Di Paksa Menikahi CEO 2

Di Paksa Menikahi CEO 2
Takut Keyla Tau.


__ADS_3

"Sayang itu hanya ada di vilem saja, jangan samakan aku dengan mereka!" Ujar Martin sembari mencium bibir istrinya itu dengan lembut.


"Mana aku tau Kak, kau sangat genteng dan juga suka tebar pesona di mana-mana!" Ucap Keyla dengan membuang mukanya.


Martin tersenyum kecil melihatnya.


"Sayang, kau bilang apa barusan? Kau baru sadar jika suamimu ini sangat ganteng dan juga memiliki kharisma tingkat dewa." Goda Martin sembari mengerdip-ngerdipkan matanya.


Martin terlihat sangat bahagia karna baru kali pertama Keyla memujinya seperti itu. Hahaha CEO galak itu dibuat bucin lagi oleh Istri kecilnya sedangkan Keyla terlihat jengkel karna tanpa sadar dia malah menyanjung suaminya yang kini terlihat sangat bahagia dan bangga jika dilihat dari raut wajahnya saat ini. Siapa saja akan iri jika melihat kedua sejoli yang selalu terlihat romantis itu. Pantas saja tak sedikit wanita yang iri pada Keyla karna mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang dulunya sangat mustahil Martin berikan pada seorang wanita.


Martin segera menarik tubuhnya dari sofa dia berjalan menuju nakas yang ada disamping ranjangnya. Setelah Martin tiba didepan nakas Martin segera membuka laci dan dia segera mengambil obat Keyla yang ada didalam nakas tersebut. Keyla yang mengetahui jika Martin hendak membantunya minum obat, Keyla segera berdiri dari posisi duduknya karna dia hendak kabur keluar dari ruangan tersebut. Martin segera mempercepat jalannya karna Martin tau jika istrinya itu akan kabur agar tidak di suruh minum obat lagi.


Ya Keyla sangat marah jika terus disuruh minum obat karna semenjak hamil Keyla harus minum pil pahit itu setiap hari ya walaupun Martin selalu membantunya namun tetap saja Keyla merasa keberatan akan hal tersebut dan dia selalu sebisa mungkin menghindar namun tetap saja Martin berhasil memaksanya untuk minum obat lagi dan lagi.


Martin sudah berdiri dibelakang pintu dan wajah Keyla langsung berdecak kesal saat melihat suaminya sudah berada dihadapannya. Keyla coba memutar otaknya mencari cara agar tak disuruh minum obat lagi. Saat itu Keyla merasa sangat mual dan lidahnya terasa getir hingga tak heran jika dia mencoba sebisa mungkin menghindar dari suami posesif itu. Ruangan itu menjadi saksi bisu akan perhatian dan rasa sayang yang Martin tunjukkan pada Keyla, andaikan semua benda didalam ruangan tersebut bisa bicara mereka pasti akan menjadi orang pertama yang menjadi saksi tulisan cinta CEO kejam itu pada istrinya.


"Minggir Kak, aku mau keluar sekarang!" Teriak Keyla dengan mata melotot.

__ADS_1


"Tidak boleh harus minum obat dulu!" Jawab Martin sembari mulai mengeluarkan isi obat itu dari pembungkusnya.


Keyla yang mengetahuinya pun langsung menutup mulutnya dan dia segera memukul kasar tangan Martin. Dan obat itu melayang di udara Keyla terlihat tersenyum lebar saat mengetahui obat terakhir yang ada didalam plastik aluminium itu akan jatuh kelantai. Karna Keyla tau jika Martin tidak akan menyuruhnya minum obat lagi jika sampai itu terjadi. Namun Martin malah membuka mulutnya dan mengarahkannya ke obat yang masih terbang di udara itu.


Hap!


Obat itu jatuh persis didalam mulut Martin. Dan pria itu segera mengunyah obat tersebut Keyla yang mengetahui jika usahanya barusan adalah sia-sia segera memundurkan tubuhnya namun terlambat tangan Martin sudah menegang erat pinggangnya dan memeluknya dengan sangat erat. Sedangkan tangan Martin satunya segera membuka mulut Keyla dan Martin menyalurkan obat itu kedalam mulut istrinya wajah Keyla kelihatan sangat kesal saat menelan paksa obat yang diberikan oleh suaminya itu.


"Kau pikir jika obat itu jatuh maka aku tidak punya stok lainya, sayang." ucap Martin setelah melepaskan ciumannya pada Keyla.


"Dasar licik," Gerutu Keyla sembari menekuk mukanya.


Martin sudah bisa bernafas lega karna Keyla sudah meminum obatnya Martin segera membukakan pintu ruangan tersebut wajah Martin terlihat kaget karna melihat asisten Hen sedang memaki Halen dan Lena saat itu. Ya setelah Lena dan Halen menyelesaikan tugasnya membersihkan ruangan tersebut, asisten Hen kembali melanjutkan sumpah serapan yang sempat dia tunda tadi.


"Apa yang kau lihat, Kak?" Tanya Keyla sembari mencoba memingirkan tubuh suaminya dari pintu.


Keyla terlihat sangat penasaran saat melihat perubahan wajah Martin yang tiba-tiba berubah menjadi serius dan pintu ruangan itu terbuka. Hahaha saat ini pasti jantung Martin berdegup sangatlah kencang saat melihat pemandangan yang sangat wajar menurutnya itu namun tidak dengan Keyla. Istrinya yang sangat baik hati ini tidak akan begitu saja membiarkan asisten Hen memarahi apa lagi sampai ketahuan jika asisten itu sampai memukul seorang wanita dihadapannya. Martin menutup kembali pintu ruangan itu dan Keyla semakin curiga akan gelagat suaminya itu karna baru kali pertama Keyla melihat wajah suaminya terlihat sangat tegang seperti itu seperti baru melihat sebuah penampakan yang menyeramkan.

__ADS_1


"Kak, apa yang kau lihat disana sampai kau berkeringat seperti ini?" Tanya Keyla sembari mengusap pelan keringat yang jatuh di pipi suaminya itu.


"Tidak ad apapun sayang, ayo kita kembali tidur saja aku lelah!" Pinta Martin sembari memeluk tubuh istrinya.


Apa sih yang dia lihat barusan sampai berkeringat seperti itu, semenjak menikah aku tidak pernah tau kak Martin takut akan suatu hal justru sebaliknya orang lainlah yang sangat takut jika berurusan dengannya! Atau mungkin diluar ada mantan kekasihnya lagi yang datang untuk mengunjunginya. Ya mungkin seperti itu Mangkanya kak Martin tidak memperbolehkan ku untuk keluar dari ruang ini.


Keyla terus membayangkan suatu hal dalam imajinasinya tentang sang suami sembari mengikuti langkah Martin berjalan menuju ranjang.


Asisten Hen sangat ceroboh Bagaimana mungkin dia bisa melakukan hal seperti itu di ruangan ini! Akan panjang urusannya jika rubah kecil ini sampai tau!


Hahaha Martin sampai kebingungan dibuatnya dan apa ini Martin mulai menyebutkan nama istrinya rubah kecil ya Keyla memang lantas di sebuah seperti itu karna dia selalu bersikap seperti kucing betina yang terlihat imut dan lucu tapi siapa sangka jika Keyla marah maka akan berubah menjadi seekor rubah yang sangat menakutkan. Martin kau harus memegangi Istrimu erat-erat karna jika dia sampai lolos maka kamu akan tau sendiri akhibat ya.


Keyla melihat pelukan Martin semakin longgar dan Keyla segera berbalik arah dan berjalan mendekati pintu kini Keyla sudah memegang gagang pintu tersebut. Martin yang mengetahuinya segera mengikuti Keyla dari belakang namun terlambat karena Keyla sudah membuat kasar pintu tersebut. Martin segera menutup mata Keyla dengan kedua tangannya sebelum Keyla sempat melihat kejadian yang sedang berlangsung didalam ruangan tersebut.


Martin segera membalikkan tubuh Keyla dan kini mereka saling bertatapan Martin segera melepaskan tangannya dari mata istrinya itu. Kayla yang masih sangat penasaran dengan apa yang terjadi hendak memalingkan wajahnya namun Martin segera mencium paksa bibir mungil istrinya itu.


Pak Hen segera memalingkan wajahnya kearah Martin yang sedang berciuman dengan Keyla di pintu ruangan pribadi CEO.

__ADS_1


Dan apakah kalian tau apa yang terjadi berikutnya. Jangan lupa komentarnya dan juga like ya


__ADS_2