadi istrinya semua akan dia lakukan demi membahagiakan wanita itu. Jeni juga sudah mulai membuka hatinya untuk Dikra karna wanita itu mulai sadar jika janin yang sedang tubuh sehat dalam rahimnya ini sangat membutuhkan Papanya.


Tanpa Keyla sadari dia sudah memberikan janin yang ada di dalam kandungan Jeni sebuah kehidupan baru,


''Maafkan aku karna hampir saja menggugurkan bayi ini,'' Ucap Jeni dengan wajah tertunduk.


Kini Dikra melihat air mata yang mengalir dari pipi Jeni sangatlah deras sampai wanita itu sesenggukan karna menyadari betapa bodohnya sikapnya di masa lalu smapai hampir membuat adiknya kekguguran.


Dikra mengusap pelan air mata Jeni dengan ibu jarinya. Pria itu tidak marah dia malah tersenyum lembut untuk menenagkan hati Jeni yang sedang kacau.


''Aku percaya kau wanita yang baik dan karna sebab itu kau tidak melakukannya sayang,''

__ADS_1


''Huhuhu, tapi aku hampir saja,'' Jeni tak bisa menyelesaikan kata-katanya karna Dikra segera mengecup lembut bibirnya sekilas.


''Sudah jangan di pikirkan lagi semua sudah berlalu dan kini kita akan menjaga janin ini bersama-sama.'' Pria itu memeluk tubuh Jeni dengan sangat lembut.


''Terima kasih kau mau menerimaku setelah apa yangku lakukan padamu.'' Bisik Jeni lirih di samping telinga suaminya.


''Aku akan mencintaimu sampai kapan pun, dan asal kau tau aku sudah memaafkanmu sebelum kau meminta maaf.'' Tutur Dikra dengan melepaskan pelukannya.


Jeni berjanji akan melupakan martin dan dia akan menata kehidupannya sendiri semua tragedi dan drama kakak beradik itu telah selesai namun kini di kamar sebelah masih ada pertengkaran dan lihatlah wajah Keyla pasti sedang di tekuk karna cemburu.


Kamar Keyla.


Setelah acara pernikahan selesai Keyla langsung masuk ke dalam kamar dengan wajah masih di tekuk, wanita itu pasti masih cemburu karna mengingat kedekatan Martin dengan anak pejebat tadi. Keyla masuk ke dalam kamar mandi dengan membanting pintu itu dengan kasar hal itu membuat Martin merasa merinding karna pria itu tau dengan jelas jika dia bisa saja di depak keluar kamar malam ini.

__ADS_1


__ADS_2