Di Paksa Menikahi CEO 2

Di Paksa Menikahi CEO 2
Ku Mohon Jadilah Kakak ku.


__ADS_3

Martin tidak melakukan kekerasan kepada semua orang yang sedang bertugas jaga di depan rumah Henden, karena sebagian besar dari mereka juga dulu pernah menjadi anak buah Martin yang berhasil di pengaruhi oleh Henden, Martin melakukan cara yang sama pada para pengawal itu dengan memberikan asap yang akan membuat mereka pingsan, semua pengawal Martin sudah melakukan tugas mereka dengan mengelilingi semua anak buah Henden karena hutan itu sangat gelap jadi para musuh belum menyadari jika mereka sudah di kepung.


Asap yang berwarna putih sudah mulai tercium oleh para pengawal Henden, dengan sekejap mereka semua pingsan di sembarang arah dan saat itu juga semua pengawal Martin mendekati mereka dan langsung mengikat kedua tangan anak buah Henden ke belakang punggung agar mereka tidak bisa melawan setelah sadar. Anak buah Martin yang jumlahnya sangat banyak tentu saja bisa melakukan semua itu dengan sekejap saja. Anak buah Henden di kumpulkan menjadi satu dengan tagannya di ikat semua.


Sedangkan di dalam gerbang sebagai anak buah Henden sudah berpindah menjadi anak buah Martin, karena Henden terlalu fokus pada Keyla dan juga Keyzia sehingga pria itu belum menyadari akan hal ini.



“Tuan muda, biar saya yang masuk lebih dulu jika mereka melihat saya yang datang maka gerbang utama itu akan di buka,” jelas Lean dengan menundukkan pandangannya kearah CEO Martin yang juga sedang menatapnya. Sedangkan Asisten Hen masih berusaha menjelaskan apa yang harus di lakukan sebagian pengawal lainnya


setelah masuk ke dalam rumah itu, karena sebagian di anatara mereka akan menjaga


para musuh di luar gerbang yang masih belum sadarka diri.


“Ya!” CEO Martin menjawab singkat.



Lean, menyuruh yang lain bersembunyi di kegelapa hutan, sedangkan Lean berjalan kembali memasuki hutan mengabil mobil yang sempat ia tumpangi tadi, dengan calt pria itu mengemudikan mobilnya dan berhenti di depan gerbang utama, Lean keluar dari mobil hitam yang dia kendarai tadi dan benar saja apa yang di katakana oleh Lean sebelumnya, karena gerbang itu langsung terbuka ketika dia datang. Lean mengarahkan tangannya agar CEO Martin dan yang lainnya segera menerobos masuk sebelum gerbang itu kembali tertutup.



. Martin membawa bunga di tangannya namun di balik bunga itu terdapat pistol kecil yang dia pakai sebagai samaran saja. Martin tidak segan menghabisi orang yang ada di berani menghentikan langkahnya dia sudah merindukannya istrinya dan tidak tahu bagaimana kabar anak kedua Key sudah membuatnya gila dan lepas ke kendali. Martin ingin sekali cepat memeluk istrinya dan juga anak yang sangat dia rindukan bayangkan kedua Key semakin terlihat nyata di matanya.


Saat para pengawal Henden melihat jika Lean tidak datang sendirian melainkan dengan


banyak orang yang masih-masing memegang senjata, baku hantam tidak bisa


terelakkan lagi kedua belah pihak itu saling menembak bahkan kejadian itu


terjadi begitu cepat, anak buah Martin dengan sekejap bisa melumpuhkan musuhnya


sebab jumlah mereka sangat banyak. Hanya ada sedikit pengawal yang berjaga di


dalam rumah henden karena lebih banyak yang sedang berjaga di luar gerbang tadi.


Halaman rumah itu terlihat seperti tumpukan manusia yang tergeletak di sembarang arah dnegan luka di bagian dadanya.

__ADS_1


Semua pengawal Martin sudah handal dan juga merupakan para penembak jitu jadi mereka sangat mudah menjatuhkan musuhnya dengan hanya satu tembakan saja namun juga tidak sedikit para pengawal CEO Martin yang juga menjadi korban karena penyerangan itu.



"Cepat kau beri tahu Tuan muda jika CEO Martin sudah berada disini. Baru kali pertama ini aku melihat amarah CEO Martin yang begitu mengerikan," ucap pengawal yang sedang melihat ke arah Martin dengan bergidik ketakutan.



"Kau halangi dia aku akan beritahu Tuan muda," sahut pengawal itu dengan ikut bergidik takut saat melihat CEO Martin menembaki sepuluh sahabatnya yang langsung tergeletak tanpa nyawa.



Kamar Keyla.



Seseorang pengawal sedang berlari masuk ke dalam kamar Henden dan juga Keyla berada tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, Henden dan juga Keyla yang sedang duduk di sofa hitam yang letaknya di bawah tempat tidur menatap ke arah pengawal itu dengan wajah kelihatan heran karena pengawal tersebut kelihatan begitu panik dan juga ketakutan.



Kamar yang di tempati Keyla di penuh peredam suara jadi sangat wajar jika tidak terdengar dari dalam, jika di luar ruangan itu sedang terjadi pertumpahan darah yang begitu sengit dan mengerikan.



“Tuan muda CEO Martin dan juga yang lain sudah mengepung tempat kita, dan mereka juga sudah menghabisi semua pengawal kita dengan sekejap mata karena jumlah mereka sangat banyak,” jelas pengawal tadi dengan wajah masih kelihatan panik.


Keyla bangkit dari duduknya saat mengetahui jika suaminya telah datang untuk menjemputnya dan juga keyzia. Henden melirik kearah Keyla dan juga Keyzia dengan pandangan redup seolah ada rasa sedih yang


terpancar dari sorot matanya saat ini tapi entah apa yang pria itu pikirkan tidak ada yang tau selain dirinya sendiri.


“Tuan muda, apa yang harus kita lakukan?” tanya pengawal itu lagi saat Henden belum juga menjawab pertanyaannya yang pertama.


“Jika kau keluar dari ruangan ini kau pasti mati, tetaplah di sini bersamaku aku akan menghadapinya,” ucap Henden dengan masih melihat kearah Keyzia yang masih


tertidur lelap.


“Tunggu,” panggil Keyla saat Henden hendak melangkahkan kakinya mendekati pintu.

__ADS_1



“Pria yang kau tunggu sudah datang seharusnya kau bahagia, kenapa malah menghentikan aku?” tanya Henden dengan mengusap puncak rambut Keyla sayang.



Keyla sangat mengetahui sikap suaminya, dia akan membunuh Henden tanpa berpikir untuk mengampuninya, Keyla tidak ingin ada salah satu di antara mereka yang menjadi korban karena pertarungan ini, Keyla sangat menyayangi Martin namun dia juga merasa kasihan pada Henden. Entah mengapa melihat Henden bersikap baik pada dirinya dan juga bayinya hal itu membuat Keyla tidak rela jika Martin akan membunuh pria itu.


Selama di dalam rumah Henden, pria itu mencukupi semua kebutuhan Keyla dan juga


Keyzia bahkan bayi kecil itu mendapatkan baju baru yang harganya tidak murah


Henden sendiri yang menyiapkan semuanya.


“Aku tidak ingin kau terbunuh, tidak bisakah kau menjadi kakak ku,” pinta Keyla dengan memeluk tubuh Henden sebagai seorang kakak.



“Di kehidupan ini akan sangat mustahil, tapi percayalah andaikan aku bisa memilih. DI


kehidupan berikutnya aku ingin tuhan menjadikan aku kakakmu, Keyla.” Pria itu


melepaskan peluka Keyla namun saat dia hendak berjalan ternyata Martin sudah berada


di depan pintu kamar itu.



JANGAN LUPA BACA NOVEL "PERNIKAHAN KONTRAK AILIN." KARENA AKAN ADA GIVEAWAY UNTUK YANG KEDUA KALINYA HADIAHNYA ADA DI BAWAH INI YA.



HADIAHNYA ADA 3 BAJU BUAT TIGA ORANG YANG MEMENANGKAN ACARA GIVEAWAY NANTIK. MASING-MASING ORANG AKAN MENDAPATKAN SATU BSJU YA. DARI TIGA NOVEL YANG DI ATAS.


FOLLOW IG Khairin\_junir. DAN JUGA IKUTI AKUN MANGATOON KHAIRIN JUGA YA. YUK KAPOIN IG KHAIRIN\_JUNIOR KARENA ACARA AKAN DI ADAKAN DI SANA INSYAALLAH HARI MINGGU.


__ADS_1


JANGAN LUPA BACA NOVEL KHAIRIN YANG BERJUDUL, "SANG PENAKLUK 2." INSYAALLAH INI NOVEL AKAN UPDATE RUTIN YA. .


__ADS_2